<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Didats Triadi &#187; bali</title>
	<atom:link href="http://didats.net/category/bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://didats.net</link>
	<description>Web Application Developer and Designer</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Aug 2011 19:02:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</title>
		<link>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/</link>
		<comments>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 04:41:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[eat]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[turis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat tujuan wisata. Karena sudah terpatri di benak mereka, bahwa Indonesia adalah negeri pembantu. Dan tak ada yang menarik di sana. Beberapa teman yang bekerja di dunia travel di Kuwait, lebih banyak mendapatkan pertanyaan tentang Malaysia, Singapura, dan yang pasti Thailand. Kira-kira dari 100 orang cuma [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-indonesia-itu-berat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Indonesia itu berat'>Membawa nama Indonesia itu berat</a> <small>Aku dilahirkan dari seorang ibu yang berasal dari Semarang dan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bayar-parkir-lewat-mesin-pintar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bayar parkir lewat mesin pintar'>Bayar parkir lewat mesin pintar</a> <small>Setelah mesin penghasil pulsa telepon, kini aku baru menemukan (baca:...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/Eat_Pray_Love_–_Elizabeth_Gilbert_2007.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-701" title="Eat,_Pray,_Love_–_Elizabeth_Gilbert,_2007" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/Eat_Pray_Love_–_Elizabeth_Gilbert_2007.jpg" alt="" width="262" height="400" /></a>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat tujuan wisata. Karena sudah terpatri di benak mereka, bahwa Indonesia adalah negeri pembantu. Dan tak ada yang menarik di sana.</p>
<p>Beberapa teman yang bekerja di dunia travel di Kuwait, lebih banyak mendapatkan pertanyaan tentang Malaysia, Singapura, dan yang pasti Thailand. Kira-kira dari 100 orang cuma ada 1 orang yang bertanya. Gak menarik. Dan mereka gak tau, semenarik apa Indonesia itu.</p>
<p>Mengharapkan KBRI Kuwait untuk bisa mempromosikan pariwisata Indonesia bukan perkara mudah. Mereka sudah terlalu dipusingkan dengan mengurus para TKW bermasalah yang tidak sedikit. Ditambah staf yang tidak banyak.</p>
<p>Dan saya ikut gembira, ketika tahu ada sebuah novel yang membawa nama Bali ke dunia internasional. Lebih gembira lagi ketika tahu novel itu akan difilmkan pertengahan tahun ini.</p>
<p>Eat, Pray, Love adalah novel yang menceritakan seorang wanita yang ingin menemukan kebahagiaan hidup dengan berkeliling dunia. Ia ke Italia untuk menikmati hidup dengan makan, ke India untuk mencoba mendekatkan diri dengan Tuhan, dan mencari keseimbangan diantara 2 hal, di Bali.</p>
<p>Efek pertama tentu saja dari salah satu bos saya. Secara tiba-tiba, ia bertanya tentang Bali. Mencocokkan apa yang ia baca dengan informasi yang saya kasih. Beruntung, saya cukup tahu Bali. Jadi semua pertanyaan-pertanyaannya lancar saya jawab.</p>
<p>Menyenangkan, ketika ia akhirnya ingin mencoba ke Bali. Dan saya yakin, ketika filmnya keluar, akan lebih banyak lagi orang-orang di negeri Arab ini untuk ke Bali.</p>
<p>Sekarang tinggal bagaimana kita, orang-orang Indonesia, orang Bali khususnya, menyambut kedatangan orang-orang luar itu, yang banyak diantara mereka pertama kalinya datang ke Bali.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-indonesia-itu-berat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Indonesia itu berat'>Membawa nama Indonesia itu berat</a> <small>Aku dilahirkan dari seorang ibu yang berasal dari Semarang dan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bayar-parkir-lewat-mesin-pintar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bayar parkir lewat mesin pintar'>Bayar parkir lewat mesin pintar</a> <small>Setelah mesin penghasil pulsa telepon, kini aku baru menemukan (baca:...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Kesenian Bali XXVIII 2006</title>
		<link>http://didats.net/page/pesta-kesenian-bali-xxviii-2006/</link>
		<comments>http://didats.net/page/pesta-kesenian-bali-xxviii-2006/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2006 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Pesta Kesenian Bali (PKB, bukan PBK) adalah sebuah ajang yang mengumpulkan kesenian-kesenian yang berada di seluruh daerah Bali untuk dipamerkan kepada masyarakat luas. Acara ini mungkin mirip dengan arena Pekan Raya Jakarta, bedanya adalah, PRJ berisi aneka produk dan pusatnya promosi. Sedangkan Pesta Kesenian Bali diisi dengan kesenian. Acara pembukaan Ini adalah pertama kali aku [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love'>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</a> <small>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pesta Kesenian Bali (PKB, bukan PBK) adalah sebuah ajang yang mengumpulkan kesenian-kesenian yang berada di seluruh daerah Bali untuk dipamerkan kepada masyarakat luas. Acara ini mungkin mirip dengan arena Pekan Raya Jakarta, bedanya adalah, PRJ berisi aneka produk dan pusatnya promosi. Sedangkan Pesta Kesenian Bali diisi dengan kesenian.</p>
<p><img src="http://i4.photobucket.com/albums/y118/didats/DSCN2003-1.jpg" /></p>
<p><span style="font-weight: bold">Acara pembukaan</span></p>
<p>Ini adalah pertama kali aku mengikuti acara ini, pembukaannya sendiri diresmikan langsung oleh Presiden SBY. Pembukaannya mengambil tempat tepat di depan <a href="http://didats.warplet.com/2006/05/12/lapangan-renon/" title="Lapangan Renon">lapangan Renon</a>. Dimana, tempat ini memang menjadi tempat berkumpul seluruh lapisan masyarakat Bali khususnya Denpasar. Dari mulai sekedar berolah raga, berjualan, atau bahkan mencuci mata. Ehem&#8230;</p>
<p>Acara pembukaan diisi dengan kesenian daerah, mereka beratraksi di depan podium (tempat dimana Presiden SBY duduk) kemudian berpawai di sepanjang jalan lapangan Renon. Seperti bisa ditebak, pesta ini banyak dilihat oleh orang-orang Bali sendiri, wisatawan lokal, maupun wisatawan luar negeri. Tidak lupa, beberapa fotografer juga ikut berpartisipasi. Termasuk, fotografer dadakan sepertiku&#8230;</p>
<p>Di sekitar tempat acara banyak dipenuhi dengan para pedagang asongan. Padahal, pedagang asongan dilarang untuk berjualan di sekitar lapangan Renon di hari-hari biasa. Selain pedangang yang diuntungkan dengan acara ini, tapi juga tukang parkir. Tukang parkir biasanya mematok harga 500 rupiah untuk motor, tapi hari itu naik dua kali lipat menjadi 1000 rupiah.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kegiatan</span></p>
<p><a href="http://www.bali.go.id/pkb/index.asp?idList=419&amp;nCat=Jadwal%20Kegiatan&amp;nCha=Pesta%20Kesenian%20Bali" title="Pesta Kesenian Bali">Seperti pada situs resmi Pemda Bali</a>, acara pesta kesenian ini memang banyak diisi dengan lomba-lomba kesenian seperti lomba busana, bunga, masakan, dan lainnya. Tempatnya pun tidak diadakan disatu tempat saja.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Foto-foto</span></p>
<p><img src="http://i4.photobucket.com/albums/y118/didats/DSCN1979.jpg" /></p>
<p>Agak sulit mengambil foto-foto bagus, karena banyaknya orang yang menghimpit. Beda dengan para fotografer yang membawa kamera SLR, karena mereka cukup diberikan keleluasaan untuk mengambil foto. Padahal, aku yakin dari mereka tidak semua wartawan.</p>
<p>Selain banyak orang, posisi juga menentukan. Sayang aku terlambat datang, jadi tidak bisa mengambil tempat bagus. Ya, ya, ini cuma alasan yang dibuat-buat.</p>
<p>Jika ingin melihat foto-fotonya, bisa melihat <a href="http://flickr.com/photos/saylows/tags/pkb2006/" title="Flickr Saylows">galeri fotonya Saylow</a>, dan<a href="http://flickr.com/photos/didats/tags/pkb2006" title="Flickr Didats">galeriku</a>. Oh iya, pagi-pagi buta <a href="http://flickr.com/photos/didats/tags/sanur" title="Flickr: Sanur di pagi hari">aku juga datang ke pantai Sanur</a>&#8230; :D</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love'>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</a> <small>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/pesta-kesenian-bali-xxviii-2006/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlibur ke Bali itu murah</title>
		<link>http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/</link>
		<comments>http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2006 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung dengan para wisatawan yang datang, hampir stress dan gulung tikar. Banyak hotel dan restoran akhirnya tidak kuasa untuk tetap bertahan. Bali menjadi sangat sepi sekali! Dan sudah hampir 2 bulan terakhir ini, semuanya seperti akan kembali normal. Sudah banyak wisatawan yang datang, entah itu dari [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/pesta-kesenian-bali-xxviii-2006/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesta Kesenian Bali XXVIII 2006'>Pesta Kesenian Bali XXVIII 2006</a> <small>Pesta Kesenian Bali (PKB, bukan PBK) adalah sebuah ajang yang...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love'>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</a> <small>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasca <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bom_Bali_2002" title="Bom Bali pertama">Bom Bali</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengeboman_Bali_2005" title="Bom bali kedua">kedua</a>, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung dengan para wisatawan yang datang, hampir stress dan gulung tikar. Banyak hotel dan restoran akhirnya tidak kuasa untuk tetap bertahan. Bali menjadi sangat sepi sekali!</p>
<p>Dan sudah hampir 2 bulan terakhir ini, semuanya seperti akan kembali normal. Sudah banyak wisatawan yang datang, entah itu dari dalam dan luar negeri. Sepertinya Bali akan kembali ke kehidupan normalnya menjadi tujuan wisata bagi para pelancong yang ingin menikmati liburan.</p>
<p>Untuk mengukur keadaan Bali sebenarnya cukup mudah. Aku tinggal datang ke pantai Kuta, dan melihat keadaan di sana. Kenapa pantai Kuta? karena pusat wisatawan yang datang banyak di daerah Kuta. Ya, kasihan sekali memang, orang-orang yang datang ke Bali hanya untuk melihat pantai Kuta. Dan yang  lebih kasihan lagi, yang belum pernah menikmati Bali&#8230; *ngumpet*</p>
<p><span style="font-weight: bold">Berapa biaya yang dibutuhkan?</span></p>
<p>Tidak perlu biaya mahal sebenarnya jika kita mengetahui secara pasti dan mau berhemat. Masalahnya, banyak orang beranggapan liburan ke Bali sangat mahal dan mewah. Semoga tulisanku ini membuka mata para wisatawan lokal untuk datang ke Bali. Hitung-hitung sekalian meramaikan Bali.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Pesawat Terbang</span></p>
<p>Maskapai penerbangan <a href="http://www.airasia.com/" title="Air Asia">Air Asia</a> sampai sejauh ini adalah yang termurah. Dengan hanya 700 ribu rupiah, anda sudah mendapatkan tiket untuk bolak-balik Jakarta &#8211; Denpasar (ini tergantung kapan anda memesan tiket). Sampai beberapa kali aku naik maskapai penerbangan ini, tidak terjadi masalah yang cukup berarti. Walau begitu, semua terlihat standar dan biasa-biasa saja. Yah, murah kok minta bagus&#8230;</p>
<p><span style="font-weight: bold">Tempat menginap</span></p>
<p>Ada beragam tempat menginap di Bali. Jika anda tidak membutuhkan fasilitas mewah, cukup gunakan hotel murah yang rate-nya untuk semalam antara 50 ribu rupiah sampai 150 ribu rupiah. Perlu di ingat, setiap kamar biasanya bisa diisi 2 orang atau lebih dikit. Tempat menginap biasanya berada di kawasan Popies lane, dekat dengan pantai Kuta, tinggal loncat saja. Oh iya, jangan lupakan untuk menghabiskan satu hari saja di Ubud.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Biaya makan dan lain-lain</span></p>
<p>Sangat dianjurkan untuk menyewa kendaraan di Bali. Karena <span style="font-weight: bold">TIDAK ADA</span> kendaraan umum di Bali, seperti yang anda alami di Jakarta atau daerah lain. Di kota besar seperti Denpasar saja, hanya ada angkot kecil yang beroperasi. Itupun tidak banyak dan mahal.</p>
<p>Sewa motor sehari penuh (24 jam) bisa mengeluarkan biaya antara 30 sampai 70 ribu rupiah, tergantung jenis motornya. Untuk mobil, antara 100 ribu sampai 300  ribu rupiah, juga tergantung jenis mobilnya.</p>
<p>Untuk biaya makan, bagi anda yang beragama Islam, perlu cerewet dalam hal makanan. Daging babi adalah makanan favorit masyarakat Bali. Untuk itu, sebelum memesan makanan, dianjurkan untuk bertanya. Tenang saja, orang-orang Bali tidak akan tersinggung dengan pertanyaan yang anda ajukan, mereka mengerti.</p>
<p>Kalau mau cari tempat murah, berjalanlah ke arah kota Denpasar. Banyak makanan pinggir jalan yang cukup murah. Sebagai perbandingan harga, harga pecel ayam di Bali dipatok sekitar 7000 rupiah untuk satu porsi, sudah termasuk nasi.</p>
<p><span style="font-weight: bold">Kesimpulan</span></p>
<p>Jika anda punya waktu 3 hari di Bali, kira-kira perhitungan biaya liburan <span style="font-weight: bold">untuk 2 orang</span> adalah sebagai berikut:</p>
<p>Rp. 1.400.000 untuk pesawat terbang Jakarta &#8211; Denpasar:<br />
Rp.    450.000 untuk hotel standar (Rate: 150 ribu) :<br />
Rp.    120.000 untuk Sewa kendaraan (motor) :<br />
Rp.    130.000 untuk biaya makan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Rp. 2.100.000  = total keseluruhan untuk <span style="font-weight: bold">2 orang</span></p>
<p>Dari perhitungan di atas, rasanya tidak terlalu pantas di sebut mahal. Lihat saja, biaya perorang hanya butuh sekitar 1 juta rupiah. Tentunya biaya di atas bisa ditekan lagi untuk anda yang tidak terlalu memikirkan tempat menginap. Emperan toko bisa juga dijadikan tempat tidur. Untuk makanan rasanya juga bisa ditekan dengan syarat dari rumah sudah siap sedia nasi bungkus. Hihihi&#8230;</p>
<p>Oh iya, cuaca di Bali lagi bersahabat nih. Buktinya, aku bisa <a href="http://flickr.com/photos/didats/tags/sunset" title="Flickr: tags sunset">mendapat sunset</a> dengan leluasa.</p>
<p><img src="http://i4.photobucket.com/albums/y118/didats/DSCN1831-1.jpg" /></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/pesta-kesenian-bali-xxviii-2006/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesta Kesenian Bali XXVIII 2006'>Pesta Kesenian Bali XXVIII 2006</a> <small>Pesta Kesenian Bali (PKB, bukan PBK) adalah sebuah ajang yang...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love'>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</a> <small>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>89</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

