<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Didats Triadi &#187; kuwait</title>
	<atom:link href="http://didats.net/category/kuwait/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://didats.net</link>
	<description>Web Application Developer and Designer</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 19:09:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Ulang tahun ke-50 Kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/ulang-tahun-ke-50-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/ulang-tahun-ke-50-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 21:14:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[1000kd]]></category>
		<category><![CDATA[50tahun]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2011 ini, Kuwait merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50. Ada banyak hal spesial di tahun emasnya kali ini. Walau banyak juga hal-hal yang masih sama saja dibanding tahun yang lalu. Tak terasa, sudah lebih dari 4 tahun saya tinggal di negara ini. Banyak hal yang saya pelajari, dan juga banyak hal yang sudah saya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/hari-kemerdekaan-kuwait-saatnya-rusuh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari kemerdekaan Kuwait, saatnya rusuh!'>Hari kemerdekaan Kuwait, saatnya rusuh!</a> <small>Tiap negara memang berbeda-beda cara merayakan hari kemerdekaan mereka. Di...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tahun-baru-2008-dan-kehidupan-setelah-menikah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tahun baru 2008 dan kehidupan setelah menikah'>Tahun baru 2008 dan kehidupan setelah menikah</a> <small>Alhamdulillah semua lancar. Pernikahanku yang tanggal 16 Desember itu akhirnya...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/the-dangerous-streets-are-in-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: The dangerous streets are in Kuwait'>The dangerous streets are in Kuwait</a> <small>Hari kedua: Jalanan yang paling berbahaya di dunia ada di...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 2011 ini, Kuwait merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50. Ada banyak hal spesial di tahun emasnya kali ini. Walau banyak juga hal-hal yang masih sama saja dibanding tahun yang lalu.</p>
<p>Tak terasa, sudah lebih dari 4 tahun saya tinggal di negara ini. Banyak hal yang saya pelajari, dan juga banyak hal yang sudah saya tahu tentang negara ini. Secara keseluruhan, saya nyaman dan senang tinggal di negara ini. Itulah kenapa bisa sampai 4 tahun. Padahal pada awal-awal kedatangan saya, pernah terpikir maksimal 2 sampai 3 tahun saja.</p>
<h3>Tentang ulang tahun Kuwait.</h3>
<p>Kuwait berulang tahun 2 hari, tanggal 25 dan 26 Februari. Pada tanggal 25 Februari 1961, mereka diberikan kemerdekaan olah Inggris. Dan tanggal 26 Februari 1990, mereka &#8220;merdeka&#8221; dari invasi Irak. Jadilah 2 hari itu libur nasional. Dan entah sejak tahun berapa, tiap perayaan ulang tahun, anak-anak dari yang kecil sampai yang agak tanggung menyemprotkan busa ke mobil-mobil di jalan. Tidak sedikit yang iseng menyemprotkan langsung ke orang yang sedang jalan.</p>
<p>Bagi mereka, 2 hari itu adalah hari yang &#8220;dibolehkan&#8221; untuk iseng menyemprotkan busa (kadang berupa air, entah air beneran atau air kencing) ke siapapun. Terlebih kepada para pendatang. Dan itulah yang membuat banyak pendatang yang berduit di negara ini keluar Kuwait untuk 2 hari itu saja. Tapi bagi saya, 2 hari libur itu adalah waktunya berleha-leha di dalam rumah. Tidak melakukan kegiatan di luar rumah. Atau paling tidak, tidak pergi-pergi jauh.</p>
<p>Mirip seperti Nyepi di Bali. Bedanya, Nyepi yang berisik di luar.</p>
<p>Nah, untuk ditahun emas ini, saya sangat menyambut positif upaya pemerintah yang mengadakan acara lain selain semprot-menyemprot seperti karnaval dan pesta kembang api. Ditambah, semprotan busa yang dilarang beredar di Kuwait. Dan sejauh pengamatan saya, ini cukup efektif.</p>
<p>Tapi, bagi saya, tetap saja 2 hari libur ini adalah hari Nyepi di rumah. Karena jalanan macet di mana-mana. Jakartapun bisa kalah telak.</p>
<h3>Kegembiraan rakyat Kuwait</h3>
<p>Ditahun emas ini, semua rakyat Kuwait gembira betul. Tiap kepala dapat jatah 31 juta rupiah (1000 dinar kuwait) di tanggal 23 dan 24 Februari. Termasuk anak-anak. Tapi sayang, tidak termasuk saya dan teman-teman pendatang lain. Maka dari itu, untuk merayakan kegembiraan mereka, benar-benar mereka kumpul di jalan. Mobil-mobil ditempel stiker sang Emir (Emir = Raja), bendera-bendera dipasang dimanapun. Sangat bertolak belakang dengan negara-negara tetangga yang akhir-akhir ini menghujat para pemimpin mereka.</p>
<p>Dikarenakan populasi orang Kuwait yang rata-rata anak-anak muda dan anak kecil, bisa ditebak apa yang mereka beli dong. Betuuul, XBOX dan PS3! Saya yang mampir untuk nengok saja keburu kehabisan.</p>
<p>Kabar gembira buat saya? tengok seminggu lagi, saya yakin banyak yang jual Xbox bekas atau PS3 bekas yang baru dipakai beberapa hari.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Dari saya, Selamat ulang tahun Kuwait, semoga lebih bersahabat untuk para pendatang. Dan semoga alat transportasi umum lebih diperhatikan. Mabroook&#8230;.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/hari-kemerdekaan-kuwait-saatnya-rusuh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari kemerdekaan Kuwait, saatnya rusuh!'>Hari kemerdekaan Kuwait, saatnya rusuh!</a> <small>Tiap negara memang berbeda-beda cara merayakan hari kemerdekaan mereka. Di...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tahun-baru-2008-dan-kehidupan-setelah-menikah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tahun baru 2008 dan kehidupan setelah menikah'>Tahun baru 2008 dan kehidupan setelah menikah</a> <small>Alhamdulillah semua lancar. Pernikahanku yang tanggal 16 Desember itu akhirnya...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/the-dangerous-streets-are-in-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: The dangerous streets are in Kuwait'>The dangerous streets are in Kuwait</a> <small>Hari kedua: Jalanan yang paling berbahaya di dunia ada di...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/ulang-tahun-ke-50-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Badai Debu</title>
		<link>http://didats.net/page/badai-debu/</link>
		<comments>http://didats.net/page/badai-debu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 07:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[picture]]></category>
		<category><![CDATA[blog31hari]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[musimdingin]]></category>
		<category><![CDATA[musimpanas]]></category>
		<category><![CDATA[summer]]></category>
		<category><![CDATA[weather]]></category>
		<category><![CDATA[winter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Gambar pertama di atas bukan pemandangan Kuwait dengan kabut. Itu adalah debu. Salah satu sahabat kami-kami ini yang tinggal di Kuwait –dan negara arab lain. Bahkan saya bisa bilang, gambar di atas masih belum ada apa-apanya. Yang paling fatal, seluruh langit dan bumi berubah warna jadi orange gelap. Kalau si debu ini bisa ngomong, mungkin [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full alignleft" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/05/p_1600_1200_B7A65720-5556-419C-996D-A24A472CC6AE.jpeg" alt="" width="246" height="328" /></p>
<p><img class="size-full alignleft" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/05/p_1600_1200_CF241E39-9F6F-4D4E-9AF8-DAAF9210DFE1.jpeg" alt="" width="246" height="328" /></p>
<div class="clear"><br class="clear" /></div>
<p>Gambar pertama di atas bukan pemandangan Kuwait dengan kabut. Itu adalah debu. Salah satu sahabat kami-kami ini yang tinggal di Kuwait –<em>dan negara arab lain</em>. Bahkan saya bisa bilang, gambar di atas masih belum ada apa-apanya. Yang paling fatal, seluruh langit dan bumi berubah warna jadi <a href="http://pinodita.blogspot.com/2009/02/red-planet-2009.html">orange gelap</a>.</p>
<p>Kalau si debu ini bisa <em>ngomong</em>, mungkin saja dia akan mencoba kasih info ke kita-kita. &#8220;Hei, musim dingin udah mau selesai&#8221;, atau bisa juga &#8220;Hei, musim panas mau dimulai nih&#8221;. Atau bisa juga &#8220;Hei, dalam beberapa minggu ke depan, cuaca bakalan panas sejadi-jadinya&#8221;.</p>
<p>Kalau panasnya Jakarta &#8220;cuma&#8221; sekitar 31 &#8211; 35 derajat celcius, kami-kami di Kuwait merasakan sekitar 50 &#8211; 55 derajat celcius. Berita bagusnya, masak telur gak perlu lagi kompor. Taruh saja telurnya di luar :p</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/badai-debu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macet, masalah baru kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/macet-masalah-baru-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/macet-masalah-baru-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>
		<category><![CDATA[blog31hari]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/page/macet-masalah-baru-kuwait/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah kedua kalinya saya meeting dengan tim jazeera airways. Pukul sebelas siang, dimana seharusnya gak ada kegiatan luar di Kuwait. Dengan populasi manusia yang hampir 3 juta orang (gak ada apa2nya sama Indonesia), dimana penduduk lokal yang 1 juta orang, dan selebihnya pendatang. Ketika dulu saya baru datang, tahun 2007, semua jalan lancar. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/masalah-awal-menggunakan-mata-uang-baru/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah awal menggunakan mata uang baru'>Masalah awal menggunakan mata uang baru</a> <small>Tentunya inilah pertama kalinya bagiku memegang uang yang bukan Rupiah....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/ulang-tahun-ke-50-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ulang tahun ke-50 Kuwait'>Ulang tahun ke-50 Kuwait</a> <small>Tahun 2011 ini, Kuwait merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peminta-minta di Kuwait'>Peminta-minta di Kuwait</a> <small>Memang tidak masuk akal kalau negara yang punya kekayaan luar...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini adalah kedua kalinya saya meeting dengan tim jazeera airways. Pukul sebelas siang, dimana seharusnya gak ada kegiatan luar di Kuwait. </p>
<p>Dengan populasi manusia yang hampir 3 juta orang (gak ada apa2nya sama Indonesia), dimana penduduk lokal yang 1 juta orang, dan selebihnya pendatang.</p>
<p>Ketika dulu saya baru datang, tahun 2007, semua jalan lancar. Mari kita lihat 2 tahun atau 3 tahun ke depan. Akankah Kuwait menjadi Jakarta baru?</p>
<p><a href="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/05/p_1600_1200_02F4C5BF-E9DB-4FBA-AB69-58296C9AE1B2.jpeg"><img src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/05/p_1600_1200_02F4C5BF-E9DB-4FBA-AB69-58296C9AE1B2.jpeg" alt="" class="alignnone size-full" /></a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/masalah-awal-menggunakan-mata-uang-baru/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah awal menggunakan mata uang baru'>Masalah awal menggunakan mata uang baru</a> <small>Tentunya inilah pertama kalinya bagiku memegang uang yang bukan Rupiah....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/ulang-tahun-ke-50-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ulang tahun ke-50 Kuwait'>Ulang tahun ke-50 Kuwait</a> <small>Tahun 2011 ini, Kuwait merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peminta-minta di Kuwait'>Peminta-minta di Kuwait</a> <small>Memang tidak masuk akal kalau negara yang punya kekayaan luar...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/macet-masalah-baru-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/5-pertanyaan-menyebalkan-dari-supir-taksi-di-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/5-pertanyaan-menyebalkan-dari-supir-taksi-di-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 02:01:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[blog31hari]]></category>
		<category><![CDATA[taksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Mencegat taksi di jalan adalah sebuah judi besar di Kuwait. Karena kita gak tahu seiseng dan sejelek apa taksi itu di bagian dalam. Kalau lagi beruntung, lumayan ngadem di dalam. AC yang dingin, tempat duduk yang enak, dan supir yang tak banyak omong. Sedikit sial kalau di dalam anda dipaksa mendengarkan lagu-lagu India. Apalagi, jika [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/kabar-dari-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kabar dari Kuwait'>Kabar dari Kuwait</a> <small>Hehehe&#8230; Mungkin saya terlalu excited kemarin dengan gejala-gejala awal istri...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/cerita-garing-dari-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cerita garing dari Kuwait'>Cerita garing dari Kuwait</a> <small>Tinggal di negara orang memang banyak menghasilkan cerita-cerita. Entah itu...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/duit-dari-text-link-ads/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Duit dari Text Link Ads'>Duit dari Text Link Ads</a> <small>Ternyata duit dari hasil ngeblog bisa juga jadi kenyataan. Saya...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencegat taksi di jalan adalah sebuah judi besar di Kuwait. Karena kita gak tahu seiseng dan sejelek apa taksi itu di bagian dalam. Kalau lagi beruntung, lumayan <em>ngadem</em> di dalam. AC yang dingin, tempat duduk yang enak, dan supir yang tak banyak <em>omong</em>.</p>
<p>Sedikit sial kalau di dalam anda dipaksa mendengarkan lagu-lagu India. Apalagi, jika di dalam bau rokok. Atau bau-bau tak sedap lain.</p>
<p>Dan yang lebih bikin sial lagi, tukang taksi yang <em>sok</em> tahu, dan <em>sok</em> mau tahu. Saya urut berdasarkan tingkat kesebalan.</p>
<h3>Pertanyaan pertama: <em>Elu</em> orang Philipina kan?</h3>
<p>Sepertinya memang ini <em>gak nyebelin-nyebelin amat</em>. Biasanya memang banyak yang penasaran sama wajah kita yang seperti orang Philipina, tapi agak-agak beda sedikit. Tak menjadi masalah kalau pertanyaan di atas ditanyakan saat pertama kali.</p>
<p>Lalu apa yang bikin saya <em>gak</em> suka dengan pertanyaan ini? letak pertanyaannya. Awalnya si tukang taksi yang <em>sok</em> tahu itu bercerita bagaimana dia tertarik dengan Philipina, mencoba berbicara sedikit dengan bahasa tagalog, punya pacar orang Philipina, dan lain sebagainya, tapi dibelakangnya, dia baru memastikan kalau kita memang benar-benar orang Philipina.</p>
<h3>Pertanyaan kedua: Istri pasti kerja ya? Dimana?</h3>
<p>Saya cerita sedikit saja. Untuk mendatangkan keluarga ke Kuwait, ada peraturan dari pemerintah Kuwait tentang minimum gaji si suami. Kecuali, kalau ada perusahaan yang bisa menampung visa ijin tinggal si istri. Artinya, si istri juga ikut bekerja di Kuwait.</p>
<p>Nah pertanyaan ini sering sekali ditanya kalau saya lagi <em>bareng</em> istri. Seolah-olah dia mau meyakinkan dirinya kalau saya yang orang Indonesia ini –bisa juga yang punya tampang miskin ini, tak mampu membawa istri ke Kuwait. Bahkan sampai ada yang perlu bertanya sampai 3 kali.</p>
<h3>Pertanyaan ketiga: <em>Gue</em> minta tambah ya? Ini kan jauh.</h3>
<p>Sebagian besar yang bilang <em>begini</em> adalah orang ARAB! Perlu diketahui, gak ada ukuran harga argo di Kuwait. Sebelum naik taksi, kita harus <em>nego</em> dulu dengan si tukang taksi. Di awal, harga sudah sepakat, tapi belakangan si tukang taksi <em>ngambek</em> pengen minta tambah ongkos dengan berbagai alasan.</p>
<p>Solusinya cuma satu, jangan dikasih. Kita harus lebih galak dari dia. Makanya, saya benci taksi ARAB!</p>
<h3>Pertanyaan keempat: #$%U#&amp;$&amp;^!@&#8230;?</h3>
<p><a href="http://flickr.com/photos/49832308@N00/2119089470"><img class="alignnone size-full wp-image-731" title="taksi" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/05/taksi.jpg" alt="" width="500" height="345" /></a></p>
<p><em>Gak</em> ngerti? sama. Yang jelas ini cuma ada di taksi berwarna <em>orange</em> seperti di atas. Rata-rata pengemudi taksi adalah seorang tua yang <em>gak</em> bisa sama sekali bahasa Inggris. Mereka suka marah-marah dan memandang ke arah kita, penumpangnya.</p>
<p>Kurang ajarnya, taksi ini harganya lebih mahal dari taksi lain, dan mereka dengan tanpa rasa bersalah suka <em>ngambil</em> penumpang lain di jalan. Persis seperti angkot. Dan paling menyebalkan, rata-rata dari mereka gak tau <em>jalanan</em> Kuwait. Kita yang harus mengarahkan dia untuk lewat jalan mana. Bayangkan kita yang tak tahu bahasa Arab, harus <em>ngobrol</em> bahasa monyet sama dia. Ketika macet, wuih&#8230;., udah kaya perang dunia aja marah-marahnya.</p>
<h3>Pertanyaan kelima: Berapa Gajimu?</h3>
<p>CIAAAAT&#8230;&#8230;.*mengeluarkan jurus sepatu terbang*</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/kabar-dari-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kabar dari Kuwait'>Kabar dari Kuwait</a> <small>Hehehe&#8230; Mungkin saya terlalu excited kemarin dengan gejala-gejala awal istri...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/cerita-garing-dari-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cerita garing dari Kuwait'>Cerita garing dari Kuwait</a> <small>Tinggal di negara orang memang banyak menghasilkan cerita-cerita. Entah itu...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/duit-dari-text-link-ads/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Duit dari Text Link Ads'>Duit dari Text Link Ads</a> <small>Ternyata duit dari hasil ngeblog bisa juga jadi kenyataan. Saya...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/5-pertanyaan-menyebalkan-dari-supir-taksi-di-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membawa nama Bali lewat Eat, Pray, Love</title>
		<link>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/</link>
		<comments>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 04:41:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[eat]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[turis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat tujuan wisata. Karena sudah terpatri di benak mereka, bahwa Indonesia adalah negeri pembantu. Dan tak ada yang menarik di sana. Beberapa teman yang bekerja di dunia travel di Kuwait, lebih banyak mendapatkan pertanyaan tentang Malaysia, Singapura, dan yang pasti Thailand. Kira-kira dari 100 orang cuma [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-indonesia-itu-berat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Indonesia itu berat'>Membawa nama Indonesia itu berat</a> <small>Aku dilahirkan dari seorang ibu yang berasal dari Semarang dan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bayar-parkir-lewat-mesin-pintar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bayar parkir lewat mesin pintar'>Bayar parkir lewat mesin pintar</a> <small>Setelah mesin penghasil pulsa telepon, kini aku baru menemukan (baca:...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/Eat_Pray_Love_–_Elizabeth_Gilbert_2007.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-701" title="Eat,_Pray,_Love_–_Elizabeth_Gilbert,_2007" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/Eat_Pray_Love_–_Elizabeth_Gilbert_2007.jpg" alt="" width="262" height="400" /></a>Nama Indonesia itu gak populer di negeri Arab sebagai tempat tujuan wisata. Karena sudah terpatri di benak mereka, bahwa Indonesia adalah negeri pembantu. Dan tak ada yang menarik di sana.</p>
<p>Beberapa teman yang bekerja di dunia travel di Kuwait, lebih banyak mendapatkan pertanyaan tentang Malaysia, Singapura, dan yang pasti Thailand. Kira-kira dari 100 orang cuma ada 1 orang yang bertanya. Gak menarik. Dan mereka gak tau, semenarik apa Indonesia itu.</p>
<p>Mengharapkan KBRI Kuwait untuk bisa mempromosikan pariwisata Indonesia bukan perkara mudah. Mereka sudah terlalu dipusingkan dengan mengurus para TKW bermasalah yang tidak sedikit. Ditambah staf yang tidak banyak.</p>
<p>Dan saya ikut gembira, ketika tahu ada sebuah novel yang membawa nama Bali ke dunia internasional. Lebih gembira lagi ketika tahu novel itu akan difilmkan pertengahan tahun ini.</p>
<p>Eat, Pray, Love adalah novel yang menceritakan seorang wanita yang ingin menemukan kebahagiaan hidup dengan berkeliling dunia. Ia ke Italia untuk menikmati hidup dengan makan, ke India untuk mencoba mendekatkan diri dengan Tuhan, dan mencari keseimbangan diantara 2 hal, di Bali.</p>
<p>Efek pertama tentu saja dari salah satu bos saya. Secara tiba-tiba, ia bertanya tentang Bali. Mencocokkan apa yang ia baca dengan informasi yang saya kasih. Beruntung, saya cukup tahu Bali. Jadi semua pertanyaan-pertanyaannya lancar saya jawab.</p>
<p>Menyenangkan, ketika ia akhirnya ingin mencoba ke Bali. Dan saya yakin, ketika filmnya keluar, akan lebih banyak lagi orang-orang di negeri Arab ini untuk ke Bali.</p>
<p>Sekarang tinggal bagaimana kita, orang-orang Indonesia, orang Bali khususnya, menyambut kedatangan orang-orang luar itu, yang banyak diantara mereka pertama kalinya datang ke Bali.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/membawa-nama-indonesia-itu-berat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membawa nama Indonesia itu berat'>Membawa nama Indonesia itu berat</a> <small>Aku dilahirkan dari seorang ibu yang berasal dari Semarang dan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bayar-parkir-lewat-mesin-pintar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bayar parkir lewat mesin pintar'>Bayar parkir lewat mesin pintar</a> <small>Setelah mesin penghasil pulsa telepon, kini aku baru menemukan (baca:...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/berlibur-ke-bali-itu-murah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berlibur ke Bali itu murah'>Berlibur ke Bali itu murah</a> <small>Pasca Bom Bali kedua, masyarakat Bali yang hidupnya sangat tergantung...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/membawa-nama-bali-lewat-eat-pray-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak-anak tanpa kewarganegaraan</title>
		<link>http://didats.net/page/anak-anak-tanpa-kewarganegaraan/</link>
		<comments>http://didats.net/page/anak-anak-tanpa-kewarganegaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 08:07:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[tkw indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[tkw]]></category>
		<category><![CDATA[warganegara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[Sudah saya tulis sebelumnya, Kuwait ini negara yang super kaya. Tapi dibalik kekayaan itu, ternyata banyak tersimpan masalah-masalah yang banyak orang tidak tahu. Atau mungkin tak mau tahu. Antara sedih dan marah, saya juga bingung. Cerita anak-anak yang lahir dari orangtua yang tak jelas, akhirnya tak diakui. Sampai dengan saat ini, ada sekitar 11 orang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/di-kuwait-17-agustus-itu-hari-anak-nasional/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Di Kuwait, 17 Agustus itu Hari Anak Nasional'>Di Kuwait, 17 Agustus itu Hari Anak Nasional</a> <small>Hihihi&#8230; :P *ngumpet dari kejaran panitia* Daftar Projek30 sebelum tulisan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-merajut-impian-yang-sia-sia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW, merajut impian yang sia-sia'>TKW, merajut impian yang sia-sia</a> <small>Mengunjungi KBRI beberapa hari lalu seakan-akan membuat mataku lebih terbuka...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-694" title="anak-anak2" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/anak-anak2.jpg" alt="" width="300" height="300" />Sudah <a href="http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/">saya tulis sebelumnya</a>, Kuwait ini negara yang super kaya. Tapi dibalik kekayaan itu, ternyata banyak tersimpan masalah-masalah yang banyak orang tidak tahu. Atau mungkin tak mau tahu.</p>
<p>Antara sedih dan marah, saya juga bingung. Cerita anak-anak yang lahir dari orangtua yang tak jelas, akhirnya tak diakui.</p>
<p>Sampai dengan saat ini, ada sekitar 11 orang anak kecil yang tinggal di KBRI Kuwait. Tanpa kejelasan status. Tanpa bapak, bahkan diantaranya, tanpa ibu di sekitar mereka. Masih beruntung, umur paling tua diantara mereka adalah 2 tahun. Tak tahu saya apa jadinya kalau sudah besar nanti.</p>
<p>Beberapa dari mereka, lahir karena keterpaksaan. Diperkosa majikan.</p>
<p>Ada juga yang tak sengaja lahir. Lalu &#8216;dibuang&#8217;.</p>
<p>Secara hukum, anak-anak yang lahir harus punya 2 hal, ayah dan ibunya. Ketika salah satu syarat tak terpenuhi, maka tak ada jalan bagi anak itu untuk mempunyai akte kelahiran.</p>
<p>Yang <em>bikin</em> miris, ketika sang ibu yang sudah hamil besar, dan terpaksa melahirkan di rumah sakit, dan tak ada surat nikah, sang ibu dipenjara. Atas dasar, telah melakukan hubungan di luar nikah. Tak peduli diperkosa atau tidak.</p>
<p>Anaknya juga ikut dipenjara. Ya, yang baru lahir itu. <em>Gak</em> tau sampai kapan.</p>
<p>Maka dari itu, ada beberapa anak yang dilahirkan di tempat penampungan KBRI.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Ada juga cerita yang kedua orangtua mereka kurang ajar. Atas dasar suka sama suka, si cewek yang Indonesia ini rela disetubuhi si cowok. Mungkin telat <em>ngangkat</em>, jadilah anak. Atau tak mampu beli kondom.</p>
<p>Ketika hamil, si <em>cewek</em> datang ke KBRI, sambil bilang diperkosa. Selesai melahirkan secara darurat di KBRI, itu ibu tinggal &#8216;<em>selonong boy</em>&#8216; dari KBRI, meninggalkan anaknya.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Kini, anak-anak itu hidup di KBRI. Bersapa ria dengan orang-orang yang berkantor di sana. Tanpa kejelasan status, tanpa kejelasan masa depan.</p>
<p>Beberapa orang Indonesia, baik yang tinggal di Kuwait, atau pejabat-pejabat Indonesia yang datang ke Kuwait, sebenernya sudah mau mengadopsi beberapa diantara mereka.</p>
<p>Tapi percuma. Pemerintah Kuwait melarang, karena si anak tak punya kewarganegaraan, tak punya paspor, dan tak punya akte kelahiran.</p>
<p>Kabarnya, nasib anak-anak ini masih diusahakan oleh orang-orang KBRI Kuwait. Paling tidak mereka bisa pulang ke Indonesia. Melalui rapat-rapat dengan pengacara, dan pejabat Kuwait sendiri.</p>
<p>Saya turut mendoakan. Semoga anda-anda juga begitu.</p>
<p><em>Foto diambil tanpa ijin dari: <a href="http://lifemaximum8.blogspot.com">lifemaximum8.blogspot.com</a></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/di-kuwait-17-agustus-itu-hari-anak-nasional/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Di Kuwait, 17 Agustus itu Hari Anak Nasional'>Di Kuwait, 17 Agustus itu Hari Anak Nasional</a> <small>Hihihi&#8230; :P *ngumpet dari kejaran panitia* Daftar Projek30 sebelum tulisan...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-merajut-impian-yang-sia-sia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW, merajut impian yang sia-sia'>TKW, merajut impian yang sia-sia</a> <small>Mengunjungi KBRI beberapa hari lalu seakan-akan membuat mataku lebih terbuka...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/anak-anak-tanpa-kewarganegaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peminta-minta di Kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 09:34:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[general]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[mintaminta]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[tkw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=687</guid>
		<description><![CDATA[Memang tidak masuk akal kalau negara yang punya kekayaan luar biasa ini masih ada yang meminta-minta. Tentu saja, rata-rata dari peminta-minta ini adalah pendatang. Dengan total penduduk 3 juta jiwa, 2 juta diantaranya adalah pendatang, bukan tidak mungkin masih ada orang yang &#8220;terpaksa&#8221; meminta-minta. Beda dengan Indonesia, peminta-minta ini tidak punya tempat mangkal. Mereka biasanya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/5-pertanyaan-menyebalkan-dari-supir-taksi-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait'>5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait</a> <small>Mencegat taksi di jalan adalah sebuah judi besar di Kuwait....</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-688" title="poor_indian" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2010/03/poor_indian.jpg" alt="" width="243" height="155" />Memang tidak masuk akal kalau negara yang punya kekayaan luar biasa ini masih ada yang meminta-minta. Tentu saja, rata-rata dari peminta-minta ini adalah pendatang. Dengan total penduduk 3 juta jiwa, 2 juta diantaranya adalah pendatang, bukan tidak mungkin masih ada orang yang &#8220;terpaksa&#8221; meminta-minta.</p>
<p>Beda dengan Indonesia, peminta-minta ini tidak punya tempat mangkal. Mereka biasanya datang ke kantor-kantor, dengan memasang tampang &#8216;saya-minta-dikasihani&#8217;. Atau, mereka langsung mendatangi orang-orang yang menurut mereka akan <em>ngasih</em> duit.</p>
<p>Saya, pernah 2 kali <em>disamperin</em>. Di jalan. Yang pertama, seorang arab yang berlari ke arah saya. Dasar orang Jakarta, saya pikir dia mau <em>palak</em> saya, menghindarlah saya. Akhirnya dia memanggil saya &#8220;Mister, boleh saya minta 100 fils (3000 rupiah) untuk naik bis? Saya ketinggalan jemputan kantor dan tak ada uang untuk naik bis&#8221;.</p>
<p>Ooooh. Ya sudah, <em>tak</em> kasihlah.</p>
<p>Keduakalinya, seorang India menghampiri saya sambil menangis. Dia tak bisa bahasa Inggris, saya tak bisa bahasa Arab. Tapi yang saya tangkap, dia mungkin bilang &#8220;Kasihan saya, tak punya kerjaan, dan tak ada uang untuk makan hari ini. Kasihan saya&#8221;.</p>
<p>Saya yang belum terlalu tahu masalah-masalah sosial di Kuwait, balik bertanya dengan bahasa Inggris. &#8220;Kalau kamu di sini miskin, kenapa datang ke Kuwait? Kenapa gak pulang aja? Ngapain kamu di sini kalo makan aja susah?&#8221;.</p>
<p>Dan seperti bisa ditebak, dia tak mengerti apa yg saya tanya. Dia tetap bilang kalimat pertama berulang kali.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Belakangan, saya tahu masalah mereka. Mirip-mirip dengan kondisi TKW-TKW kita. Bedanya, para TKW itu tak perlu minta-minta, mereka cukup menawarkan kehormatan mereka untuk ditukar jadi uang.</p>
<p>Masalah klasik sebenarnya. Orang-orang itu ditawari bekerja di Kuwait, tapi harus membayar sejumlah uang (yang pernah saya tahu, sekitar 20 sampai 30 juta rupiah) untuk membeli visa dari orang Kuwait. Karena <strong>bodoh</strong>, pinjamlah mereka ke Bank untuk membayar syarat untuk bisa ke Kuwait. Sampai di Kuwait, yang dijanjikan bohong semata. Paspor ditahan orang yg memberikan visa (bahkan ada yang harus membayar perbulan ke yang memberikan visa).</p>
<p>Dengan paspor tidak di tangan, otomatis mereka tak bisa pulang. Ditambah, keluarga di kampung halaman berharap mereka bisa mengirimkan uang tiap bulan, sambil mencicil uang yang mereka pinjam dari Bank.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><em>Memang, bodoh itu absolut.</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/5-pertanyaan-menyebalkan-dari-supir-taksi-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait'>5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait</a> <small>Mencegat taksi di jalan adalah sebuah judi besar di Kuwait....</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/peminta-minta-di-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton timnas langsung di Kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/nonton-timnas-langsung-di-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/nonton-timnas-langsung-di-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 10:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[piala asia]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[Memang, nonton langsung dan nonton di tivi rasanya beda. Kebetulan saya ini penggemar berat timnas Indonesia sejak jaman PSSI Primavera. Walau prestasi melempem, tapi saya terus mengikuti sepak terjang mereka. Serunya cuma satu kalau nonton timnas bermain, deg-degan. Selama pertandingan, saya selalu dibuat deg-degan. Kecuali kalau sudah ketahuan kalah. Dan, sensasi nonton langsung di stadion [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/indonesia-vs-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesia vs Kuwait'>Indonesia vs Kuwait</a> <small>Masalah sumber daya alam Kuwait: Punya sumber daya alam minyak,...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-662" title="motret" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2009/11/motret.jpg" alt="motret" width="500" height="303" /></p>
<h3>Memang, nonton langsung dan nonton di tivi rasanya beda.</h3>
<p>Kebetulan saya ini penggemar berat timnas Indonesia sejak jaman PSSI Primavera. Walau prestasi melempem, tapi saya terus mengikuti sepak terjang mereka. Serunya cuma satu kalau nonton timnas bermain, deg-degan.</p>
<p>Selama pertandingan, saya selalu dibuat deg-degan. Kecuali kalau sudah ketahuan kalah. Dan, sensasi nonton langsung di stadion lebih hebat lagi, saya bukan hanya deg-degan, tapi <a href="http://twitter.com/didats/status/5713400636">gemeteran</a>!</p>
<p>Tapi apa mau dikata, Indonesia akhirnya menyerah dari Kuwait, 2 &#8211; 1. Dan kami-kami ini yang jadi suporter habis diledek orang-orang Kuwait itu. Kata-kata &#8220;Indonisi losers&#8221;, atau &#8220;Indonisi maskin (kasiyan deh Indonesia)&#8221; jadi akrab di telinga saya malam itu.Bahkan mereka mencegat mobil yang saya naiki selama 5 menit hanya untuk ngata-ngatain kita.</p>
<p>Gak tau apa yang terjadi kalau Indonesia menang.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: TKW Indonesia di Kuwait'>TKW Indonesia di Kuwait</a> <small>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/indonesia-vs-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesia vs Kuwait'>Indonesia vs Kuwait</a> <small>Masalah sumber daya alam Kuwait: Punya sumber daya alam minyak,...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/nonton-timnas-langsung-di-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan-jalan 2009 &#8211; part 1</title>
		<link>http://didats.net/page/jalan-jalan-2009-part-1/</link>
		<comments>http://didats.net/page/jalan-jalan-2009-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 19:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[general]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jalanjalan2009]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[oknum-bandara]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[tkw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya saya tak sabar lagi untuk segera mengemas barang-barang yang akan saya bawa ke Indonesia waktu itu. Setelah 2 tahun tak menginjak tanah kelahiran, rasanya begitu ngangenin. Badan saya boleh saja masih berada di Kuwait, tapi pikiran saya rasanya sudah jalan-jalan duluan di Indonesia, mendahului badannya yang masih terkekang di negara lain. Begitulah, pulang ke [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/sukabumi-2-jalan-jalan-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sukabumi 2 &#8211; Jalan-jalan 2009'>Sukabumi 2 &#8211; Jalan-jalan 2009</a> <small>Setelah membahas masalah transportasi, saatnya cerita tentang keadaan kota Sukabumi....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/sukabumi-jalan-jalan-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sukabumi &#8211; Jalan-jalan-2009'>Sukabumi &#8211; Jalan-jalan-2009</a> <small>Seingat saya, dulu saya sempat beberapa kali ke Sukabumi. Dalam...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/pesta-blogger-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesta Blogger 2009'>Pesta Blogger 2009</a> <small>Akhirnya, setelah 2 tahun cuma bisa ngeces melihat teman-teman blogger...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-634" title="kuwait-indonesia" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2009/11/kuwait-indonesia.jpg" alt="kuwait-indonesia" width="492" height="255" /></p>
<p>Rasanya saya tak sabar lagi untuk segera mengemas barang-barang yang akan saya bawa ke Indonesia waktu itu. Setelah 2 tahun tak menginjak tanah kelahiran, rasanya begitu <em>ngangenin</em>. Badan saya boleh saja masih berada di Kuwait, tapi pikiran saya rasanya sudah jalan-jalan duluan di Indonesia, mendahului badannya yang masih terkekang di negara lain.</p>
<p>Begitulah, pulang ke Indonesia adalah saat-saat yang menyenangkan bagi kami-kami pencari kerja di negara orang. Jangankan menginjakkan kaki, menyantap masakan khas Indonesia saja girangnya bukan main. Indonesia boleh saja banyak bom, boleh saja pemerintahnya tak tau malu, tapi Indonesia tetaplah Indonesia. Tempat saya dilahirkan dulu. <em>Ngangenin</em>.</p>
<p>Semua agenda saya tulis. Pertanggal. <em>iCal</em> dan <em>Google Calendar</em> saya gunakan. alat GPS sudah terinstall <a href="http://navigasi.net">peta Indonesia</a>. Begitulah hebohnya orang-orang yang tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun dan akhirnya berkesempatan menginjakkan kaki di Indonesia dalam rangka liburan.</p>
<p>Tersebutlah, tiket saya yang sudah saya siapkan jauh-jauh hari tercantum tanggal 15 September 2009, pukul 10 malam waktu Kuwait (GMT +3). Saya, Istri, dan 2 orang yang sudah saya anggap ibu dan bapak saya di Kuwait, bersiap-siap menuju bandara.</p>
<p>Sampai di Indonesia, hawa gerah sudah menusuk-nusuk kulit saya. Keringat mengucur, tanda tak terbiasa lagi dengan cuaca Indonesia. Rasanya memang gak enak, mirip seperti ketika Kuwait berada diantara musim panas dan musim dingin. Kalo bahasa internasionalnya, <em>humidity</em>.</p>
<p>Kebetulan ketika saya pulang, ada banyak sekali teman-teman TKW yang kurang beruntung itu ikut pulang. Dengan keluguan mereka, yang polos, dan yang belum bisa membedakan mana orang yang benar-benar baik, dan mana orang yang ada maunya, dimanfaatkan oleh oknum-oknum bandara.</p>
<p>Menurut saya, gak benar juga sih kalau dibilang oknum, <em>wong</em> semua orang di bandara tampak dengan muka mupeng mereka, seperti singa yang berfikir akan mendapatkan banyak makanan ketika melihat rusa-rusa berterbaran.</p>
<p>Oknum-oknum bandara itu tak tahu, nasib para TKW di negara arab bisa jadi lebih buruk dari nasib mereka sendiri. Si TKW ditawari macam-macam. Mulai dari pertukaran uang arab yang <em>rate</em>-nya sangat tidak manusiawi, harga nomor perdana yang biasa 10 ribu dijual bisa lebih dari 50 ribu, &#8220;membantu&#8221; mengangkat barang-barang yang tidak seberapa dengan imbalan ratusan ribu yang dipaksa, dan acara-acara lain.</p>
<p>Sayapun kena. Ketika memesan taksi, ada 1 orang yang tidak saya kenal dengan baiknya menegur dan membantu saya mengangkat barang bawaan saya yang cuma satu itu. Tapi setelah taksi mau berangkat, orang itu tiba-tiba nyamperin dan bilang &#8220;Bos, minta buat buka puasa dong&#8221;.</p>
<p>Di perjalanan pulang, macet sudah menanti saya. Bukan macet biasa, karena terjadi di jalan-bebas-hambatan. Mungkin biasa buat orang Jakarta kali ya. Dan para pedangang asongan menyebar di sudut2 jalan. Padahal sedang berada di jalan-bebas-hambatan.</p>
<p>Begitulah, sambutan Indonesia kepada saya. Melihat banyak orang tak punya pekerjaan yang jelas, membuat Indonesia makin tak jelas nasibnya. Sayapun tak bisa menyalahkan orang-orang itu, karena mereka juga tak akan mau begitu jika keadaan tidak memaksa mereka.</p>
<p>Dengan sambutan yang seperti ini, saya jadi makin benci dengan orang-orang yang duduk sebagai pemimpin. Mulai dari presiden, mentri, pejabat daerah, wakil rakyat, dan polisi. Serius. Kadar kebencian saya sudah pada titik paling tinggi.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Cerita akan bersambung dengan cerita di beberapa tempat seperti Sukabumi, Bandung, Semarang, Kendal, Wonosobo, Dieng, dan Jogja.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/sukabumi-2-jalan-jalan-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sukabumi 2 &#8211; Jalan-jalan 2009'>Sukabumi 2 &#8211; Jalan-jalan 2009</a> <small>Setelah membahas masalah transportasi, saatnya cerita tentang keadaan kota Sukabumi....</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/sukabumi-jalan-jalan-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sukabumi &#8211; Jalan-jalan-2009'>Sukabumi &#8211; Jalan-jalan-2009</a> <small>Seingat saya, dulu saya sempat beberapa kali ke Sukabumi. Dalam...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/pesta-blogger-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesta Blogger 2009'>Pesta Blogger 2009</a> <small>Akhirnya, setelah 2 tahun cuma bisa ngeces melihat teman-teman blogger...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/jalan-jalan-2009-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TKW Indonesia di Kuwait</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/</link>
		<comments>http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 19:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Didats Triadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[tkw indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[arab]]></category>
		<category><![CDATA[dpr]]></category>
		<category><![CDATA[mpr]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tkw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para TKW Indonesia di Kuwait. TKW disini bukan berarti benar-benar Tenaga Kerja Wanita, tapi tenaga kerja yang bekerja di dalam rumah. Bahasa halusnya, Pramu Wisma, alias pembantu rumah tangga. Sampai dengan tulisan ini saya tulis, ada kira-kira sekitar 500 orang lebih TKW bermasalah yang ada di [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/indonesia-vs-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesia vs Kuwait'>Indonesia vs Kuwait</a> <small>Masalah sumber daya alam Kuwait: Punya sumber daya alam minyak,...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/blognya-orang-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Blognya orang-orang Indonesia di Kuwait'>Blognya orang-orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Berada di &#8220;dunia lain&#8221; seperti Kuwait memang sebuah pengalaman yang...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-612" title="610x" src="http://didats.net/wp-content/uploads/2009/08/610x-300x194.jpg" alt="610x" width="300" height="194" /></p>
<p>Saya sudah lama tidak memberi kabar tentang bagaimana keadaan para TKW Indonesia di Kuwait. TKW disini bukan berarti benar-benar Tenaga Kerja Wanita, tapi tenaga kerja yang bekerja di dalam rumah. Bahasa halusnya, Pramu Wisma, alias pembantu rumah tangga.</p>
<p>Sampai dengan tulisan ini saya tulis, ada kira-kira sekitar 500 orang lebih TKW bermasalah yang ada di KBRI Kuwait. Angka 500 ini bukan main banyaknya. Tempat penampungan di KBRI yang tidak bisa dibilang besar, makin tersiksa. Para TKW jika sore hari sudah menggelar kasur di bagian luar tempat penampungan, saking banyaknya orang.</p>
<p>100% dari para TKW bermasalah itu adalah wanita. Tahukah anda, ada berapa orang yang menangani mereka? hanya 3 orang. Tak ada tanda-tanda dari pemerintah pusat untuk menambah personel. Waktu yang digunakan untuk meng-absen saja sudah hampir 3 jam!</p>
<p>Masalah utama yang dihadapi orang-orang KBRI di Kuwait tentu saja, biaya. Jika perhari 1 orang TKW itu menghabiskan uang 1 dinar Kuwait, maka harus ada sekitar 500 Dinar Kuwait (17 juta rupiah). Selama 1 bulan? 510 juta rupiah. Setahun? 6 Milyar!</p>
<p>Bayangkan uang sebanyak itu untuk menghidupi 500 TKW, akan lebih baik digunakan hal-hal yang berguna di Indonesia sana.</p>
<h3>Kenapa TKW Bermasalah?</h3>
<p><a href="http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/">Kasus TKW di negara arab itu hampir sama</a>. Sebagian besar orang arab yang otaknya masih kuno, <a href="http://didats.net/page/tkw-merajut-impian-yang-sia-sia/">menganggap mereka membeli &#8220;budak&#8221; dari agen</a>. So, dengan atas nama itu, si majikan merasa leluasa untuk berbuat apa saja.</p>
<p>Masalah paling banyak adalah, <a href="http://didats.net/page/kenaikan-standar-gaji-tkw-indonesia/">TKW tidak mendapatkan gaji tiap bulan</a>. Dan kaburlah mereka ke KBRI. Masalah lainnya, rata-rata para TKW yang tak tahan dimarahi, dipukul, dan majikan yang cerewet.</p>
<h3>TKW yang bermasalah</h3>
<p>Tak adil rasanya kalau saya hanya menyalahkan para majikan arab. Tapi memang data yang saya dapat dari orang KBRI, rata-rata TKW yang datang ke Kuwait hanya lulusan SD. Dengan pendidikan rendah, mental merekapun juga rendah.</p>
<p>Banyak dari mereka yang tak tahan hanya karena dimarahi majikan. Seperti tak ada mental untuk bekerja di luar negeri.</p>
<p>Banyak dari mereka juga yang gampang tergoda Banggali (orang-orang Bangladesh) untuk dipekerjakan sebagai &#8220;<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hooters">hooters</a>&#8221; atau PSK.</p>
<h3>Akar masalah</h3>
<p>Di Kuwait, masalah paling utama adalah, <strong>tidak adanya perjanjian kerja antara Indonesia dan Kuwait</strong>. Tenaga TKW yang bekerja di Kuwait berada di bawah penguasaan Departemen Dalam Negeri Kuwait. Sedangkan untuk tenaga profesional, berada di bawah penguasaan Departemen Tenaga Kerja.</p>
<p>Bedanya apa? Akan sulit bagi pemerintah Indonesia untuk memprotes apapun tentang TKW, karena TKW dan peraturan-peraturannya adalah hak Kuwait. Ditambah, tak ada <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Memorandum_of_understanding">MoU</a> antara Indonesia dan Kuwait.</p>
<p>Dengar punya dengar, ada satu orang Indonesia yang membuka jalur TKW ke Kuwait pada tahun-tahun terdahulu. Saya lupa namanya. Semoga dia hidup tenang di dunia ataupun di akherat *ini sarkasme*</p>
<p>Dan, masalah di Indonesia adalah masalah yang paling berat. Pusatnya berada di pemerintah kita tercinta. Pembangunan yang tak merata di seluruh Indonesia, tidak adanya kepedulian tentang lapangan pekerjaan, dan masalah-masalah dasar lain.</p>
<p>&#8230;. *maaf, saya kehabisan kata untuk bercerita tentang negara sendiri*</p>
<p>Dan, A****G-A****G BERDASI YANG ADA DI SENAYAN ITU MEMANG PANTAS DIHUKUM MATI! (Anda benar, ada beking kuat dari Senayan).</p>
<p>*<a href="http://indonesiaarab.wordpress.com/2008/09/06/slavery-virtual-slavery-and-the-culture-of-arab/">gambar diambil tanpa ijin dari blog lain</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://didats.net/page/bertambah-lagi-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait'>Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/indonesia-vs-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Indonesia vs Kuwait'>Indonesia vs Kuwait</a> <small>Masalah sumber daya alam Kuwait: Punya sumber daya alam minyak,...</small></li>
<li><a href='http://didats.net/page/blognya-orang-orang-indonesia-di-kuwait/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Blognya orang-orang Indonesia di Kuwait'>Blognya orang-orang Indonesia di Kuwait</a> <small>Berada di &#8220;dunia lain&#8221; seperti Kuwait memang sebuah pengalaman yang...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://didats.net/page/tkw-indonesia-di-kuwait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

