blog
25 ribu saja
April 18th, 2005
“Hari Minggu yang cerah” begitu pikirku. “Tapi, uang sudah tak cukup lagi untuk bertahan sampai akhir bulan” tambahku. Dan setelah kubicarakan dengan teman-teman yang lain, ternyata saya tak sendiri. Banyak juga yang punya nasib seperti saya. “Kita adakan razia yuk!” ajak salah satu diantara kami. “Yuk!” semuanya mengiyakan ide tersebut.
Jadilah, hari minggu sore, sekitar pukul 3 sore, aku dan teman-teman memulai “pesta” ini dijalur khusus motor, tepat dibawah jembatan Semanggi. Belum lama kami berkumpul, didepan sana, ada gerombolan motor, 1, 2, 3, 4, 5, oh, ada 5 buah motor. Tapi.. ada motor vespa diantar gerombolan itu, ah, biar sajalah, cuma satu kok. Diantara mereka, ada seorang anak muda, membawa jupiter sebagai motornya. Warnanya biru, dan tak punya SIM, ditambah plat nomor belakangnya hasil buatan kios pinggir jalan.
Saya memisahkannya dari gerombolan, dan bersembunyi dibalik mobil polisi. “SIM saya ketinggalan pak, dan plat nomor belakang jatuh” aku dia. Ah, saya sudah berpengalaman dalam hal ini, itu hanya alasan anak muda itu saja. Kutawarkan cara damai kepadanya, sambil kuperlihatkan Undang-undang yang secara jelas menerangkan berapa biaya yang harus ia bayar nantinya.
Ia mengeluarkan dompetnya, warnanya biru, sudah lecek, dan kotor. Tak ada uang banyak disana, terlihat olehku, hanya 20 ribu saja, ditambah beberapa lembar uang ribuan. Dia mengiba, meminta bantuan kepadaku, karena ia masih mahasiswa. Dan memang, ia masih terlihat seperti mahasiswa, dengan tas dipunggungnya, dan kupluk hitam dikepalanya.
Dengan terang, aku tak mau menerima uang 20 ribuan miliknya, karena seharusnya, memang tak segitu. Dia merogoh kantongnya, dan menemukan uang 5 ribu ditambah beberapa lembar uang ribuan. Kasihan juga dia, tak banyak uang yang ia punya saat ini. Kutanya rumahnya, “Sumur Batu pak, dekat Cempaka Putih” jawabnya dengan tampang memelas.
Ah, sudahlah, kupikir, uang 25 ribu saja cukup bagiku untuk beberapa hari ini. Toh, nantinya masih banyak korban yang lain. “25 ribu saja sini, kasih saya” begitu kataku. “Terima kasih pak, terima kasih, memang hanya ini yang saya punya” jawab pemuda itu.
Akhirnya, dia berlalu, pulang kerumahnya.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















turut berduka….
semoga 25 rebu-nya cepat kembali :D