Oke, saya memang masuk dalam 10 besar kandidat disana. Tapi ada hal yang mengganjal dari kontes tersebut. Diantaranya cara penilaian yang dilakukan panitia Bubuawards. Baru saja saya mengirimkan surat elektronik kepada panitia@bubuawards.net, tapi ternyata surat elektronik yang saya kirimkan mental, dan mengisi kotak surat saya.
Hi. This is the qmail-send program at opal.ns-hosts.net.
I’m afraid I wasn’t [...]
- 80 Comments
- 27 July 2005
- Categories:
blog
Kontes Bubuawards
- 60 Comments
- 26 July 2005
- Categories:
blog
Rubbish
Padanan katanya hampir mirip dengan garbage, waste, trash dan junk. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, bisa berarti sampah. Arti lebih dalam lagi, tak berguna.
Apa maksud saya menulis seperti ini? ya, beginilah seorang blogger yang secara periodik menampilkan tulisan-tulisan yang bisa dibaca banyak orang. Ada sedikit orang yang bilang bagus, banyak orang yang bilang [...]
- 15 Comments
- 25 July 2005
- Categories:
blog
Sampai di kantor
Kegiatan rutin setelah sampai di kantor:
Buka Firefox
http://gmail.google.com/gmail
http://didats.net
http://www.bloglines.com/myblog
Buka kresek sarapan
Blogwalking sambil sarapan
Trus, kapan kerjanya? ;)
- 20 Comments
- 20 July 2005
- Categories:
blog
Soichiro Honda (2)
Biografi mengenai Soichiro Honda saya lanjutkan. Pada tahun 1928 Soichiro menjadi kepala bengkel Art cabang Hamamatsu. Awalnya bengkel tersebut hanya mempunyai 1 orang karyawan, tapi setelah 3 tahun berdiri, sudah mempunyai sekitar 50 orang karyawan. Selama kurun waktu tersebut, masalah perbaikan mobil diserahkan kepada anak buahnya yang terlebih dahulu diberikan pengetahuan tentang mesin. Sedangkan [...]
- 31 Comments
- 18 July 2005
- Categories:
blog
Soichiro Honda (1)
Honda, sebuah perusahaan besar yang kini sudah sukses di Indonesia, ternyata diawali dari sebuah kerja keras seorang anak muda berusia 16 tahun, Soichiro Honda. Menarik sekali buku biografi ini, karena ditampilkan berupa komik cerita yang dikemas dengan apik.
Semua berawal dari Soichiro yang berumur 16 tahun, dan tak mau melanjutkan sekolah. Karena ia menganggap sekolah saat [...]
- 28 Comments
- 14 July 2005
- Categories:
blog
Tentang sebuah keinginan
Apa yang kuinginkan saat ini?
aku ingin berteriak sekencang-kencangnya.
Apa lagi?
aku ingin menumpahkan air mata ini sebanyak-banyaknya.
Apa lagi?
aku ingin menolak perasaan yang bergejolak ini, bahwa ini semua adalah tidak benar.
Apa lagi?
Aku masih ingin tetap tersenyum.
Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi biar terjadi. Hadapi dengan tenang jiwa, semua kan baik-baik saja. (Dewa – Hadapi dengan senyuman).
- 23 Comments
- 12 July 2005
- Categories:
blog
Dia yang sok tahu
“Nih…” ia menyodorkan sebungkus kardus kepadaku. Terdapat tulisan D-Link dengan ukuran besar di kardus itu.
“Ini yang mau dipasang?” begitu kataku.
“Iya, tolong ya…” mintanya.
“Ya, tenang aja. Mana komputernya ?” tanyaku.
“Itu, sebelah sana” jawabnya, sambil menunjuk meja komputer yang tertata rapi di ujung kanan kamarnya.
“Kapan ya, bisa punya meja komputer tertata rapi seperti ini…” seruku, [...]
- 32 Comments
- 07 July 2005
- Categories:
blog
Pagi ini
“Halo…” sambut suara di ujung sana.
“Maaf…” begitu jawabku.
“Hai…!” suara di ujung sana langsung saja menyapa.
“Kamu sudah bangun?” tanyaku, karena sok yakin di ujung sana adalah suara yang saya kenal.
“Sudah, baru saja…” jawabnya singkat.
“Loh, kok nggak seperti bangun tidur?” tanyaku, kebingungan.
“Iya, lagi pilek” jawabnya. Sempat bertambah bingung, karena setahu saya, malam tadi tak ada tanda-tanda dia-yang-belum-boleh-disebut-namanya [...]
- 11 Comments
- 06 July 2005
- Categories:
blog
Maaf, sedang sibuk :(
Entah kenapa, saya jadi ingin bercerita tentang kantor ini. Sebuah isyarat saya ingin meninggalkannya? mungkin saja. Sudah tak enak rasanya disini.
Hanya ada satu hal yang membuat saya betah disini, dan itu pun masih menjadi sebuah keraguan. Semua pekerjaan terasa tidak nyaman dikerjakan. Untunglah, ada seseorang yang bisa menyemangati saya dengan senyumnya. Kalau tidak, ah, [...]
- 29 Comments
- 04 July 2005
- Categories:
blog
Week-end yang indah
Aku melihatnya berdiri sejak tadi. Sekitar 20 menit yang lalu. Walaupun tak terlihat sedikitpun rasa lelah dalam dirinya, tapi aku tahu, dia sudah lelah.
“Kamu capek?” tanyaku.
“Iya, lumayan” jawabnya.
“Kamu duduk disitu ya, istirahat sebentar” sambutku, sambil menunjuk bangku kecil berwarna merah.
“Tidak perlu, teruskan saja dengan yang lain. Aku gak apa-apa kok” jawabnya dengan senyuman.
Apa yang bisa [...]