Masalah awal menggunakan mata uang baru

title

Tentunya inilah pertama kalinya bagiku memegang uang yang bukan Rupiah. Bukan Dolar maupun Euro. Tapi Dinar Kuwait. Orang-orang di sini biasa menyebut KD (baca: Keidi). Sejauh yang aku tahu, Dinar Kuwait adalah yang paling besar nilainya. Jika 1 dolar berharga sama dengan sekitar 9000 rupiah, atau Euro yang berharga sekitar 13 ribu rupiah, maka Dinar [...]

Read more »



 

Dunia IT di Kuwait

title

Terjun hampir 2 bulan di Kuwait memang tidak bisa langsung saja mengambil banyak kesimpulan. Tapi setidaknya ada beberapa hal penting yang rasanya bisa diceritakan.
Orang-orang yang terjun di bidang IT di Kuwait rata-rata berasal dari India. Mungkin bukan rata-rata, tapi sebagian besar. Prosentasenya mungkin sekitar 99%. Sisanya dari negara lain atau dari orang Kuwait sendiri. Termasuk [...]

Read more »



 

Review Makanan: Shawarma dan Chicken Chili

title

Makanan yang beredar di Arab memang rasanya agak aneh. Tawar, dan rata-rata bumbunya juga aneh. Beruntung aku tinggal dengan keluarga Indonesia, jadinya di rumah aku selalu bisa memakan masakan Indonesia. Siapa sangka, akhirnya aku bisa merasakan lagi rasanya lotek dan karedok.
Shawarma

Di Jakarta disebut Kebab, dan di Arab kita menyebutnya Shawarma. Sekilas, memang tidak ada perbedaan [...]

Read more »



 

Mendapatkan simpati dengan bahasa

title

Mendapatkan simpati orang bisa dengan berbagai macam cara. Salah satunya, ya dengan bahasa. Tinggal di sebuah negara yang punya multi bangsa dan multi etnis bisa jadi penyebabnya. Mulai dari Arab Kuwait, Arab Lebanon, Arab Mesir, India, Filipina, Bangladesh dan Indonesia. FYI, antara bahasa Arab Lebanon, Kuwait dan Mesir, kadang berbeda.
Bagaimana kita tidak senang sekaligus hormat [...]

Read more »