blog

23 Juli, Matikan Televisi!

July 21st, 2006

23 Juli: Matikan TelevisiMasih terbayang sewaktu aku kecil, ketika kala itu hanya TVRI satu-satunya stasiun yang mengudara, dan mereka mendapatkan income selain dari pemerintah juga mengambil iuran televisi dari masyarakat. Aku lupa kala itu berapa iuran setiap warga yang sudah mempunyai televisi. Sekitar 1500 sampai 2500 rupiah?

Di dekat rumahku dulu (sekarang sudah menjadi bengkel mobil) ada lapangan besar yang biasanya tempat para warga dari beberapa RT berkumpul. Sore hari adalah waktunya anak-anak kecil sepertiku dulu menonton televisi. Anak laut, Ultraman, Tarzan, He-man, dan acara-acara kartun lain (lupa) setiap sorenya menghiasi layar kaca yang masih hitam putih itu. Setelah acara itu, beberapa anak-anak termasuk aku langsung menuju lapangan dan menirukan gerakan-gerakan yang baru saja kita tonton. Tidak lupa menggunakan topeng yang terbuat dari kertas karton dan karet gelang sebagai pengait yang kita beli di sekolah.

Apa yang menjadi kesimpulan dari cerita di atas? anak kecil mudah menirukan sesuatu yang ia tonton!

Bayangkan jika acara-acara televisi sekarang yang lebih banyak mempertunjukkan kemewahan, hantu, kekerasan, dan seksualitas ditonton seorang anak kecil yang belum mulai sekolah. Ditambah, tidak ditemani orang tua mereka untuk memfilter apa yang boleh dan apa yang tidak boleh ditonton.

Kini rating telah menjadi dewa, segalanya terpaut rating. Jika sebuah stasiun televisi mempunyai acara yang punya rating tinggi, maka secara berbondong-bondong stasiun televisi lain mengekor. Yang aku tahu, dari seluruh stasiun televisi, hanya MetroTV yang tidak perduli dengan rating. Mereka punya target audiens yang beda.

Jadi, Minggu besok tanggal 23 Juli 2006, matikan televisi!


Share:
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.

  • bodytext
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • Ma.gnolia
  • StumbleUpon
  • Technorati

Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog


22 Comments


Gravatar
#1. husein » 21.07.2006

pertamaaaa!!
yang di malaysia matiin tv juga ga?

Gravatar
#2. Rinnie » 21.07.2006

Kali ini aku gak setuju! Walaupun tanggal 23 Juli adl hari anak, tp, sumber informasi yang paling dekat dg masyarakat itu adalah TV dan radio. Bagaimana kalau dicari solusi lain. Misalnya mengurangi dosis menonton TV untuk si anak?

Mematikan TV seharian kurang efektif cuy…! Besok-besok juga distel lagi Tipinya. :D ya gak sih?

Gravatar
#3. v n u z » 21.07.2006

TV… ya…

it’s sucks!!!

Gravatar
#4. phrostypoison » 21.07.2006

Secara saya jarang nonton tv!

Gravatar
#5. achedy » 21.07.2006

Kalau TVRI jaman saya dulu kalau siang gak siaran kecuali hari Minggu. Acaranya sampai hafal Si Unyil, Ria Jenaka, Aneka Ria Safari, dan Film Minggu Siang he.. he..

Gravatar
#6. Hedi » 21.07.2006

kalo di kantor, gak boleh juga ya? kan ga ada anak-anak :p

Gravatar
#7. Jauhari » 21.07.2006

Bagus bagus…

Gravatar
#8. medon » 21.07.2006

baru lahir saya langsung maen gadget, hahahahahaha :))
*belagu*

Gravatar
#9. Aryo Sanjaya » 21.07.2006

Boleh diundur tanggal 24 ga? SECARA tanggal 23 itu siaran langsung MotoGP :(

Gravatar
#10. si Kalong's » 21.07.2006

Mudah-mudahan cuman ada sehari tanpa TiPi…
Kalo sehari tanpa Internet gimana??

Gravatar
#11. geblek » 21.07.2006

kalau lihat tv luar boleh gak ?
kan dibatam banyak tv tetangga

Gravatar
#12. logie » 21.07.2006

ide yang bagus tv sekarang banyak rubbish

Gravatar
#13. sigit » 21.07.2006

matiin klo pas acaranya sinetron, berita kriminal, dll yang gak baik buat anak2, tp kalo kartun langsung idupin tv-nya… hidup conan, dragon ball, dan kartun2 asik lainnya hehehe…:)

Gravatar
#14. ebo » 21.07.2006

i don’t care with TV, nggak ada relay channel playboy-nya

Gravatar
#15. dodY » 22.07.2006

hehehe… tanggal segitu bakal keluar rumah seharian! jadi ya.. goodbye dgn TV :)

Gravatar
#16. mbah Dipo » 22.07.2006

lha kalo besok ada gempa gimana… batalin aja ya… nonton berita sebentar trus wudhu lagi… ehh.. matiin lagi… :P

Gravatar
#17. Fernando » 22.07.2006

weisss, banyak banget postingan ttg Hari Tanpa TV ini. :D
kalo menyangkut soal anak, kids are kids, mereka mudah meniru tapi mereka blm mengerti apa yg mereka lihat, di sinilah peran aktif orang tua sangat diperlukan. qperbola, gak penting2 bgt kalo menurut saya. postingan ttg asap knalpot, kroditnya gelombang radio dan air kotor dong mas.. secara mas didats saya anggap sbg salah satu “talented blogger” spt priyadi. :D

Gravatar
#18. golda » 23.07.2006

aku kapan sih nonton tv?? jarang banget, itu juga acara gosip doang.
paling banter klo gak ngejunk ya nonton dipidi :D

Gravatar
#19. Darojatun Wijaya » 23.07.2006

Secara tanggal hari ini 23 Juli, saya ketiduran sampe sampe jam 17:50 wib, gak tahu nih kok bisa begini, badan jadi sakit semua.
Teringat hari tanpa TV di blog, cuma punya TV tuner di kompi, gpp tanpa tv, puter radio FMnya aja. jadi saya sudah setengah hari ini tanpa TV, tinggal setengah lagi. setahun tanpa tv juga bisa kok.

Gravatar
#20. goiq » 23.07.2006

di rumah gw ga ada anak kecil, jd ga perlu donk matiin tv. hohohoho

Gravatar
#21. anima » 26.07.2006

ga punya tipi…. :(

Gravatar
#22. leeta » 27.10.2006

Prihatin!!!!dgn acara tv saat ini khususnya acara www smack down yg di tayangkan latv,acara tsb bukan hanya menyiarkan kekerasan tapi juga sensualitas dan mirisnya lagi yang nonton kebanyaka anak usia 6 thn ke atas,kemana ya sensor televisi untuk acara-acara televisi di indonesia?

Leave a Reply




Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog