25 ribu saja

“Hari Minggu yang cerah” begitu pikirku. “Tapi, uang sudah tak cukup lagi untuk bertahan sampai akhir bulan” tambahku. Dan setelah kubicarakan dengan teman-teman yang lain, ternyata saya tak sendiri. Banyak juga yang punya nasib seperti saya. “Kita adakan razia yuk!” ajak salah satu diantara kami. “Yuk!” semuanya mengiyakan ide tersebut.

Jadilah, hari minggu sore, sekitar pukul 3 sore, aku dan teman-teman memulai “pesta” ini dijalur khusus motor, tepat dibawah jembatan Semanggi. Belum lama kami berkumpul, didepan sana, ada gerombolan motor, 1, 2, 3, 4, 5, oh, ada 5 buah motor. Tapi.. ada motor vespa diantar gerombolan itu, ah, biar sajalah, cuma satu kok. Diantara mereka, ada seorang anak muda, membawa jupiter sebagai motornya. Warnanya biru, dan tak punya SIM, ditambah plat nomor belakangnya hasil buatan kios pinggir jalan.

Saya memisahkannya dari gerombolan, dan bersembunyi dibalik mobil polisi. “SIM saya ketinggalan pak, dan plat nomor belakang jatuh” aku dia. Ah, saya sudah berpengalaman dalam hal ini, itu hanya alasan anak muda itu saja. Kutawarkan cara damai kepadanya, sambil kuperlihatkan Undang-undang yang secara jelas menerangkan berapa biaya yang harus ia bayar nantinya.

Ia mengeluarkan dompetnya, warnanya biru, sudah lecek, dan kotor. Tak ada uang banyak disana, terlihat olehku, hanya 20 ribu saja, ditambah beberapa lembar uang ribuan. Dia mengiba, meminta bantuan kepadaku, karena ia masih mahasiswa. Dan memang, ia masih terlihat seperti mahasiswa, dengan tas dipunggungnya, dan kupluk hitam dikepalanya.

Dengan terang, aku tak mau menerima uang 20 ribuan miliknya, karena seharusnya, memang tak segitu. Dia merogoh kantongnya, dan menemukan uang 5 ribu ditambah beberapa lembar uang ribuan. Kasihan juga dia, tak banyak uang yang ia punya saat ini. Kutanya rumahnya, “Sumur Batu pak, dekat Cempaka Putih” jawabnya dengan tampang memelas.

Ah, sudahlah, kupikir, uang 25 ribu saja cukup bagiku untuk beberapa hari ini. Toh, nantinya masih banyak korban yang lain. “25 ribu saja sini, kasih saya” begitu kataku. “Terima kasih pak, terima kasih, memang hanya ini yang saya punya” jawab pemuda itu.

Akhirnya, dia berlalu, pulang kerumahnya.

No related posts.

Kategori: blog

 

16

Komentar

Gravatar
 

egghead @18.04.2005

turut berduka….
semoga 25 rebu-nya cepat kembali :D

 
 
Gravatar
 

Syahrani @18.04.2005

wah lumayan juga tuh duit :D

 
 
Gravatar
 

lantip @18.04.2005

hmmm… kalau di jogja sih, biasanya ada banyak polisi dan banyak korban. crowded. makanya bisa dengan santai menuntun motor, pelan-pelan, saat sampai di polisi terakhir biasanya ditanya,”SIM bla bla”, cukup dijawab dengan,”sudah sama pak polisi yang di sana pak”. motor bisa kembali dipacu. :p

 
 
Gravatar
 

goiq @18.04.2005

hauhauhauhaua…. yang vespanya ga ada platnya itu elo, yang ga ada sim itu elo, yang suka pake kupluk item itu loe juga kan dats. heueheue…

 
 
Gravatar
 

goiq @18.04.2005

mangkanya dats, kalo plat motor ilang cepet bikin yang baru. gw sebulan kemaren juga geto… tapi ga bete kan ??

 
 
Gravatar
 

isni @18.04.2005

emang pengguna motor merupakan sasaran empuk tau.. gw aja cuma gara2 make helm standar kena juga!! untung sim nya made in kapolwil (bikinan sahabat baik..), akhirnya ga jadi ditilang.. :D

 
 
Gravatar
 

geblek @18.04.2005

sambil garok²kpala krn gak ngerti yg ketilang ini didat ato didat dkk nilang orang yah.Dats aku gak mudeng nih

 
 
Gravatar
 

Wira @18.04.2005

Untung di dompet lagi gak ada uang besar ya, kalau iya mereka nyediain kembalian nggak hehehe.. Duluuu sekali pernah kena, 20 ribu saja. Anyway, layout blognya bagus sekali, salam :)

 
 
Gravatar
 

frozi @18.04.2005

sudah rahasia umum kalo pengguna vespa selalu lewat kalo pake jaket plus helm…
ada satu trik pengguna motor biar urusan dengan bapak yang satu ini jadi lebih gampang… setelah di stop, sebelum bapak ini ngomong langsung saja sapa ‘pagi/siang/malam dan’ maksudnya manggil kumendan… biasanya mereka jadi lebih lunak setelah dipanggil kumendan… coba saja deh…

 
 
Gravatar
 

Wira @18.04.2005

Ini baru pindah sih dari blogspot, iya deh udah niat mau dibikin bilingual aja, tadinya mau dipisah satunya di Yahoo 360 tapi kayaknya kurang rame :) Saya ijin link blognya ya..

 
 
Gravatar
 

fisto @19.04.2005

oo…rangkap profesi jadi polisi ya dats?…wah hebat..kekekekek….
semoga dapet 25ribuan yang banyak.

 
 
Gravatar
 

golda @19.04.2005

pengalaman pribadi nihh..

 
 
Gravatar
 

Nizar @19.04.2005

Ya.. yg ketilang siapa ??
kalau didats..
besok2x gw saranin bawa motornya sambil bonceng ce cakep.. pasti polisinya ga jadi nilang..
*** pengalaman pribadi mode on

 
 
Gravatar
 

dodY @20.04.2005

perhitungan 25rebu satu orang! hehehe…. jadi beginian memang bisa cepet kaya, yah? LOL

 
 
Gravatar
 

ripai @23.04.2005

25 ribu itu yang razia motor,
yang razia warnet kira2 berapa ya?
btw, peluang tuh kang didat,
coba pikir :
berapa jml warnet di semanggi? berapa yang pake licence software?
lumayan tuh
itung2 “menegakan UU no 19 tahun 2002?”
ha..ha..ha..

 
 
Gravatar
 

Cengoh @17.06.2005

Saya kena tilang sih kasih aja STNK nya, ntar tinggal diambilin. Biar bete tuh polisi gak dapet duit, sayang duit di kasih cuma”, jadi buncit tuh perutnya gara” makan duit haram :p

 
 

Maaf, form komentar saya tutup. Jika ada pertanyaan atau pendapat, langsung saja ke halaman kontak.