blog
Adiguna Sutowo
January 4th, 2005
hei… kaupikir negeri ini punya keluargamu?
pertamina sudah keluargamu rampas dari kami
bagimu, untuk memeriksa gigi di Amerika bukan perkara sulit,
bagimu, membeli sebuah atau beberapa kapal dinegeri ini juga bukan perkara sulit
dan bagimu, apa menghilangkan nyawa orang juga bukan perkara sulit?
apa kau pikir, kau masih tak tersentuh oleh hukum?
tak ada alasan selain kau harus terima akibatnya,
harusnya, bapakmu yang dirut pertamina itu juga harus merasakan
pahitnya tinggal didalam jeruji.
harusnya, bumi indonesia muak dengan segala tingkahmu
hei polisi…
buktikan kau ini berani..
seriuslah menangani hal ini…
jangan lagi kau jelekkan dirimu sendiri…
kami sudah terlalu muak dengan sikapmu
yang lebih membela orang besar daripada orang kecil
hei.. adiguna sutowo..
kau tetap membantah, kau berani membantah,
tapi maaf, kau bukan berada pada jamanmu,
kau bukan berada pada kekuasaan Soeharto, kakek korupsi,
kau bukan orang yang dulu tak tersentuh..
kini kau hanyalah adiguna sutowo…
penembak jitu penghilang nyawa…
susullah temanmu tommy soeharto
yang lebih dulu mendekam dipenjara…
tapi kupikir, apa kau pantas menerima penjara?
kupikir, kau tak pantas dipenjara…
kau pantas mati…
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















ada banyak orang pantas mati, namun orang yang dibunuh juga pantas hidup. Lantas, apakah kita bisa menghidupkan orang yang sudah mati biarpun ia pantas hidup? Dan apakah kita berhak mematikan orang yang pantas mati?