blog, kuwait
Bayar parkir lewat mesin pintar
August 21st, 2007

Setelah mesin penghasil pulsa telepon, kini aku baru menemukan (baca: baru tahu) mesin pintar untuk mengurusi pembayaran parkir. Mesin ini aku lihat berada di Bandara. Entah di tempat lain, tapi sejauh pengamatanku, baru ada di Bandara aja.
Ketika kita masuk kawasan bandara, akan ada mesin yang jika kita tekan tombolnya, mengeluarkan kartu yang punya barcode. Lalu parkirlah kita di kawasan tersebut.
Saat pulang dari bandara, maka di pintu keluar lantai 2 (keberangkatan), akan ada mesin yang cukup besar ini. Mesin ini cara kerjanya seperti mesin ATM. Dimana kita memasukkan kartu, dan kartu tersebut akan dikembalikan lagi setelah pembayaran selesai.
Jika kartu sudah dimasukkan, maka akan tertera berapa dinar yang harus kita bayarkan. Tidak usah takut, mesin ini bisa mengembalikan sisa uang anda. Jika pembayaran parkir 700 fils, dan anda membayar dengan uang kertas 1 dinar, maka uang 300 fils akan dikembalikan.
Lalu, apa gunanya mesin ini?
1. Menghemat pembayaran parkir.
Area bandara selalu padat. Maka jika kita membayarnya di kasir ketika mau keluar, maka tentu saja akan ada charge tambahan. Makin lama kita berada di area bandara, maka semakin mahal biaya parkir yang harus di bayar.
2. Praktis
Tak perlu lagi menyiapkan uang kecil. Dan ketika berada di kasir ketika mau keluar, anda tak akan diminta uang parkir lagi.
3. Memanfaatkan teknologi yang ada
Ini alasan yang di buat-buat biar kelihatan banyak… hihihi…
Eh, sepertinya, mesin ini bisa diaplikasikan di Indonesia kan? Atau sudah?
Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:
1. Hari pertama: Pohon Kurma
2. Hari kedua: The dangerous streets are in Kuwait
3. Hari ketiga: Makan siang roti shalaweet
4. Hari keempat: Pasar Mubarokiyah, Blok M versi Kuwait
5. Hari kelima: Mesin penghasil pulsa telepon
6. Hari keenam: Beli parfum merek terkenal
7. Hari ketujuh: Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara
8. Hari kedelapan: Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih
9. Hari kesembilan: Makan siang hari ini: Kebab dan Khobus
10. Hari kesepuluh: Tinggal bareng demi kata hemat
11. Hari kesebelas: Jam kerja yang aneh
12. Hari keduabelas: Kirim uang ke Indonesia
13. Hari ketigabelas: Liberation Tower tertinggi di Kuwait
14. Hari keempatbelas: Krisis energi di Kuwait
15. Hari kelimabelas: Tukang Sampah
16. Hari keenambelas: Potret Stasiun Bus di Kuwait
17. Hari ketujuhbelas: Suasana Eropa di Kuwait
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















nunggu di indo…. kapan ya?? apalagi di palembang