December 12th, 2005
Sabtu, 10 Desember 2005
Lagi-lagi aku masuk kerja. Karena memang project yang ada banyak sekali. Lagipula, bos ku baik. Ia terlalu baik, jadi aku memang berniat membantu dan menyelesaikan tanggung jawabku. Ah, aku memang sangat menikmati bekerja disini. Aku benar-benar dilatih untuk bertanggung jawab sepenuhnya terhadap tugas-tugasku.
Sorenya, aku langsung menuju pantai Kuta. Niatnya melihat sunset. Tapi karena mendung, maka sunset yang kutunggu tak muncul-muncul juga. Sebagai pengganti sunset, langit mendung ternyata memang tidak selamanya terlihat gelap dan pekat. Bahkan warna biru yang menghiasi langit terlihat sangat indah. Aku berjalan mengitari pinggir pantai, dan aku senang dengan suasana pantai! Lama-lama, aku mulai merasakan aku memang benar-benar sudah di Bali. Yeah!

Minggu, 11 Desember 2005
Pagi hari pukul 5 pagi aku sudah bangun. Dari kost-ku, aku memang berencana untuk berolah raga di sekitar monumen perjuangan rakyat Bali. Hehe, karena namanya agak asing di telinga, maka berapa kalipun aku diberitahu, tetap saja lupa. Lain kali aku akan cari tahu tentang sejarah monumen ini, dan aku akan cerita.
Monumen ini memang menjadi tempat berkumpul untuk berolah raga pagi. Satu kali putaran monumen, mungkin sebanding dengan 1 kilometer. Tempat ini selain menjadi tempat berolah raga, juga menjadi tempat “melihat-lihat” produk lokal. Hehehe… Lain kali saja aku ceritakan detail tentang tempat ini.
Siangnya, aku bertemu dengan Dental. Blogger Bali yang kata seseorang mirip denganku. Ternyata, setelah banyak ngobrol, kita memang punya banyak kesamaan. Diantaranya adalah, masalah selera wanita. Hahaha. Dan satu hal lagi, kita juga punya fans yang sama… ;) Yang mungkin agak berbeda adalah, ia adalah seorang cowok yang sudah kebal di flirting. Hihihi. Ah, akhirnya aku punya teman sepantar yang memang bisa aku ajak diskusi tentang segala hal.
Malamnya, kita berencana bertemu seorang blogger cewek yang tinggal di Bali. Namanya Dewi, asal kediri, dan sudah 7 tahun tinggal di Bali. Pada pertemuan itu, kami bertiga banyak membicarakan blogger-blogger lain yang juga kami kenal. Entah, blogger yang kita bicarakan merasakan panas dikupingnya atau nggak. Hihihi.

Dan, seperti kata Dental, aku bisa bertahan di Bali lebih dari 3 tahun. Bahkan kalau bisa menikah dan punya anak disini. Waduh!
23 Responses
pertama!
Hahaha!
nama monumennyaBAJRASANDHI(baca:bajrEsandhi), dats!! dan itu bukan monumen perjuangan, krn dibikinnya juga ga dalam masa2 perjuangan! *protes :P*
Oya, mana nih hasil hapalan semalem?! ayoo..tunjukkan pada kami dgn mengurutkan nama2 berikut dengan benar:
nyoman, ketut, koming, wayan, komang, made, iluh, gede, kadek, putu, nengah.
hihihi.
punya anak disini……
punya anak ……
punya???
jgn2 besok bikin auto biography diary of didats :)
walah itu gebetan baru ya dats
akirnya
gebetan baru euy!
sosor aja!
*baru nyadar*
di link cintah turun kasta (baca kembali ke alamnya), tapi masih ditulis cintah?
heh! skrinsut sumurnya mana? *nagih*
c:>cls
pertamaaaaaaaaaaaaaaa……..
ke bali itu kerja apa jalan2…?
Hayyah…
itu khan Dewi anak Papar???
Idih, kupluk dipake lagi!
hhmmmm….. liat dong rambut gondrongnya … dah panjang blum … ;))
ah BALI!
lagi :
mirip dari manah?
Idiiih…ngomongin gw ye! :-p
Oii…tu kupluk nyangkut maning mas :-))
riplai..maap lagi butek
welcome to bali :p~
mumpung inget. mau ngingetin. pasang gembok tambahan di depan pintu kost lo. temen gue abis keilangan camdig + laptop di kost-an nya.
nggak ada salahnya jaga2.
Wah, itu di Dunkin Donuts simpang enam toooh.
amboi, bagus nian pantainya! biruuu!!!!
uhh.. kerja dimana mas?
give me some one