blog

Coppa Italia di Anteve

January 13th, 2005

Pagi-pagi buta itu saya terbangun. Bukan secara tak sengaja, tapi memang mau menyaksikan pertandingan sepak bola Coppa Italia antara AC Milan dengan Palermo. Yah, memang pagi buta, karena saat itu jam didinding masih menunjukkan pukul 2.30 WIB, waktu yang tepat untuk meneruskan istirahat. Memang, saya selalu menyaksikan sepak bola yang menayangkan tim favorit saya, AC Milan. Ada rasa sesal ketika pertandingan yang menampilkan kerja keras dan permainan cantik dari AC Milan tak saya tonton, apalagi kalau mengetahui mereka kalah atau hanya bermain seri.

Kunyalakan tv, dan kupasang erat-erat mataku untuk terus selalu melek melihat tayangannya. Ah, seperti biasa, tepat pukul 2.30 WIB hanya terdapat orang-orang yang berceloteh ini dan itu. Tapi, tak mengapa, kupikir, orang-orang itu bisa menemaniku untuk terus selalu didepan tv.

Pertandingannya sendiri, baru dimulai pukul 3.00 WIB. Sungguh penantian yang luar biasa disaat kantuk mulai berada disekitar mata. Oh, ada yang aneh disana, gambarnya tak bisa ditangkap dengan sempurna oleh Anteve, yang bisa jadi menyebabkan mata ini bertambah sakit melihatnya. Dan dengan tiba-tiba, gambarnya dipotong, berganti lagi orang-orang itu yang menjelaskan akan memperbaikinya setelah pariwara-pariwara yang banyak itu.

Akhirnya, pariwara-pariwara itupun selesai, dan memang, saya sudah tak sabar untuk melihatnya, melihat pertandingan seru dari AC Milan dan Palermo. Eh, lagi, ternyata masih ada orang-orang itu, berceloteh dan berceloteh lagi, dan sayapun mulai bosan dibuatnya. Tapi tetap, dengan sabar saya masih melihatnya, berharap bisa menyaksikan pertandingan.

Ah, penantianku berbuah tak menentu, tanpa konfirmasi, tanpa permintaan maaf, dengan lucunya, mereka mempermainkanku dengan memutar tayangan sepakbola berupa klip-klip kecil berisi gol demi gol.

Dan ternyata, pertandingan kusimpulkan dibatalkan oleh Anteve.
Anteve, kenapa kau ? salah apa aku ini? penantianku sudah sekian lama tapi tak kau perhatikan? dan mungkin banyak orang-orang diluar sana yang bernasib sama sepertiku.

Dan pagi ini, kubaca berita, AC Milan menang 2 - 0 atas Palermo, Brochi dan Tomasson-lah yang mencetaknya.


Share:
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.

  • bodytext
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • Ma.gnolia
  • StumbleUpon
  • Technorati

Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog


9 Comments


Gravatar
#1. adi wahyu » 15.01.2005

wah sama2 milanisti nih kita ;)

Gravatar
#2. rizky » 14.04.2006

saya sangat suka dengan permainan ac milan yang sangat sabar dalam menghadapi lawan lawannya, saya paling suka sama ricardo kaka,coz dia cool bgt githu looh!

Gravatar
#3. hairul » 14.04.2006

saya sangat suka dengan permainan ac milan yang sangat sabar dalam menghadapi lawan lawannya, saya paling suka sama ricardo kaka,coz dia cool bgt githu looh!

Gravatar
#4. akhmad ikhsan » 13.07.2006

saya suka semuanya

Gravatar
#5. akhmad ikhsan » 13.07.2006

saya suka ac milan

Gravatar
#6. peni rachma » 03.10.2006

saya suka banget ma ac milan sejak dulu pa lagi ma ricardo kaka. kaka i love u so much muach

Gravatar
#7. peni rachma » 03.10.2006

saya suka banget ma ac milan sejak dulu pa lagi ma ricardo kaka. kaka i love u so much muach

Gravatar
#8. melan » 01.12.2007

I LUV Kaka heis the one and onLy the cOOlest Guy in this World
Dia tuh punya karisma yang bikin aQ naksir berat ama Dy
Cara mainnya di AC Milan
performa yang Oke
kehidupan pribadi yang jauh dari kesan glamour
erythingLah pokoknya

Gravatar
#9. ariezca leite » 12.12.2007

gw udah gx sabar pgn nntn aksi duat pato n kaka…
walaupun milan banyak pemain tua na,,tapi aksi i rosoneri dilapangan gx bqn milanisty kecewa,,,

_ai luphz ac milan_
hdp merahitamilan…..

Leave a Reply




Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog