November 24th, 2004

Apakah selalu benar, diam itu adalah emas? tergantung situasi.
Diam juga bisa berarti memberi pelajaran, juga bisa berarti
malas berbicara, bisa juga malas membuka pembicaraan. Benar begitu?
saya rasa tidak sepenuhnya benar.



Pernahkah anda mendiamkan seseorang? tidak berbicara, sebelum
dia memulai pembicaraan? atau tidak berkata sama sekali terhadap
orang tersebut? Ya, saya mengalaminya sekarang. Mendiamkan seseorang
bukan berarti marah atau kesal. Tidak sepenuhnya benar saya mendiamkan
dia, saya hanya malas membicarakan hal yang tidak terlalu perlu.



Terasa aneh memang, awalnya sangat dekat, benar-benar dekat. Kini semuanya
hancur karena mulut yang sengaja diucapkan atau tidak sengaja terucap.
Yang jelas, pembicaraan saat itu membuat saya marah, bercampur dengan
sedih dan bingung.

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



4 Responses

  1. nurv3 says:

    kalo marah ampe 3 hari kan dosa…

  2. Denada says:

    Emang enak apa diem terus – terusan. Pasti idup lo akan berasa semakin sempit. Soalnya gw pernah ngerasain dat, diem2an sama orang yang setiap hari ketemuan, gaaa enakkkk rasanya, bawaannya mau marah mulu. Soooooo, it’s depend on U

  3. Amma says:

    wuih..seperti yang sedang saya alami..sekarang :)

  4. Tom says:

    Your site looks great!