February 26th, 2008

Akhirnya setelah setahun lebih di Kuwait, saya baru bisa melihat sendiri situasi pasar jumat di Kuwait. Norak memang, karena ternyata banyak teman yang sudah terlebih dahulu kesana.
Sebenarnya ke pasar jumat dalam rangka melihat-lihat saja. Lagian, saya juga tidak punya alokasi biaya untuk beli ini dan itu. Tapi mata jadi gatel juga lihat-lihat barang-barang yang harganya bisa jatuh dengan drastisnya. Sayangnya, biar gatelnya kaya gimana juga saya tetap tidak ada alokasi biaya untuk belanja-belanji. Sudah ada menteri keuangan sekarang, jadi gak bisa sembarangan beli ini dan itu seperti dulu waktu masih single.
Situasi pasar jumat
Pasar Jumat adalah pasar di mana banyak di jual barang-barang bekas. Kalau di Indonesia, mungkin mirip dengan pasar uler atau pasar di Jatinegara. Walaupun begitu, ternyata tidak semua barang bekas yang di jual. Karena ada juga kasur dan selimut. Yang jelas, pasar jumat adalah pasar murah!
Ketika masuk, di sana akan terlihat area-area yang sudah terklasifikasi barang-barang yang di jual. Banyak orang-orang Banggali (Bangladesh) di sini. Tidak usah khawatir dengan bahasa inggris yang pas-pasan, karena mereka juga pas-pasan bahasa inggrisnya.
Dari hasil jalan-jalan ini, saya dan istri akhirnya memutuskan agar Anggaran Rencana Belanja Bulan Depan (ARBBD) diselipi anggaran membeli sebuah meja dan kursi komputer. Agar saya tidak selalu duduk bersila untuk berada di depan komputer.
Yang di jual
Barang-barang yang dijual di pasar jumat juga beragam. Nyari apaan aja pasti ada. Dari deterjen, selimut, kasur, bantal, lukisan, meja, kursi, alat-alat elektronik, obeng, gelas, kaca mata, pokoknya, sagala aya dah…
Harganya juga beragam. Dari mulai maenan receh, sampai dengan maenan ratusan dinar. Dan, kalo beli yang berat-berat kaya meja atau lemari, ada jasa ngangkutnya. Biasanya mereka akan nyamperin kita untuk menawarkan pertolongan. Dan mereka akan setia ngikutin kita kemanapun kita pergi sambil ngebawa-bawa barang belanjaan kita. Troli yang bisa jalan sendiri gitulah.
Untuk barang-barang ukuran besar, juga ada jasa pengantarnya. Biasanya ongkos bawanya bisa sekitar 3 sampai 5 Dinar. Tergantung apa yang dibawa.
Pasar Jumat ini dibuka dari mulai jam 8 pagi sampai dengan 10 malem. Setiap hari di buka. Tapi yang rame cuma hari Jumat aja biasanya.
7 Responses
Yah kirain mau nulis tentang k**in lagi :D
*penonton kecewa*
#1 udaaaah, elu nikah aja sonooh… nunggu apalagi….
Dats, kok tab2 yang disebelah kanan ga berfungsi ya?
kok gak semarak yah? sepi gitu.
#3 tab sebelah kanan?
yg gambar kecil2 itu?
owalaaah… error japaskrip…
#4 iya, pan hari selasa ke sana. kalo hari jumat, rame banget.
ha.ha.h.aaa
menteri keuangan,huahuahua…
ada-ada aja memang..
–
Trims.
Assalamialaikum…..
Pengen punya website caranya gimana ya?
Tolong infonya ya….
Syukron.
Titoek-Farwaniya.