blog
Gigi Itu Mahal
September 21st, 2005
“Aku gigi, mulut rumahku. Agar sehat dan kuat aku harus disikat setiap hari. Sehabis makan dan sebelum tidur dengan pasta gigi berfluoride, makan-makanan bergizi. Dan ingat, setiap 6 bulan sekali datang ke dokter gigi. Sehat selalu, senang rasanya”.
Aku jadi teringat kembali ketika cintah bernyanyi untuk terus mengingatkanku untuk datang ke dokter gigi. Dan baru hari ini, aku sengaja mengambil cuti untuk datang ke dokter gigi. Mencabut gigi, dan membersihkan plak. *Maaf cintah, bukan didats gak mau, tapi baru sekarang ada waktu*
Biaya yang aku keluarkan sangat mahal. 350 ribu rupiah untuk mencabut dan membersihkan plak. Hasilnya, gigiku terasa lebih putih *cling* dan badan terasa ngilu sejak dicabut. Untuk berbicara agak susah, karena kapas masih menempel dan harus menunggu lubang gigi normal kembali sekitar 1 hari! Pergantian kapas dianjurkan setiap 1 jam sekali.
Hal-hal yang dilarang adalah minum air panas atau dingin, berkumur, dan makan. Padahal dari pagi banyak cemilan enak dirumah *timpuk dokter gigi*. Dan lagi, dokter itu menganjurkan untuk datang lagi mengurus gigi lain bagian belakang yang harus dirawat. Katanya, bisa bolak-balik sekitar 3 kali. Aduh! *tepok jidat* gajiku bisa habis untuk mengurus gigi ini.
Hari ini, masih banyak jadwal yang harus aku lakukan. Dan besok, aku harus siap ditinggal cintah (lagi) ke Malang. Itu berarti week-end ini diisi tanpa cintah disampingku. Ugh…
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















PERTAMA!
Eh, aku juga udah lama gak ke dokter gigi nih…
Hmm…liat jadwal ah