September 30th, 2005
Pagi ini aku menyerahkan surat pengunduran diri ke perusahaan. Karena ada perusahaan yang mungkin lebih baik dan mau memperkerjakanku. Aku memutuskan mencari perusahaan lain karena beberapa bulan terakhir ini gaji sering sekali terlambat, juga beberapa pekerjaan yang membuatku cukup suntuk.
Tapi baru saja aku dipanggil, dan ditawarkan gaji lebih besar 20% secara berturut-turut selama 2 bulan. Ditambah beberapa masukan dan omongan tentang masa depan kantor ini. Aku sendiri tidak terlalu percaya dengan hal itu, karena keadaan yang aku lihat sudah jauh ke arah itu.
Sebagai tambahan, aku dibilang slengean selama ini. Rambutku gondrong dan gayaku cuek. Tidak seperti anak muda yang bekerja disamping atau sekitar kantor. Memakai kemeja lengan panjang, celana bahan, dan sepatu hitam berkilat seperti layaknya eksekutif muda. Kalau aku? cukup dengan kemeja lengan pendek, celana jins, dan sepatu kets. Tidak lupa kupluk dan tas besar ala mahasiswa.
Tanggung. Beberapa minggu lagi aku akan mendapatkan THR dan gaji bulan berikut, dan itu jelas lebih besar dari gaji yang akan kudapat di kantor baru nanti. Entah, dibayar terlambat juga atau tidak. Aaargh.. pusing!
Orangtuaku memberi saran untuk tetap di tempat yang sekarang karena dan hanya karena THR plus gaji. Sedangkan cintah menyerahkan sepenuhnya keputusan kepadaku dengan beberapa pertanyaan tentang sebuah kenyamanan, akses jalan, suasana dan hal lain. Ya, bagiku memang kenyamanan adalah nomor satu, karena berhubungan dengan segala hal.
Terus terang, aku masih blank dengan tempat baru walaupun sudah sedikit diceritakan oleh seorang teman disana. Kesan pertama datang kesana, aku tak mendapatkan kenyamanan setara dengan yang kudapat di kantor yang sekarang.
Dan akhirnya, keputusanku adalah tetap disini. Dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut:
1. Tentu saja THR plus gaji
2. Gajiku naik dan TIDAK AKAN TERLAMBAT LAGI
3. Akses jalan yang lebih mudah
4. Suasana kerja yang sudah aku kenal
5. Sang pengganggu pekerjaan sudah tak ada lagi
6. Aku masih menunggu kejutan itu, setahun lagi!
Ya, ya, ya… gajiku memang naik. Tapi harga BBM juga naik, dan pastinya diikuti harga barang yang juga naik. Jadi, kenaikan gajiku memang tak ada pengaruhnya. Mungkin ada, tapi sedikit. Dan konsekuensi kenaikan gajiku pasti ada. Pekerjaan yang lebih banyak tentunya.
Alhamdulillah, gajiku naik. Jatah orangtua juga naik apa nggak ya? Hihihi…
23 Responses
Hmmn… yah, menurut saya.. stay ajah kalau udah comfort disana. Udah gitu gajinya mau naik kan? *Semoga ngga telat* :p
tunggu aja sampe thr
Wah disaat kayak gini gaji didats naik? ck ck … jgn lupa traktir :D
sepakat sama #2.
Tunggu THR, baru cari lagi. Tapi mulai sekarang kumpulin ban serep sebanyak-banyaknya.
oportunis is the best :D
oo.. jadi begitu toh trik minta naek gaji-nya… :D
tolong pajang tuh surat pengunduran diri dats, biar bisa guwa contek …
itu namanya penyesuaian mas, bukan kenaikan gaji, disini juga begitu.
Penyesuaian karena BBM naik , kalo gaji naik mah karena misal prestasi bagus atau karena bisa ABS dll
jadi jatah ortu disesuaikan gak??
Hmm, aselinya aku bingung dgn postinganmu .. jadi kmu di akntor lama apa baru .. kyknya di akntor lama ya? ..
well, unutk soal kenyamanan, aku sangat sependapat .. kenyemanan/fun selalu nomor satu .. tp sebenarya rada biingung jg .. kenyamana itu akan terbentuk sesuai waktu .. jd misalnya di tempat yg lain itu terlihat gk gitu nyaman .bisa jadi setelah kita udah di sana selama beberapa waktu, tempat itu akan terasa nayaman ..
See, aku selalu dapet dua ssi yang seringkali membuat pusing sendiri .. klo gk maju, bisa jadi kita kehilangna kesempatan. Tp tidak maju berarti jg telah memikrkan resiko ..
Halah tambah bingung ..
*sori salah-salah ketiknya, mmg sengaja gk diproofread :p*
Gak pengen liat suasana baru dats ? :D
** kompor **
masih muda, yang sabar. kalo sudah dapat banyak ilmu, bikin perusahaan sendiri.
*colek2 didats*
besok makan2 di DT didats yg traktir ya? *tersenyum manis*
Ngancam ? Awas ya kalau berani ngancam, he..he.. akan kunaikin gajimu :D
MAKANMAKANDONG
waaaa gajih naek makan makan lage nih
*pwasa saja blm nungguin THR :D*
Jatah Ortu GEDUBRAK*******
hmmm… makan-makan neh… hohoho. kawinnya kapan dats ??
ya memang mesti dilihat dari banyak aspek koq.. tapi yang penting keputusan akhir harus di tanganmu, jangan karena orang lain lah kamu memutuskan. nanti kalo menyesal, jadi sebel sama orang itu secara tidak langsung ;)
duh, baru baca..
Weh, naik gaji kok kemaren gak nraktir-nraktir tho.. :D
Alhamdulillah naik…. :) selamat bro
yah..yah…23x!â„¢
pengundurin diri yah..
kenaikan gaji yah..
*manggut2*
apaan seeh?
wahh., aku orang yang palint telat kalo didats tu baru naek gaji, mm..pantesan ..temen sekantornya juga jarang online, takut di tagih juga kali yak…. he he he traktir doong, dats disini kan dekat sama PAPARONZ halal lho he he he *
ditunggu traktiran begornya :D
hmmmm… kok dikantorku kok belum ada pengumuman kenaikan/penyesuaian gaji ya..*pengen*
Haaaa…. masih dijatah Ortu??? Waduhhhh… Dobel-dobel tuh gajinya.
BBM artinya “Benar Benar Malang or Mayan? (Lumayan, maksudnya)”
nasib wong cilik…
Tambah malang lagi karena harga BBM sekarang naik…
Jangankan mikir kapan gajiku naik..
sekarang masih kerja aja berarti kita masih lebih beruntung dari yang lainnya. Makanya, banyak-banyak bersyukurlah pada Allah SWT