blog
Jakarta, Aku Datang!
January 27th, 2006
Aku telah menyiapkan tiket, membelinya lewat bantuan seorang teman dengan kartu kreditnya. Tapi setelah itu aku ganti. Semuanya 500 ribu lebih sedikit. Aku sudah memegang tiket pulang pergi. Beberapa hari lagi aku akan terbang ke Jakarta.
Terbayang, bagaimana aku sampai di bandara pada malam hari. Maklum, harga tiket murah hanya terjadi pada tengah malam. Sedangkan jarak antara Bali dan Jakarta bisa memakan waktu sekitar 2 jam.
Terbayang, bagaimana aku pulang dan memberi kejutan kepada mama dan bapakku. Mereka memelukku, dan memberikan kecupan terbaik sepanjang masa.
Terbayang, setelah aku bangun pagi, akhirnya kuhirup udara pagi yang sudah bercampur dengan bakteri-bakteri yang sudah tidak kelihatan bentuknya. Ya, Jakarta tetap dihiasi dengan sejuta polusi udara walaupun di pagi hari.
Terbayang, agak siang aku pergi ke warnet sambil meneriakkan kata “KOPDAR HARI INI! KALIAN HARUS DATANG!” ke milis, dan melakukan mass message yang mengganggu itu ke beberapa grup yang aku aktif didalamnya dengan kata “AKU PRIABERKUPLUK, KALIAN HARUS DATANG SORE INI UNTUK KOPDAR! TIDAK ADA KATA TIDAK BISA”. Hahaha… pemaksaan secara massal!
Terbayang, sorenya aku berkumpul dengan teman-teman dan melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada mereka. Tambah hitam (Bukan, bukan kamu Her), tambah putih, jadi agak jelek, jadi tambah cantik, dan sebagainya.
Terbayang, bagaimana mereka banyak bertanya tentang keadaanku selama di Bali, dan mengharapkan banyak cerita dariku. *Duh! ge-er banget*
Terbayang aku datang ke Lab, dan menemui adik-adikku yang kini semakin matang, melihat keadaan kampus, keadaan komputer, bahkan sedikit melirik-lirik beberapa makhluk yang terlihat bening. *halah*
Terbayang aku bertemu dengan teman-teman yang hanya datang malam minggu untuk meluangkan waktu bertukar pikiran.
Terbayang bagaimana aku pergi kemana-mana dengan bantuan bis kota, karena motorku tak lagi ada di Jakarta.
Terbayang makanan-makanan lezat yang pastinya akan dibuatkan mamaku khusus untukku, dan makanan-makanan seperti Daeng Tata, Ikan bakar, dan Ayam Ganthari.
Terbayang wiken terakhir aku habiskan bersama teman-teman di Bandung yang sangat ramah-ramah terhadapku.
Ya, tadi malam aku bermimpi tentang Jakarta. Duh, padahal baru 2 bulan aku menikmati hidup di Bali *waktu cepat berlalu ya*. Mimpi itu berjalan seperti mimpi-mimpi lain yang pernah menghiasi tidurku. Dan semuanya hanya bayangan-bayanganku. Akankah bayangan-bayanganku tentang sesampainya aku di Jakarta akan persis sama? aku tidak tahu.
Jakarta, aku datang. Walau lewat sebuah mimpi.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















halah..mimpi toh?! *garuk2 kepala*