July 31st, 2007

Jam kerja yang aneh
Jam kerja yang menurutku tidak manusiawi ini mungkin cuma terjadi di negara arab. CMIIW. Semua hal dari seorang karyawan diserap habis-habisan tanpa ada kenal lelah. Bayarannya? ya standar Kuwait.

Gambar diatas adalah jam buka Bank pada umumnya. Dan juga berarti jam kerja untuk seluruh staf karyawannya. Untuk perusahaan seperti Bank, lumayan agak manusiawi. Tapi untuk perusahaan lain yang menerapkan jam kerja ini bisa lebih parah.

Setiap harinya, terdapat 2 shift. Pagi dan Malam. Untuk pagi hari, seorang karyawan harus datang pukul 9 pagi dan bekerja sampai dengan pukul 1 siang. Kemudian diteruskan lagi di sore hari pada pukul 4 sore sampai dengan jam 8 malam. Total 8 Jam bekerja setiap harinya. Waktu libur? untuk perusahaan yang agak manusiawi, hari Jumat adalah hari total untuk libur. Untuk yang tidak, maka hanya libur di shift pagi saja. Jumat sore tetap saja masuk kantor.

Walaupun total jam kerja hampir sama dengan jam kerja umum yang dari pukul 9 sampai dengan pukul 5 sore, tapi tetap saja rasanya beda. Di jam kerja yang standar, ketika pulang kantor kita bisa langsung tidur atau berleha-leha dengan jalan-jalan.

Di jam kerja di atas, apa yang bisa kita lakukan di siang hari setelah pukul 1 siang? Apalagi di musim panas seperti ini? Yang jelas, pengeluaran untuk ongkos lebih besar. Apalagi yang jarak rumahnya jauh dari kantor. Akan lebih baik jika menetap di suatu tempat untuk melepas lelah. Dan sampai di rumah di malam harinya tinggal tidur. Menurutku sangat menyiksa.

Tapi jam kerja ini biasanya untuk perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Seperti Bank, perusahaan pengiriman duit, restoran (tidak semua), dan perusahaan jasa lain. Beruntung aku tidak mengalaminya. Salah seorang temanku akhirnya menyerah dengan jam kerja seperti ini, dan sekarang pulang kampung. Beruntung dia mendapatkan pekerjaan lain di sini.

Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:
1. Hari pertama: Pohon Kurma
2. Hari kedua: The dangerous streets are in Kuwait
3. Hari ketiga: Makan siang roti shalaweet
4. Hari keempat: Pasar Mubarokiyah, Blok M versi Kuwait
5. Hari kelima: Mesin penghasil pulsa telepon
6. Hari keenam: Beli parfum merek terkenal
7. Hari ketujuh: Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara
8. Hari kedelapan: Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih
9. Hari kesembilan: Makan siang hari ini: Kebab dan Khobus
10. Hari kesepuluh: Tinggal bareng demi kata hemat

Related posts:

  1. Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih Sekali lagi mohon maaf karena Projek30 pertanggal 27 Juli 2007...
  2. Denda 50 dinar bagi yang tidak menghormati orang puasa Selamat datang di negara arab. Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari...
  3. Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara Waduh, maap saudara-saudara sekalian. Koneksi internet sempat putus di kamar....
  4. TKW, merajut impian yang sia-sia Mengunjungi KBRI beberapa hari lalu seakan-akan membuat mataku lebih terbuka...
  5. Yang Gratis di Kuwait Apa-apa yang gratis memang menyenangkan. Tapi kadang tidak semuanya yang...



Kategori:blog, kuwait



26 Responses

  1. aku says:

    hueh? kok komenku ke delete yg pertama ya dats? JS-mu ada yg ngaco nih?

  2. aku says:

    ech maaf, salah deng.. ini udah entry baru ya dats..!!! jadi maluw… ;P

  3. anima says:

    ya.. ngebut posting :)
    sekarang lagi istirahat siang ato udah malem nih disana?

  4. yg penting kan duitnya bos…kekeke

  5. ayahshiva says:

    menyesuaikan dengan waktu sholat kali

  6. agam says:

    Masih kurang banyak.
    Di Jepang denger2 malah 12 jam kerja.
    Jam 9 Pagi ampe jam 9 Malem. Itu minimal.
    Kalo kurang dari itu biasanya dianggap pemalas.
    Aku gak bisa membayangkan. Koq bisanya mereka serajin itu..

  7. dental says:

    Yah untuk kita-kita yang notabene kerja segai staff / buruh begini, hari libur dan jam kerja perlu diperhitungkan

    tapi kalau buat para boss, ya pokoknya bekerja terus tanpa henti sampai akhirnya penghujung tahun ambil cuti liburan ke luar negri.. gituu baru boss

    kapan jadi boss? :D

  8. bodhi says:

    kok jadi berasa penjajah dan yang dijajah sih? huheuheue..

  9. loai says:

    jam istirahat bisa di isi buat kelonan tuh mas,banyak flat yg bisa disewa perjam kok buat gituan hehehe 5 kd/jam kok

  10. wargimin says:

    request postingan ma foto cewe2 kuwait donk :D

  11. wah, webnya keren. aku suka. salam kenal.

  12. adjiee'Duren says:

    hmmm….
    maseh enakan…,lha gw masuk kerja jam10 malem,pulangnya jam 6 pagi….:((
    *kerja apaan tuh…!!!??*

  13. rd Limosin says:

    paling gak suka sama kerjaan yg ngabisin waktu, walau gaji kecil, mending gak ngabisin waktu

  14. bodhi says:

    ehm, 30 days? update om.

  15. aLe says:

    wah aneh juga ya..
    trus klo jam 5 – 8 itu masih ada waktu utk shalat maghrib gak bagi yg muslim?

  16. aLe says:

    yah,
    kurang ‘i’ dah yg di atas
    pantesan ga kluar gravatanya ^_^

  17. Paman Tyo says:

    Ini isyarat aku gak bisa minta sedekah berupa pembuatan desain weblog. :(

  18. Jauhari says:

    Bingung aku maksude sampean cak!

  19. jason says:

    salam kenal bung…nice blog.
    Fahaheel.

  20. Si Pinot says:

    Alhamdulillah. Kantor ku menerapkan jam kerja yang bebas. Yang penting kerjaan selesai. Cuma sekarang kita lagi usaha dateng pagian jam 10 – 11 (biasanya jam 12 atau jam 1 siang) supaya bisa pulang sorean. Taksinya susah kalo sudah larut malem.

  21. dea rg says:

    wow dari begitu banyak pengalaman teman” jd merasa pada kehidupan yg beruntung, why????? coz semuanya seimbang kerja, keluarga, teman semuanya dapat bersama dikala lg santai. Asykkkkk khan???????????????????????

  22. sweety says:

    Everything is natural. draw how the country walk

  23. ham says:

    bagus lho blognya…

  24. coba says:

    wah… bagus ya..