blog
Jogja, beyond my imagination!
March 26th, 2006
Sabtu, 18 Maret 2006
Sengaja aku sebelum ke Jakarta mampir dulu di Jogja. Bukan transit, tapi memang berniat jalan-jalan. Dengan tiket MURAHAN seharga 178 ribu rupiah, aku sampai di Jogja pagi hari dan langsung menikmati sarapan manis ala jogja. Tas dan barang bawaanku lainnya aku taruh di tempat Jati, teman saylow.
Wisata Makan Murah
Jogja, memang tempat dimana makanan murah berkumpul. Di setiap jalan yang aku lewati, warung-warung kecil bertebaran dimana-mana. Uniknya, setiap warung punya pelanggan sendiri-sendiri. Jadi, kemungkinan setiap warung sepi, bisa dihitung dengan jari.
Dan yang mengagetkanku, dengan uang 500 rupiah, kita bisa mendapatkan sebungkus nasi kucing. Bayangkan, 500 rupiah! Di Bali, ada nasi Jenggo, yang aku pikir porsinya sama dengan nasi kucing versi Jogja. Tapi harganya mencapai 1500 rupiah perbungkus. Ya, pasti menyenangkan mempunyai gaji standar Bali dan hidup di kota seperti Jogja! hihihi…
Wisata Jalan Kaki
Selain gudangnya tempat makan murah, ternyata Jogja merupakan kota yang sangat mengasyikkan dilalui dengan berjalan kaki. Walaupun tingkat kriminalitas Jogja tidak serendah Bali, tapi masih bisa dibilang aman dan nyaman. Tidak seperti Jakarta! *Aha! aku mulai benci Jakarta*
Rute berjalan kaki sendiri sangat jauh. Bayangkan saja, mulai pukul 5 sore sampai dengan 11 malam! Capek? oh, pasti dong! Rute yang kami tempuh memang benar-benar menyiksa betis, tapi menyegarkan pandangan. Aku jadi tahu benar bagaimana Jogja, walaupun tidak banyak.
Orang-orang aneh di Jogja
Seperti yang pernah Ina dan Saylow bilang ketika malam kita bertemu Balawan. Banyak orang-orang yang akan aku temui yang sifatnya tidak akan pernah aku bayangkan sebelumnya. Ternyata, Jogja memang gudangnya! :))

Sehari di Jogja, memang kurang. Tapi dengan wisata jalan kaki dan wisata makan murah, aku pikir liburanku memang bertambah mengasyikkan. Yeah, lain kali aku mampir ke Jogja lagi ah.
Ucapan terima kasih:
Rony dan istri, yang dengan setia menemani tanpa lelah. Buat mba fitria, terima kasih sudah dibantu untuk menawar barang-barang yang aku beli di Jogja.
Sridewa, atas semua cerita-cerita dan penjelasannya di tiap keanehan yang aku temui di Jogja.
Ayik, sampai sekarang, aku masih gak percaya aku percaya sama dia.
Godril, atas tumpangan di kostnya. Wah, cerita 2,5 jam itu masih aku ga percaya! Hehehehe…
Paydjo, Gandung, dan mas Bahtiar atas kedatangannya.

Rute perjalanan menurut mas Gandung:
START : Kantor Indoakses (Sagan) - Jl.Cikditiro - mengambil jalan tikus menuju jl.Cokro aminoto (Terban) - Jl.Solo - Gondolayu - TUGU - Jl.Mangkubumi - Jl.Malioboro - Sekaten (alun-alun Utara) - Pertigaan Wijilan - Jl.Katamso - Makan soto tegal di Sayidan - Kembali ke perempatan Jl.Katamso - Jl. Mataram - Jembatan Kewek - Kantor lama Indoakses - Belakang SMU 3 - Gramedia - Jl.Cik Ditiro - Jl.Kartini-Sagan (Kantor Indoakses) : FINISH
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















pertama!!!! hehehehe