May 15th, 2008

Saya agak parno sebenernya menulis ini, karena sudah ada blogger kuwaiti yang tertangkap karena kedapatan ada komentar yang menjelek-jelekkan Emir Kuwait. Semoga saja tak ada komentar yang bernada kurang enak di dengar oleh sang emir.

Emir atau Amir, adalah bahasa arab yang berarti pemimpin. Kalau di Indonesia mungkin Presiden. Tapi kekuasaannya lebih dari presiden. Atau gampangnya, kita sebut saja Raja.

Raja Kuwait adalah seorang yang mengendalikan pemerintahan. Memang ada parlemen, tapi fungsi parlemen tidak banyak, karena Raja-lah yang menentukan semuanya.

2 hari yang lalu, seorang mantan Raja meninggal dunia. Kebetulan ia juga bapaknya Raja yang sekarang berkuasa. Mr. Sheikh Saad Al-Abdullah Al-Salim Al-Sabah meninggal dunia di usianya yang ke 78 tahun. Ia hanya sempat memerintah selama 10 hari saja dan dikarenakan kondisi fisiknya, akhirnya ia digantikan oleh anaknya. Innalillah wa innailaihi rojiun.

Denger-denger sih, beliau adalah orang yang baik. Karena dulu sempat ada pemulangan banyak TKW Indonesia yang bermasalah dalam 1 pesawat yang khusus membawa pembantu rumah tangga asal Indonesia. Hebat!

Nah, seperti biasanya, entah menjadi peraturan resmi atau tidak, biasanya jika ada keluarga Sabah (keluarga raja) meninggal dunia, akan ada libur nasional. Bahkan konon beberapa orang bercerita jika memang ada kantor yang memperkerjakan karyawannya di masa berkabung nasional, maka kantor itu punya 2 pilihan hukuman. Didenda ribuan dinar atau di tutup paksa.

Etapikokgwmasukyak! :(

Related posts:

  1. Dunia IT di Kuwait Terjun hampir 2 bulan di Kuwait memang tidak bisa langsung...
  2. Ulang tahun ke-50 Kuwait Tahun 2011 ini, Kuwait merayakan ulang tahun emasnya yang ke-50....
  3. 10 poin selama setahun di Kuwait Akhirnya pulang! Setahun cepet banget berlalu. Banyak yang udah terjadi,...
  4. Bertambah lagi orang Indonesia di Kuwait Alhamdulillah. Ini Kuwait emang negara super kaya. Jadi walaupun cuaca...
  5. Blognya orang-orang Indonesia di Kuwait Berada di “dunia lain” seperti Kuwait memang sebuah pengalaman yang...

Label:, , , , , ,



Kategori:blog, general, kuwait



19 Responses

  1. reconciler says:

    salam,waktu pak soeharto meninggal kta gk libur ya… apa sampai segitunya kekuasaan raja dikuwait,,hebat bgt,..*Ampun*

  2. rinni3 says:

    mas..mas.. *colek-colek*
    lagi kejar setoran yup?! hihi..

  3. Fikar says:

    Penduduk kuwait disini jg sedang berduka mas…

  4. thuns says:

    namanya aja kerajaan mas ;)
    raja bener2 nomer satu!

  5. az&fa says:

    ٌRALAT…
    informasinya salah nih dats…
    Yang meninggal 2 hari yang lalu (Mr. Sheikh Saad Al-Abdullah Al-Salim Al-Sabah) bukan bapak dari Emir yang sekarang… tapi sepupu jauh…
    Karena Syekh Saad (yg barusan meninggal) adalah dari trah keturunan Al Salim, sedangkan Emir yang sekarang adalah dari trah Jaber.

    Keluarga kerajaan Kuwait (Sabah Family) sudah terkenal terbagi menjadi dua trah, dan menurul tradisi biasanya jabatan Emir bergantian antara dua trah ini kalo Emirnya dari trah Jaber, maka putra mahkota dari trah Jaber dan sebaliknya. Akhir2 ini terdengan selentinga bahwa keluarga kerajaan agak tidak akur karena Emir yang sekarang (Trah Jaber) mengangkat putra mahkota adiknya sendiri dari trah jaber juga.

    Kesalah pahaman ini mungkin karena membaca berita2 bahasa Inggris yang hampir semuanya menjuluki Sheikh saad sebagai: FATHER AMIR seperti berita ini
    yang adalah terjemahan dari bahasa Arab الأمير الوالد
    yang mungkin lebih tepat terjemahannya menjadi “Al Amir the parent” yang maksudnya amir yang dituakan… karena hak keamiran sebenarnya masih ada padanya. Tapi dicopot karena sakitnya.
    Inna lillahi wa;inna ilaihi rajiun

    Maaf OOT panjang banget disini….

  6. Yogi says:

    Cucian deh loe :D

  7. adien says:

    inna lillahi wainna ilaihirajiun..

  8. raida says:

    tenang dats… saya juga gak ikutan libur kok :P

    huehahahha.. sebelum nulis tentang kerajaan keknya lo kudu beguru dulu ma bang Aziz, dats..:D

    hampir kelupaan..

    Inalillahiwainailaihi rajiun..

  9. Andra says:

    Demi tegaknya peraturan di Kuwait,
    meliburkan diri yuk.

    ~berusahaMenyesatkan

  10. didats says:

    #5 OOOOOO MBULET.

    saya pikir amir yang mati itu bapaknya. dan sempet kaget juga waktu liat di kuwait times titlenya “Father amir dies”.

    Saya pikir kuwait times salah grammer. pake bahasa inggris-arab yang artinya “Bapaknya amir meninggal”. ternyata emang grammernya beneeer… :P

    jadi mau maluw… :”>

  11. arimurti.com says:

    workaholic kali … b’canda…

  12. Gum says:

    sampeyan nggak ikutan ngelayat, mas?

  13. Nurdiansyah says:

    Kekuasaan raja bukannya seumur hidup? Kok cuman dikasih jatah 10 hari, pelit amat yak #$%^&*(

    kalo gitu mah yang harus dikasihani nasip si rajanya…

  14. agung says:

    wah bisa libura dong kang, pulang ajah hehehe ke kuwait…

  15. paydjo.Net says:

    pasti ngejar iphone keduwa :-?

    yg lama buwat gw ya dats =P~

    * ngarep *

  16. Mufti says:

    Lha kalok kantor2 libur semua koran nggak terbit Tifi nggak tayang. Betapa membosankan. Pasti warga kuwait selalu berdoa keluarga supaya raja nggak mati2.

  17. daaan says:

    Gyahaha laporin aja bro perusahaanya, biar di tutup paksa :D

  18. uwiwu says:

    tapi kayakknya enak juga kerja ke daerah jarjirah…selain gaji, mungkin disana orang orangnya lebih ngerti agama (itu juga baru bayangan sy aja :) )