January 30th, 2006

“Wah, foto yang aku ambil bagus juga” pikirku, ketika aku memberanikan diri untuk mengabadikan ombak yang sedang bersentuhan dengan pasir.

Aku lempar sandalku ke arah yang lebih jauh, sehingga aku bisa dengan leluasa menggunakan dua tangan untuk mengambil foto. Tanpa kusadari, ombak yang datang terlalu besar, dan mengenai sebagian kamera. Plak! tiba-tiba aku merasa tertampar atas usahaku yang BODOH itu.

Aku panik.

Dan benar, kamera itu mati total. Aku langsung tertunduk, kemudian duduk di atas pasir, mencoba membersihkan kamera dari cipratan-cipratan air laut. Tak lupa kulepas baterai.

Dan, plak!

Aku benar-benar merasa tertampar lagi. Itu bukan kameraku. What should i say to him? Damn! Damn! Damn!

Aku termenung.

Memang, dalam waktu dekat aku akan mendapatkan jumlah uang yang cukup besar. Tapi rencananya, uang itu akan aku simpan. Walaupun sempat tertarik untuk membeli gadget seperti Ipod dan kamera baru. Damn!

Aku tetap membersihkan kamera itu dari air. Sambil berharap tak akan terjadi apa-apa.

Aku pulang dari pantai. Dengan sisa-sisa uang receh, aku mampir ke warung untuk makan. Sejak mengumpulkan uang receh, cara makan aku rubah. Sengaja sekali dalam pertengahan makan, aku mengambil minum, agar terasa kenyang. Tapi tetap saja tidak kenyang. Aku masih lapar. Tapi aku lebih memikirkan esok hari. Masih ada hari esok, dan aku harus menyisakan uangku. Tinggal beberapa hari lagi aku bertahan dengan cara makan yang seperti ini. Ditambah pikiran-pikiran tentang kamera itu, makin membuatku semakin lapar.

Dengan was-was, aku akhirnya memberanikan diri untuk mengaku salah. Aku mau bertanggung jawab. Aku tak pantas lari dari tanggung jawab ini, karena aku adalah seorang pria. Bukan lagi seorang cowok.

Untukmu, terima kasih atas pengertiannya. I knew, that is the worst thing i ever had. Semoga, sikapmu tak pernah berubah untuk menganggapku tetap seorang teman. I am so sorry.

Dan menit ini, uang itu sudah ada di rekeningku. Aku tidak tahu, harus senang atau tidak. Menurutmu, mana yang lebih baik?

  1. Gara-gara aku akan mendapatkan uang itu, kini aku dihadapkan oleh bencana itu, atau
  2. Alhamdulillah aku mendapatkan tambahan uang untuk mengganti kamera yang rusak itu.

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



55 Responses

  1. Greg Nilson says:

    If you wanna stop guestbook spammers just confirm url of this page to anti.spam.police@gmail.com with subject:ANTISPAM. Thx.

  2. edisuactica says:

    Great web-site!!! You did an amazing job!!! I enjoyed watching the videos!!! You guys are great!
    Talking about ideas, there\s this really good show, which I like a lot, and I\m sure you\ve heared about it. It\s called STOMP. What these guys do is so cool, I saw them live in NY. I\m sure you can do the same and even better. It really turns people on. Just an idea, hope it could be any helpful.
    enature
    lo sfondo
    annunci veneto
    preteen underwear