Kirim uang ke Indonesia

Waduh! Hari-hari berjalan begitu cepatnya. Projek30-ku terbengkalai. Hihihi… *lirik sidebar*

Kirim uang ke Indonesia

Negeri seperti Kuwait, yang sebagian besar pekerjanya berasal dari negara lain (ya iyalah, kuwaiti jarang yang mau kerja), butuh sebuah cara transfer uang dengan mudah. Peluang ini banyak terbaca dari perusahaan-perusahaan exchange. Selain menerima tukar mata uang, mereka juga banyak menerima jasa transfer uang. Bahkan, malah menjadi usaha mereka yang paling menguntungkan.

Ada banyak perusahaan yang menangani jasa pengiriman uang dari Kuwait. Yang cukup besar namanya adalah Western Union dan BEC (Bahrain ExChange). Ada banyak perusahaan lain, tapi sebagian besar lebih memilih pasar dari orang-orang India.

BEC, punya kelebihan yang bisa mentransfer langsung ke Bank-Bank di seluruh Indonesia. Tapi produk utamanya adalah ke Bank BCA, Bank Mandiri, dan Bank BNI. Untuk Bank lain, akan melalui Bank BCA. Tapi butuh waktu 3 sampai 4 hari untuk sampai di tujuan.

Sedangkan Western Union, lebih mengutamakan kecepatan. Hanya dalam sekitar kurang dari 30 menit, uang sudah sampai. Tapi si penerima perlu datang ke kantor-kantor yang mendukung Western Union.

Awalnya, aku lebih memilih BEC untuk mengirim uang. Biayanya hanya 1,5 dinar (Rp. 45 ribu). Sedangkan si Western Union butuh biaya 2 dinar (Rp. 60 ribu). Dari perhitungan biaya ini, aku pikir BEC memang lebih murah. Tapi ternyata aku salah. Berikut hitung-hitungannya.

Jika kita kirim uang sebesar 100 dinar dengan asumsi:
1 KD = Rp. 32,863.37
1 KD = $3.53

Deskripsi BEC WU
Biaya pengiriman 100 – 1,5 = 98,5 100 – 2 = 98
Ubah ke dolar $347.29 -
Potongan bank di Indo ($5) $342.29 -
Total di terima Rp. 3.190.473 Rp. 3.220.609

Nah, beda jauh kan? Lumayan selisih 30 ribu buat makan mie ayam… :D

Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:

1. Hari pertama: Pohon Kurma
2. Hari kedua: The dangerous streets are in Kuwait
3. Hari ketiga: Makan siang roti shalaweet
4. Hari keempat: Pasar Mubarokiyah, Blok M versi Kuwait
5. Hari kelima: Mesin penghasil pulsa telepon
6. Hari keenam: Beli parfum merek terkenal
7. Hari ketujuh: Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara
8. Hari kedelapan: Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih
9. Hari kesembilan: Makan siang hari ini: Kebab dan Khobus
10. Hari kesepuluh: Tinggal bareng demi kata hemat
11. Hari kesebelas: Jam kerja yang aneh

29 thoughts on “Kirim uang ke Indonesia”

  1. #1 untuk BEC, mungkin bisa lebih kurang lagi. Karena mereka juga ngambil untung dari exchange-nya.

    selain itu, bank2 di indonesia juga suka ngambil pajak yang bisa jadi lebih dari $5.

    kalo yang western union, aku gag tau dia exchange ke dolar dulu apa nggak. soale langsung di tuker ke rupiah otomatis waktu ngirim, dan rate mereka bagus banget…

  2. Kayaknya jasa pengiriman uang via BEC atau WU gak oke deh.. eh ini menurutku lho..

    Soalnya transferan-mu gak pernah nyampe tuh ke rekeningku.. wakakakaka..

  3. kalo gajinya di tukerin recehan semua gimana ya…??!!

    *bisa berenang receh tuh.. :))*

    + bantu jedotin mas Deny :D

  4. Terima kasih Nak Didats. Kirimanmu sudah sampai. Tapi yah tahu sendirilah, udah hampir habis. Kebutuhan menggunung, anak-anak maunya jajan terus.

    Aku tunggu kiriman komputer lipat cap Apel itu. Butuh banget nih, tapi belum tahu cara pakainya.

  5. emang dats, klo pake WU, ga ada bank charge, tapi kursnya rendah banget. ga percaya akuh klo kurs nya bagus.. soale neh, kurs mereka bisa ampe 300 – 500 rupiah lebih rendah dari kurs normal. klo cuman 1 dolar seratus dollar seh ga kerasa, tapi klo buat orang yg gawe kek diriku ini, transfer an dari klient, cuman 100 rupiahpun brati.. klo dikali 1000 dolar, hehehe

  6. Wah good information. Tulisan ini bisa jadi guidelines org-org Indonesia yg baru dateng ke Q8 seperti gue dan lainnya. Thanks for sharing.

  7. kerja apa nih di kuwait ?? temen saya anaknya kedubes sana nih :)

    wah tuh potongan kayak potongan saat saya tukarkan cek di kioscek.com aja

Comments are closed.