<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kisah perjalanan lengkap TKW dari Indonesia sampai di negara Arab</title>
	<atom:link href="http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/</link>
	<description>Web Application Developer and Designer</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Sep 2011 07:23:00 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Maji</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-2/#comment-26898</link>
		<dc:creator>Maji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 05:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26898</guid>
		<description>Emang miris...Aku punya teman ditipu calo smpe 80 juta,dan lebih mirisnya calonya pakdenya sendiri,edan tenan,bunuh aja tu para calo.Klo anda orang Temanggung calonya orang kranggan namanya muhaimin wong edan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emang miris&#8230;Aku punya teman ditipu calo smpe 80 juta,dan lebih mirisnya calonya pakdenya sendiri,edan tenan,bunuh aja tu para calo.Klo anda orang Temanggung calonya orang kranggan namanya muhaimin wong edan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arm</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-2/#comment-26897</link>
		<dc:creator>Arm</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 05:09:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26897</guid>
		<description>Yah gitu lah realitanya...Yg penting kita harus berkelakuan baik di luar negeri agar nama Indonesia baik,ok?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yah gitu lah realitanya&#8230;Yg penting kita harus berkelakuan baik di luar negeri agar nama Indonesia baik,ok?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: delaney</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-2/#comment-26735</link>
		<dc:creator>delaney</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 08:59:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26735</guid>
		<description>PS : sebelon pada penasaran, saya operasi plastik ngecilin djempol kaki !

hehehe...

Terus berkarya, mas Didats !  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PS : sebelon pada penasaran, saya operasi plastik ngecilin djempol kaki !</p>
<p>hehehe&#8230;</p>
<p>Terus berkarya, mas Didats !  :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: delaney</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-26734</link>
		<dc:creator>delaney</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 08:56:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26734</guid>
		<description>Artikelnya bagus... Saya cuman pengen ikut komentar dikit mengenai citra orang Indonesia yang udah terlanjur babak-belur di LN-terutama di negara2 yang banyak menampung TKW/TKI.
2 tahun yang lalu saya ke Kuala Lumpur untuk plastic surgery (karena harganya lebih murah dibanding Singapura, apalagi di tempat saya tinggal sekarang ini). Karena enggak bisa ngomong melayu, makanya sepanjang jalan saya ngomong Inggris melulu, dan mendapat perlakuan beda banget dari sopir taksi, receptionist hotel, sampe medics di RS tempat saya dirawat. Mereka biasanya bilang, &quot;You from Indonesia ? But you speak good English, lah ?&quot; dengan pandangan tidak percaya. (Ya gimanapun kan saya dulunya juga lahir di Jawa. Tetap ngaku sebagai Indonesian emangnya kenapa, sih ? Hihi..)
Suatu hari saya jalan2 ke supermarket di mall sebelum kontrol hari terakhir dengan dokter. Kebetulan saya ngomong2 dalam bhs Indonesia dengan teman yang ternyata terdengar oleh satpam supermarket tsb. Bener2 ngeselin... Tanpa basa-basi dia langsung ngikutin kami terus. Kayak mau menangkap basah maling aja. Dan kayaknya dia emang sengaja &quot;show of force&quot; kayak lagi ikut parade militer manggul senjata. &quot;Awas, awak steal, Pakcik shoot, lah !&quot; Begitulah kira2.
Cerita kedua yaitu waktu check-in flight ke Singapura, saya sempet di-&quot;main2in&quot; ama ticketernya JAL (orang melayu asli). Begitu dia lihat paspor saya, langsung aja dia belagu banget minta saya bayar 2 kg excess baggage per 2 pax-alias 1 kg per-orangnya. Padahal di airport internasional lainnya saya pernah sempat excess sampe 4 kg/orang aja dicuekkin. Bukan masalah RM 32 dendanya... Saya kesel aja ama gaya bicara mereka yang mentang2 karena saya &quot;Indon&quot;. Sebel ! Sebel ! Sebel !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikelnya bagus&#8230; Saya cuman pengen ikut komentar dikit mengenai citra orang Indonesia yang udah terlanjur babak-belur di LN-terutama di negara2 yang banyak menampung TKW/TKI.<br />
2 tahun yang lalu saya ke Kuala Lumpur untuk plastic surgery (karena harganya lebih murah dibanding Singapura, apalagi di tempat saya tinggal sekarang ini). Karena enggak bisa ngomong melayu, makanya sepanjang jalan saya ngomong Inggris melulu, dan mendapat perlakuan beda banget dari sopir taksi, receptionist hotel, sampe medics di RS tempat saya dirawat. Mereka biasanya bilang, &#8220;You from Indonesia ? But you speak good English, lah ?&#8221; dengan pandangan tidak percaya. (Ya gimanapun kan saya dulunya juga lahir di Jawa. Tetap ngaku sebagai Indonesian emangnya kenapa, sih ? Hihi..)<br />
Suatu hari saya jalan2 ke supermarket di mall sebelum kontrol hari terakhir dengan dokter. Kebetulan saya ngomong2 dalam bhs Indonesia dengan teman yang ternyata terdengar oleh satpam supermarket tsb. Bener2 ngeselin&#8230; Tanpa basa-basi dia langsung ngikutin kami terus. Kayak mau menangkap basah maling aja. Dan kayaknya dia emang sengaja &#8220;show of force&#8221; kayak lagi ikut parade militer manggul senjata. &#8220;Awas, awak steal, Pakcik shoot, lah !&#8221; Begitulah kira2.<br />
Cerita kedua yaitu waktu check-in flight ke Singapura, saya sempet di-&#8221;main2in&#8221; ama ticketernya JAL (orang melayu asli). Begitu dia lihat paspor saya, langsung aja dia belagu banget minta saya bayar 2 kg excess baggage per 2 pax-alias 1 kg per-orangnya. Padahal di airport internasional lainnya saya pernah sempat excess sampe 4 kg/orang aja dicuekkin. Bukan masalah RM 32 dendanya&#8230; Saya kesel aja ama gaya bicara mereka yang mentang2 karena saya &#8220;Indon&#8221;. Sebel ! Sebel ! Sebel !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bangsari</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-26569</link>
		<dc:creator>bangsari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 08:18:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26569</guid>
		<description>kaya kambing kita ya?

makanya aku bikin program kambing untuk bangsari itu ya supaya anak anak disana ndak pada ke arab. memang sih, apa yang kulakukan belum ada apa-apanya. tapi ya gimana lagi, baru segitu bisaku je...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kaya kambing kita ya?</p>
<p>makanya aku bikin program kambing untuk bangsari itu ya supaya anak anak disana ndak pada ke arab. memang sih, apa yang kulakukan belum ada apa-apanya. tapi ya gimana lagi, baru segitu bisaku je&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ada 150 TKI bermasalah di Kuwait? at Sampah paragraf</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-26329</link>
		<dc:creator>Ada 150 TKI bermasalah di Kuwait? at Sampah paragraf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 08:11:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-26329</guid>
		<description>[...] kok senyum-senyum ya? Kayaknya saya dulu pernah cerita deh. Dan seharusnya bertambah dari yang saya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] kok senyum-senyum ya? Kayaknya saya dulu pernah cerita deh. Dan seharusnya bertambah dari yang saya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: INEB</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-25966</link>
		<dc:creator>INEB</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 13:32:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-25966</guid>
		<description>bangsa kita di mata bangsa lain di dunia citranya sudah sangat minor sekali,bangsa arab meandang kita adalah sbg bangsa budak, di malaysia pun demikian. karena mereka yg bekerja kesana rata2 minim pendidikan hanya modal otot doang...bodooooh,hingga akhirnya mereka diperlakukan semena2 oleh majikannya.Untuk itu pemerintah perlu mengambil langkah tegas yaitu dgn menyetop TKI kerja di luar negeri,arahkan mereka utk menjadi petani, Indonesia ini negara agraris tapi beras dan kedelai saja masih import,Kalimantan Sulawesi Papua masih luas maka buka itu lahan pertanian. Tidak cukup dgn itu pejabat pemerintahpun/ DPR juga hrs turut berperan memberi contoh yg baik, generasi muda perkotaanpun hrs terkendalikan jgn bisanya modal tampang dan hura2 doang.Fenomena sekarang bangsa Indonesia ini maunya yg instan doang: hidup mapan yanpa kerja keras, yg kuat meninindas yg lemah, yg lemah malas bekerja, mudah puas, berlagak kaya padahal kere iman-pendidikan dll.Jadi intinya bangsa Indonesia saat ini sama dengan pada masa jaman jahiliyah.....perbudakan dan jadi budak di mana2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bangsa kita di mata bangsa lain di dunia citranya sudah sangat minor sekali,bangsa arab meandang kita adalah sbg bangsa budak, di malaysia pun demikian. karena mereka yg bekerja kesana rata2 minim pendidikan hanya modal otot doang&#8230;bodooooh,hingga akhirnya mereka diperlakukan semena2 oleh majikannya.Untuk itu pemerintah perlu mengambil langkah tegas yaitu dgn menyetop TKI kerja di luar negeri,arahkan mereka utk menjadi petani, Indonesia ini negara agraris tapi beras dan kedelai saja masih import,Kalimantan Sulawesi Papua masih luas maka buka itu lahan pertanian. Tidak cukup dgn itu pejabat pemerintahpun/ DPR juga hrs turut berperan memberi contoh yg baik, generasi muda perkotaanpun hrs terkendalikan jgn bisanya modal tampang dan hura2 doang.Fenomena sekarang bangsa Indonesia ini maunya yg instan doang: hidup mapan yanpa kerja keras, yg kuat meninindas yg lemah, yg lemah malas bekerja, mudah puas, berlagak kaya padahal kere iman-pendidikan dll.Jadi intinya bangsa Indonesia saat ini sama dengan pada masa jaman jahiliyah&#8230;..perbudakan dan jadi budak di mana2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yandi</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-25611</link>
		<dc:creator>yandi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 06:07:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-25611</guid>
		<description>TKW sih boleh saja.. tapi kan TKW belum tentu jadi pembantu kan ?.&lt;br /&gt;
Setahu saya banyak koq orang indonesia yang kerja di kuwait selain jadi pembantu. cuma karena gak pernah bermasalah jadi gak kelihatan. Buktinya di hotel saya nginap karyawannya aja ada orang indonesia 4 orang. belum lagi di beberapa rumah sakit di kuwait. pokoknya banyak deh... bukan jadi pembantu doang. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TKW sih boleh saja.. tapi kan TKW belum tentu jadi pembantu kan ?.<br />
Setahu saya banyak koq orang indonesia yang kerja di kuwait selain jadi pembantu. cuma karena gak pernah bermasalah jadi gak kelihatan. Buktinya di hotel saya nginap karyawannya aja ada orang indonesia 4 orang. belum lagi di beberapa rumah sakit di kuwait. pokoknya banyak deh&#8230; bukan jadi pembantu doang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vian</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-25591</link>
		<dc:creator>vian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 19:06:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-25591</guid>
		<description>BANGSA KITA DAH BOBROK, SAYA PERNAH MELIHAT bangsa sendiri JUAL BELI MANUSIA HANYA UNTUK KEPUASAN BELAKA &amp; mencari kekayaan&lt;br /&gt;
dengan memangfaatkan kepolosan &amp; ketidak berdayaan seorang PRT,&lt;br /&gt;
yang betul-betul tertindas.&lt;br /&gt;
ya Allah aku hanya bisa diam karna tak bisa berbuat apa-apa karna hukum negara kita tidak berlaku disana. Dimana HAM ? aku hanya bisa berdoa agar negara bersih dari ke BODOHAN.... </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BANGSA KITA DAH BOBROK, SAYA PERNAH MELIHAT bangsa sendiri JUAL BELI MANUSIA HANYA UNTUK KEPUASAN BELAKA &#038; mencari kekayaan<br />
dengan memangfaatkan kepolosan &#038; ketidak berdayaan seorang PRT,<br />
yang betul-betul tertindas.<br />
ya Allah aku hanya bisa diam karna tak bisa berbuat apa-apa karna hukum negara kita tidak berlaku disana. Dimana HAM ? aku hanya bisa berdoa agar negara bersih dari ke BODOHAN&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vian</title>
		<link>http://didats.net/page/kisah-perjalanan-lengkap-tkw-dari-indonesia-sampai-di-negara-arab/comment-page-1/#comment-25590</link>
		<dc:creator>vian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 18:56:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=412#comment-25590</guid>
		<description>masih banyak korban yang lebih parah dari cerita itu semua.&lt;br /&gt;
tapi belum ada reSpon yang betul - betul menanggapi NASAIB PARA TKI, YANG BEJUANG DEMI KELUARGANYA &amp; NEGARA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masih banyak korban yang lebih parah dari cerita itu semua.<br />
tapi belum ada reSpon yang betul &#8211; betul menanggapi NASAIB PARA TKI, YANG BEJUANG DEMI KELUARGANYA &#038; NEGARA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

