July 27th, 2005

Oke, saya memang masuk dalam 10 besar kandidat disana. Tapi ada hal yang mengganjal dari kontes tersebut. Diantaranya cara penilaian yang dilakukan panitia Bubuawards. Baru saja saya mengirimkan surat elektronik kepada panitia@bubuawards.net, tapi ternyata surat elektronik yang saya kirimkan mental, dan mengisi kotak surat saya.

Hi. This is the qmail-send program at opal.ns-hosts.net.
I’m afraid I wasn’t able to deliver your message to the following addresses.
This is a permanent error; I’ve given up. Sorry it didn’t work out.

<panitia@bubuawards.net>:
Sorry, no mailbox here by that name. (#5.1.1)

Tanggal 15 Juli, kandidat diumumkan. Terdapat 44 kandidat disana. Dari nomor ID, tertera angka paling jauh adalah 149, mungkin saja ada lebih dari 150 blog yang didaftarkan. Pengurangan dari 150-an sampai ke 44 kandidat tidak jelas. Mungkin saja panitia melihat arsip blog tersebut yang diwajibkan sudah 6 bulan sebelumnya. Dan ke-44 kandidat tersebut memenuhi syarat tersebut.

Dari ke-44 kandidat, ditentukan 10 besar lewat poling melalui web yang diselenggarakan antara tanggal 15 Juli sampai dengan 31 Juli 2005. Nah, disini ada hal yang kurang saya setujui, diantaranya adalah tidak adanya hal yang unik untuk mengisi poling. Misalnya saja, nomor KTP, atau nomor identitas lain. Tapi disana hanya diperlukan nama dan alamat surat elektronik. Jelas saja ini memungkinkan si empunya blog membuat sendiri surat elektronik, apalagi jika ia punya alamat surat elektronik dari gmail. Ia bisa saja memanfaatkan invite-an dari gmail tersebut.

Sampai dengan saat ini, ke-44 blog dikurangi menjadi 10. Dan mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 17 Agustus nanti, diadakan voting melalui SMS. Bah! sekalian mencari dana lewat poling SMS? Huh!

Dan jikalau dari poling melalui SMS tersebut menentukan siapa pemenangnya, maka kesempatan saya untuk menjadi juara sudah sangat-sangat tipis. Perbedaan nilai saya dan peringkat pertama sangatlah mencolok.

Lalu dimana fungsi juri? Apa memang untuk kategori blog sama sekali tidak tersentuh juri? kalau iya, riskan sekali. Kalau tidak, lalu kapan juri akan mengikutkan diri menilai ? Ah, masih menjadi pertanyaan besar buat saya. Ada yang bisa menjelaskan?

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



80 Responses

  1. Maxima Tori says:

    Hi. Nice design and idea. Have a nice day.
    Francheska (my site: http://itadult.crearblog.com)

  2. Maxima Tori says:

    Hi. Nice design and idea. Have a nice day.
    Francheska (my site: http://itadult.crearblog.com)