Kuwait, dan serba-serbinya

“Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”

Peribahasa di atas memang sangat pantas untuk selalu diingat. Tiap kota, tiap daerah, dan tiap negara punya hal-hal tertentu yang sangat berbeda satu sama lain. Dan sebagai orang baru, aku memang harus ikut dalam aturan itu.

Pemaksaan penggunaan huruf Arab

Bagi orang non-muslim mungkin akan lebih sulit mencerna bagian ini. Tapi jangan khawatir, karena aku juga menyertakan bagaimana cara membacanya. Untuk orang Islam, membaca huruf arab mungkin masih sedikit susah, tapi minimal beberapa huruf hijaiyah sudah dikenal.

Tahu tidak sih, ternyata orang arab susah untuk mengucapkan huruf P! Beberapa contoh yang menurutku menjadi aneh dijabarkan dalam gambar di bawah ini. Entah kenapa mereka masih saja berniat mengkonversinya menjadi tulisan arab. Akan lebih baik jika mereka tetap menjaga tulisan itu menjadi latin bukan?

Tulisan Arab

Dari gambar di atas, bisa dilihat bagaimana perubahannya. Aku pikir, huruf P mungkin saja bisa diwakili dengan huruf Fa. Tapi ternyata memang orang Arab tidak bisa menuliskannya dan melafalkannya dengan benar.

Naik Bus

Ada aturan yang sangat memuliakan keberadaan wanita di dalam bus. Tempat duduk bagian depan, HANYA untuk wanita. Jika seorang laki-laki kebetulan berada di area depan, kemudian ada beberapa wanita yang baru naik, maka laki-laki tersebut DIHARUSKAN pindah ke kursi belakang. Jika tidak, semua orang di dalam bus akan memarahi anda.

Pengalamanku sebagai orang baru adalah diusir oleh seorang ibu-ibu. Kebetulan memang aku duduk di bagian depan. Lalu seorang ibu-ibu datang dan berbicara dalam bahasa India. Aku yang tidak mengerti, mempersilahkan dia untuk duduk disampingku (bagian dalam). Tapi ia masih saja melotot. Karena aku pikir ia ingin di bagian luar, aku menyingkir ke bagian dalam. Tapi ia masih saja melotot. Aku yang kebingungan hanya bisa berkata “What?”.

Beruntung dia berkata “You go there!” sambil menunjuk arah belakang. Aku dengan muka agak kesal cuma bisa pindah tempat ke bagian belakang. Tampak seluruh penumpang bus melihat ke arahku. Hihihi… :D

Kuwaiti

Seperti yang pernah aku ceritakan dulu, para Kuwaiti adalah orang yang beruntung. Tanpa bekerjapun mereka digaji oleh pemerintah. Sekolah gratis, ke rumah sakit juga gratis. Akibatnya? mereka jadi terlalu manja. Mereka berfikir semua hal di dunia ini bisa mereka beli dengan uang.

Bosku, memang Kuwaiti. Tapi keturunan Indonesia. Jadi aku tidak menganggapnya Kuwaiti. Malah aku cukup bangga, karena ternyata ada orang Indonesia yang mempunyai anak buah dari negara lain (India, Bangladesh, Mesir, dan Palestina). Kayaknya akan jadi cita-citaku nanti. Punya anak buah seorang Kuwaiti asli! Hahaha….

Anak muda Kuwaiti sangat kentara. Jika pergi ke suatu tempat seperti Mall dan melihat anak muda yang bertampang songong, belagu, kebanyakan gaya, sok tau, dan lain-lain (yang jelek-jelek) pastilah dia Kuwaiti! Seperti apa sih belagunya mereka?

Saat di lampu merah, sekitar 5 sampai 7 orang berada di dalam mobil. Mereka berteriak-teriak, sambil menggoyang-goyangkan mobil dari dalam. Norak! Mereka belum tahu saja, di Ancol, cukup 2 orang untung menggerakkan mobil seperti itu! Hihihi….

Yah, memang tidak semua orang Kuwaiti seperti itu memang, hanya 99%!

No related posts.

Kategori: blog, kuwait, personal

 

55

Komentar

Gravatar
 

SiDunguDariGuaAncol @17.12.2006

Ah, kali loe salah ngitungnya dats….. Bukannya 99%, tapi 68%…..

*Kabur*

 
 
Gravatar
 

aRdho @17.12.2006

cukup 2 orang UNTUK menggerakkan mobil seperti itu… ;))

sama lah.. ditambah dgn data org maroko turki disini.. bisa disimpulkan, orang2 keturunan Arab emang berengsek…

*siyul siyul*

 
 
Gravatar
 

hanindyo @17.12.2006

ah itu sih mobil goyang!

kirain apa.

 
 
Gravatar
 

Irwan @17.12.2006

Kalo gitu, Kapur jadi Kabur dong dat??

 
 
Gravatar
 

Paman Tyo @17.12.2006

Untung pakai kata “mungkin”…
Orang Kristen Arab pada bisa baca tuh. Malah bagi “awam”, kadang ibadahnya seperti orang ngaji. :)

Gimana kalo cita2nya punya anak setengah Kuwaiti setengah Sumurbatui? Kayaknya lebih mulia daripada cita2 punya anak buah dari bangsa lain. :D

Bagi orang non-muslim mungkin akan lebih sulit mencerna bagian ini

 
 
Gravatar
 

edwin @17.12.2006

seru ya kenal budaya laen…tapi selain cerita2 pengalaman nggak bagus pasti dong banyak pengalaman bagus-nya jg…di-tunggu…

 
 
Gravatar
 

Tresno @17.12.2006

sharing tentang kerjaannya di sana dunk mas! hehhe

 
 
Gravatar
 

Qky @17.12.2006

oh… gitu, yak, Dats?!?
btw, tapi ente kagak ikut-ikutan songong, kan? *ngacriiit*

 
 
Gravatar
 

anima @17.12.2006

hawalli bark? wew, jadi aneh emang yah..

*woof!*

 
 
Gravatar
 

kelenting kuning @17.12.2006

terus kapan dong jadi kuwaiti? Btw disana banyak variasi cokelat yang enak-enak lho…

 
 
Gravatar
 

away @17.12.2006

Tampak seluruh penumpang bus melihat ke arahku

Untung cuma dipelototin aja, gak sampe ada kekerasan :-P

 
 
Gravatar
 

Anang @17.12.2006

kapan ya di indonesia tidur aja dapat gaji hehehehe….

 
 
Gravatar
 

andriansah @17.12.2006

screensheet dong

 
 
Gravatar
 

bangsari @17.12.2006

ceritanya jadi paling pinter nih dat? :D

 
 
Gravatar
 

dani @17.12.2006

jgn2.. plg2 bawa Kuwaiti girl..

 
 
Gravatar
 

Charly Silaban @17.12.2006

Dats didats…
Ini habis baca blog lu dari merah jontrong tiba2 nyampe komment itu putih, mata jadi sakit jee… Dulu yang biru tuwek juga begono..

Trus satu lagi… tanpa skrnsyut adl basbg.. :) Pasti si didats kaga punya kamera hehehehe..
Disana ponsel kamera dilarang ya ?

 
 
Gravatar
 

cahyo @17.12.2006

# 5

setuju dg komen paman tyo.

jangan lupakan sumurbatu..tanah air beta mas didat…
hehehehehe

 
 
Gravatar
 

abe @17.12.2006

Belum pernah maen ke ACEH Dats? Semua kantor, toko, instansi selain pake bahasa Indonesia juga pakai bahasa Arab Melayu!

Untuk instansi dan kantor2 pemerintah ini wajib hukumnya, tapi kalau pertokoan tidak begitu wajib!

Kewajiban menuliskan huruf arab ini sudah menjadi PERDA kalau aku gag salah. Jadi hukumnya wajib. Sama wajibnya seperti himbauan WANITA MEMAKAI JILBAB (bagi yg muslim tentunya) :D

 
 
Gravatar
 

Jauhari @17.12.2006

Dats? nek sampean dadi wong kono pye? gor cangkruk wae di GAJI, sembarang gratis? opo ora nyakdut? dicoba dideleng seko persepsi liyo :D

Ojo ojo sampean mikir ngene? kapan yo Indonesia koyo nek kuwaiti? (MIMPI KALI YE)

 
 
Gravatar
 

Emma @17.12.2006

Kalo ini aku setuju Dads, orang arab asli memang terlalu fanatik sama kebudayaannya, sebenernya bagus, tp kalo maksa-in ke orang lain ga asik.

Kuwaiti songong… setuju bgt, ga tau kenapa mereka merasa mereka adalah yg terbaik… tanya kenapa…

 
 
Gravatar
 

Luthfi @17.12.2006

Saat di lampu merah, sekitar 5 sampai 7 orang berada di dalam mobil. Mereka berteriak-teriak, sambil menggoyang-goyangkan mobil dari dalam. Norak! Mereka belum tahu saja, di Ancol, cukup 2 orang UNTUK menggerakkan mobil seperti itu!
Hihihi….

*ralat*

 
 
Gravatar
 

SiDunguDariGuaAncol @17.12.2006

Ngomong-ngomong…, tampang songong a-la Kuwaiti tu kayak gimana sih?

Perjelas dikit dong dengan skrinsyot…. :P

 
 
Gravatar
 

Hedi @17.12.2006

Soal tulisan, biar aja Kuwait seperti itu. Yang bagus harusnya, ada huruf arab dan latinnya. Seperti di Thailand atau India.

 
 
Gravatar
 

andi bagus @18.12.2006

baca artikel mas, rasa nya gak bosen2 nya deh.. masak aku sampai cengingisan.. mbahas mslh gerombolan pemuda kuwaiti yg menggoyang goyangkan mobil malah ganti ke mobil di ancol.he3x. mas mas.. aku juga pgn nya kalo jd pengusaha malah tenaga kerja nya dari LN, masak kita aja (indonesia) yg dijadikan tenaga sbg pembantu,dll di LN. Yah itu tadi smg pak presiden RI bisa menjadikan indonesia mjd indonesia emas.amin. Semangat buat mas didats di kuwait !!!

 
 
Gravatar
 

didats @18.12.2006

#1 Hehehe… kalo masih di Indonesia sih 68%… disini kan gag ada si seleb itu.. :D

#2 no komen ah…

#4 yoeh… parking jadi barking (menggonggong). mereka bilang big problem, jadi BIG BROBLEM… :D

#5 aaah… jadi maluww… :D masalahnya sih satu. Gak ada yg mauuu… ;)

#6, #7 iya, tunggu nanti.. :D

#8 Hehehe.. Insya Allah…

#9 Hahha… iya betul! coklat sini murah dan enak banget! variasinya juga banyak!

#13 liat flickr sana.

#14 heh? siapa yg pinter? kayaknya ga pernah bilang gitu deh…

#15 Amiiin!

#16 Iya, nanti diganti deeeh… :D lagi proses design :D

Moto di sini agak sulit…

#18 belum! tapi pengen! siap nampung kagak?

#19 Ora iso sembarangan untuk jadi kuwaiti. Aku? jelas gak akan pernah bisa.

#21 maap… :D

#22 yah, liat aja orang2 songong di Indonesia. Nah, di sini lebih lagi… untuk poto agak sulit kayaknya.

#24 Amiiin…. :D

 
 
Gravatar
 

Sharivan @18.12.2006

ini posting ginian ga takut dimarahin pemuda2 kuwait?

 
 
Gravatar
 

Fatih @18.12.2006

oh didats dah di kuwait ya, hati2 klo gak pake kumis… :D

ttg pepsi jadi bibsi, memang alfabet arab tdk punya huruf p dan c, jadi, alternatifnya diganti b (ba’) dan j (jim) respectively; bibsi, banasonik.

klo soal kejelekan arab banyak tapi kelebihan juga banyak. misalnya, mereka penghormatan pada tamu bagus, dan well, umumnya lebih dermawan dari kita.

oh ya, arab tipenya bisa dikategorikan dalam dua bagian; (1) arab speaking countries, ini semua yg make bahasa arab, dari teluk sampe sudah, maroko, aljazair, dll. orang orientalis menyebutnya dg The Arabs atau Arabic nations atau arab speaking countries; (2) arab asli, yaitu yg arab teluk saja, orientalis menyebutnya The Arabian.

Perbedaan tipikal, arab teluk/the arabian kesannya lebih ‘kampungan’. sedang arabic countries khususnya libanon/suriah lebih ‘civilized’.

sori kepanjangan.

 
 
Gravatar
 

vnz @18.12.2006

Wekekekeke..

Konversinya maksa banget..

hmm… keadaannya jauh banget dengan keadaan Irak ya.

 
 
Gravatar
 

Blogguebo @18.12.2006

Beda budaya memang kadang lucu ya. Soal bahasa, hampir sama dengan di Jepang. Bahasa Jepang selalu berakhiran vokal. Beberapa kata serapan dari bahasa Inggris jadi aneh. Misal:
McDonalds jadi Makudonarudo.
Beer jadi Biiru.
Taxi jadi Takusii.
Beatles jadi Biitoruzu.

Lucu, kan?

 
 
Gravatar
 

azfaaziz @18.12.2006

wah mas kemarin gk sempet ketemuan yah… aku habis makan langsung cabut… supirku mau cabut juga soale..:(

wah udah lumayan juga nih muter2 kuwaitnya…

pernah denger cerita 3 orang buta pegang gajah??
yang satu bilang gajah itu kayak kipas (karena dia pegang kupingnya)
yang satu lg bilang gajah kayak pohong kelapa (karena dia pegang kakinya)
yg terakhir blg gajah kayak cambuk (karena dia pegang ekornya)
padahal???
mkn kira2 begitu kalee yahh?? maksudku bukan mas didats kayak gajah atau kayak orang buta lho… hehehe
tapi persepsi cara memandang orang memang tergantung dari sudut pandang mana dia melihat…
problem orang asing terutama disini (kuwait) hanya melihat orang kuwait yang ada disekitar dia aja… dan karena byk mkn kuwaitis ditemui expat lebih byk yg songong.. jadinya digeneralisasi 99% kuwaitis songong…
walah bisa berabe dong…
kalau kuwaitis yang sering berhub dengan saya mkn 99% kbnykn baik2 lho… karena memang lingkungannya begitu…
Mkn yg sering ditemui dimall2 kebut2an dijalan2 saya setuju emang 99% songong2…
tapi yg sering saya temui di kampus, ditempat kerja saya, dirumah2 mereka, didewaniya2 mereka (tempat ngumpul2) buanyak yg baik2…
so…
sekali dimana2 orang sama saja… tergantung personalnya dan lingkunagnnya… bisa jadi baik2 bisa jadi songong2…

ayoo cari kuwaitis (ah) yang baik2… bisar bisa cerita juga…
HALAH… JADI NGLANTUR kebanyakan cerita neeh

 
 
Gravatar
 

Fany @18.12.2006

Mereka belum tahu saja, di Ancol, cukup 2 orang untung menggerakkan mobil seperti itu! Hihihi..

Aih…pengalaman pribadi kok dibuka di sini… kekekeke…

*kabooorr…*

 
 
Gravatar
 

Marciano Kastiredjo @18.12.2006

tapi minimal beberapa huruf hijaiyah sudah dikenal>>>
huruf hijaiyah itu huruf yg kek mana Dats? gak ga make baju *tanda atas bawah dll* itu bukan?

 
 
Gravatar
 

didats @18.12.2006

#27 eh, kumis emang kenapa mas?

#30 ayo dong mas, kenalin aku sama kuwaiti yang baek… :D
aku ketemu kuwaiti gayanya norak2 mulu sih…

eh, kalo perlu sih kuwaiti yg cewek.. wakakaka.. :D

iya tuh, kemaren di kbri ditungguin kagak muncul2 sih…

#31 itu arab gundul…

 
 
Gravatar
 

buchin @18.12.2006

Kuwaiti itu maksudnya orang keturunan kuwait ato orang kuwait asli?

 
 
Gravatar
 

om7ack @18.12.2006

Tanpa bekerjapun mereka digaji oleh pemerintah.

wahh.. kalo orang gak kerja aja di gaji, gimana elu dat? busett.. jadi ngebayangin gajinya didat..
*makan-makan.. :D *

 
 
Gravatar
 

Irma Citarayani @18.12.2006

Seneng deh baca ceritamu dats :)

 
 
Gravatar
 

calupict @18.12.2006

Cowoknya cakep2 g?

 
 
Gravatar
 

cairankejuakhir2006 @19.12.2006

gw udah kirim emil ke didats@gmail.com, buka dong!!! klo punya blog wajib dilihat, gw nanya tentang web server tuh, soalnya gw orang paling bego di forum ini, thx atas jilatannya

 
 
Gravatar
 

Laks @19.12.2006

seneng ya mas ngenal budaya baru. ..
jadi pingin

 
 
Gravatar
 

jalansutera @19.12.2006

apa kalo TKW naik bus juga dimuliakan juga? jangan-2 malah diperkosa rame-rame. hiiii ngeri …

 
 
Gravatar
 

iman Brotoseno @19.12.2006

ha ha arab dimana mana sama kali ya,..disini juga norak norak gayanya ( i mean arab yang datang ke Indonesia 0, bukan arab asli, arab krukut..atau arab kwitang, atau arab pasar kliwon solo

 
 
Gravatar
 

nurnisa @19.12.2006

hmm :d maaf… mas didats .. ituu.. soal huruf arab .. sepertinya .. beda “terjemahan” de :D .. ga mesti huruf P diganti pake F secara bhs arab itu .. satu kata bisa mengandung arti lebih dari 35 arti dlm bhs indonesia :D
*PISSS*

 
 
Gravatar
 

agung @19.12.2006

wah ada ya istilah kuwaiti, kalau indonesianya apa ya indonesiani. hee jadi ente mau yang mana kuwaiti atau indonesiani

 
 
Gravatar
 

dedenf @19.12.2006

seru

 
 
Gravatar
 

didats @19.12.2006

#31 loh, kamu masih inget? oh pantes, yg waktu itu pengalaman pertamumu sih ya? hihihi.. *kabur*

#34 kuwaiti itu orang lokal. Keturunan kuwait ama kuwait.

#35 hussss… jangan kenceng kenceng!

#36 tengkiyu mbae…

#37 ini pasti pertanyaan menjebak!

#38 sudah di balas mas, silahkan di cek.

#40 semua cewek kok mas. ga ada tuh kaya gitu gitu…

#42 hehehe.. iya kali yak.. :D

#43 pengennya sih cewek kuwaiti..! hahaha.. :D

#44 yoeh den!

 
 
Gravatar
 

preaxz @19.12.2006

Wooo … di kuwait
ehehe .. bini gw keknya bakal segera terbang ke Afghan .. heh .. bakal seperti apa di sana ya?

btw … itu tulisan arab coca cola kok nggak ada? kkkk …

 
 
Gravatar
 

cairankejuakhir2006 @19.12.2006

danke schoen (german language) yah dat, skrg gw mo cek

 
 
Gravatar
 

cairankejuakhir2006 @19.12.2006

dat cari solusi dong, gw kan orang pemula alias “bodoh” yang baru belajar web, jadi harus pake apa dong biar gw bisa buat domain di intranet?
gw online terus koq tiap hari, jadi gw pantau semua post message yang ada di didatsuper ini, thx yak, waiting……

 
 
Gravatar
 

dino @20.12.2006

sayang ya orang kaya tapi malah jadinya manja, padahal modal tuk ngapa2in ada, kan bisa mengembangkan diri sejauh mungkin.

 
 
Gravatar
 

ian dude @20.12.2006

gmn pun lebih enak ujan duit di negeri orang timbang dijajah di negeri sendiri…

 
 
Gravatar
 

endhoot @21.12.2006

hahaha… jadi inget pilem Finding Nemo, ketika si Dori pake bahasa ikan paus, jadi mirip lafal arab itu…

 
 
Gravatar
 

Siswanto M. Muhammad @20.01.2007

wow….asik nih dapat kawan profesional di bidang IT, bisa untuk share ilmu gitu…

 
 
Gravatar
 

iroel @02.02.2007

hihihihihi.. lucu juga ya.. :D kayak cerpen nih jadinya. Ntar aku bantuin buat men-sinetron-kan deh.. kekekeke

 
 
Gravatar
 

didats @01.05.2007

ngetes komentar dulu

 
 
Gravatar
 

putie @02.01.2008

oohh… kirain mereka akan mengkonversi P jadi F (kayak orang sunda?!) secara emang mereka ga punya huruf P…

 
 

Maaf, form komentar saya tutup. Jika ada pertanyaan atau pendapat, langsung saja ke halaman kontak.