blog
Laki-laki dan wanita saat berbelanja
June 8th, 2006
Cara laki-laki dan wanita berbelanja harusnya berbeda. Kalaupun sama, mungkin hanya beberapa. Yang jelas, tulisan di bawah ini aku tulis berdasarkan pengalaman pribadi.
Laki-laki berbelanja
Frekuensi laki-laki berbelanja bisa dihitung dengan jari dalam satu bulan. Karena sudah sifat dasar laki-laki untuk menyerahkan semua kebutuhan rumah tangga dan keperluannya kepada wanita. Kecuali, laki-laki jomblo yang tinggal sendiri di kamar kost dan harus memenuhi kebutuhannya sendiri dengan berbelanja setiap bulan. *halah! ngomongin diri sendiri*
Cara berbelanjanya pun tidak serumit wanita. Mencari kebutuhan, melihat harga yang tertera, mengukur kemampuan dompet, BUNGKUS!
Begitu juga dengan barang-barang lain seperti gadget dalam hal ini handphone. Melihat review-nya di internet, datang ke toko, tanya sedikit-sedikit, mengukur kemampuan dompet, BUNGKUS!
Wanita berbelanja
Jangan ditanya bagaimana ribetnya. Tapi menyenangkan juga menemani wanita berbelanja. Hitung-hitung olahraga. Maklum saja, kita pasti diajak berkeliling melihat-lihat. Tapi yang mungkin jadi pertanyaan, wanita bisa menghafal letak-letak barang yang mau dibelinya di toko swalayan.
Lain lagi dengan belanja pakaian. Melihat barang bagus, mereka langsung menghampiri dan melihat-lihat. Saat melihat harga dan ternyata mahal, ditambah kemampuan dompetnya belum mencukupi, dengan segala tipu dayanya, ia membawa pakaian tersebut untuk dicampur dengan pakaian lain dengan maksud membelinya saat isi dompet mencukupi. Ia sengaja memindahkan posisi pakaian tersebut agar orang lain tidak membelinya.
Beda lagi kalau ternyata uang yang dibawanya cukup. Pastinya ia akan berpindah terlebih dahulu ke tempat lain untuk mencari yang lebih baik dan lebih murah. Begitu seterusnya, sampai suatu saat ia mengambil keputusan mana yang akan dibelinya. Yang jadi masalah adalah, kapan ia mengambil keputusan? Bisa-bisa dengkul lemas diajak berkeliling. Hehehehe…..
Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika banyak barang yang dilihat dan dicoba, tapi tak satupun yang ia beli… Hahahaha….
Yang bisa ditarik kesimpulan adalah, seorang laki-laki tidak terlalu banyak berfikir untuk berbelanja, dan begitu sebaliknya dengan wanita. Bagus memang jika semua dipikirkan masak-masak terlebih dahulu. Tapi yang terlalu itu ga pernah baik.
Ah, sudahlah. Belanja itu memang mengasyikkan, tapi setelah membelinya, tanpa sadar uang tabungan berkurang jauh… *keluh*
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















basb… ah pasti no mail…