July 6th, 2005

Entah kenapa, saya jadi ingin bercerita tentang kantor ini. Sebuah isyarat saya ingin meninggalkannya? mungkin saja. Sudah tak enak rasanya disini.

Hanya ada satu hal yang membuat saya betah disini, dan itu pun masih menjadi sebuah keraguan. Semua pekerjaan terasa tidak nyaman dikerjakan. Untunglah, ada seseorang yang bisa menyemangati saya dengan senyumnya. Kalau tidak, ah, tidak tahu apa yang akan terjadi.

Bekerja disini, tak banyak menambah ilmu saya. Karena pekerjaan yang saya kerjakan bukan layaknya pekerjaan yang menantang untuk dikerjakan, tapi malah membuat saya ribet dengan pekerjaan itu.

Kadang, saya berfikir tinggal satu tahun lagi, saya harus kuat menghadapi ini semua, tapi apa daya, keadaan seperti ini malah membuat saya semakin tak nyaman.

Kantor ini, berhunikan sekitar 10 – 15 orang. Ada 2 orang bule diantarnya. Sekitar 1,5 tahun lalu, tepatnya saat menjadi orang baru disini, terdapat 5 orang bule. Secara perlahan-lahan keluar karena tak tahan dengan keadaan.

Bagian IT dipegang oleh saya, dan satu orang lagi. Kita sama-sama berasal dari satu tempat, yaitu universitas Budi Luhur. Kebetulan, sudah 3 hari ini dia tidak masuk, istrinya melahirkan anak ke-dua, seorang wanita. *Selamat ya mas, semoga menjadi anak yang sholeh*

Para bule itu kadang tak tahu diri. Pekerjaan yang seharusnya dikerjakan dalam waktu beberapa hari, mereka minta waktu cukup satu hari, bahkan kurang. “I know, while you sleep, you can finish this job! Because it is to0 easy for you!” begitu katanya. Weks, ingin sekali menjitak mereka.

Tapi beruntunglah, ada seorang cintah yang bisa membuat saya tidak memperdulikannya, tidak selalu memikirkannya, tidak selalu memasukkannya dalam hati ini. Terima kasih cintah.. ;)

Ah, sepertinya memang saya ada niat untuk pindah dari sini.

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



11 Responses

  1. goiq says:

    kenapa ujung-ujungnya selalu ada cintah ?? kalo gw perhatiin udah beberapa postingan ini deh ?? gyahahaha….

  2. golda says:

    makanyah.. sabar aja disana, mumpung internet gratis..
    didats kan ngga bisa hidup tanpa cintah internet kan?

  3. frozi says:

    duh cintah!
    sabar atuh bro!

  4. cintaH says:

    horey! ternyata aku memberi semangat buat didats WAKAKAKA

  5. Komandan says:

    mok, ada lowongan nih
    di SIP :P

    *gali bunker*

  6. andry says:

    Sekalian aja deh..
    Pindah ke Quadran 3 atao 4. Masak mo selamanya jadi orang “gajian”..

    Hehehe..

  7. dental says:

    si bule mungkin masih ngerasa dirinya penjajah, Dats sebagai anak yang berguna bagi nusa bangsa & nusantara.. lo kudu jadi boss!! *lho?* :p

  8. arjuna says:

    susah emang orang yang lagi kasmaran
    liat bule aja dibilang cintah
    *garuk2 jendela*