blog, indonesia, kuwait, personal
Mendapatkan simpati dengan bahasa
January 3rd, 2007

Mendapatkan simpati orang bisa dengan berbagai macam cara. Salah satunya, ya dengan bahasa. Tinggal di sebuah negara yang punya multi bangsa dan multi etnis bisa jadi penyebabnya. Mulai dari Arab Kuwait, Arab Lebanon, Arab Mesir, India, Filipina, Bangladesh dan Indonesia. FYI, antara bahasa Arab Lebanon, Kuwait dan Mesir, kadang berbeda.
Bagaimana kita tidak senang sekaligus hormat kepada orang yang tiba-tiba bisa berbicara bahasa Indonesia, sedangkan ia bukan dari Indonesia. Begitulah mungkin sedikit perumpamaannya.
Bahasa Inggris tidak selalu bisa diandalkan
Ternyata, di Kuwait bahasa inggris tidak terlalu bisa diandalkan jika bertemu dengan orang-orang yang berjualan. Banyak sudah pengalamanku berinteraksi dengan orang-orang yang tidak mengerti bahasa Inggris. Dan akhirnya, bahasa tubuh menjadi andalan. Hihihi… :D
Padahal ketika aku membaca Wiki tentang Kuwait, bahasa Inggris adalah bahasa yang juga dimengerti oleh semua penduduk Kuwait. Tapi ternyata tulisan itu salah.
Sedikit informasi, ternyata ada orang arab yang tidak bisa membaca tulisan Arab, apalagi yang menggunakan tanda baca kasroh, dhomah, dan fathah. Bisa dibayangkan, orang arab tidak bisa membaca Alquran. Orang-orang arab dari negara Lebanon atau Mesir kadang bisa kita buat takjub. Dimana kebanyakan orang Indonesia yang di Kuwait bisa membaca tulisan arab dan membacanya, tapi tidak bisa berbahasa Arab.
Dan inilah beberapa kata dalam bahasa Arab yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Selonik = Apa kabar
Zein = Baik
Halas = Sudah/Habis
Cam = Berapa
Miya = 100
Wahid, Isnain, Salasah, Arba’a, Khomsah, Sittah, Sab’ah, Tis’ah, Asyaro = 1 - 10
Sunnu Haadza = Apa itu
Aiwa = Iya/Betul
Habibi = Sahabat/Pacar (jika sesama jenis biasanya sahabat, jika lawan jenis bisa berupa panggilan sayang)
Selain bahasa Arab, tentu ada bahasa India. Secara orang-orang India di Kuwait jumlahnya cukup banyak. Maka tidak ada salahnya jika kita juga sedikit mengerti bahasa India. Aku cuma tahu bagaimana cara pengucapannya, untuk tulisannya mungkin ada yang salah. Oh iya, jangan lupa menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri saat berbicara bahasa India. Hihihi… :D
Kiya hale = Apa kabar
Tike = Bagus
Canejaro = Mau ke mana
Eg, Do, Tin, Pan, Car = 1 - 5
Meredosti = Temanku
Kesimpulannya, menguasai sedikit bahasa tidak menjadi masalah jika memang ingin mengambil simpati orang-orang yang ingin didekati. Walaupun hanya beberapa kalimat saja.
Ntos tuang teu acan?
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















pertamaaaa