Pengalaman jalan-jalan ke Korea bagian 1

Mimpi bisa menginjakkan kaki ke Korea datang bukan dari saya, tapi dari Istri. Sebagai penggemar drama Korea dan boyband Korea, dia ingin sekali untuk bisa pergi ke Korea. Akhirnya kesampaian dan saya mengetik tulisan ini langsung dari koneksi Internet di Korea Selatan.

Apa persyaratan mendapatkan visa untuk orang Indonesia?

Persyaratan tidak terlalu rumit, perlu pembaca ketahui, saat membuat visa, saya tinggal di Kuwait dan mendapatkan visa langsung dari kedutaan besar Korea Selatan di Kuwait. Saya tidak tahu persis apakah persyaratannya sama dengan yang di Indonesia. Berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

  1. Paspor
    Pastikan masa berkalu paspor lebih dari 6 bulan. Sepertinya ini persayaran untuk mendapatkan visa di negara manapun.
  2. Mengisi formulir
    Formulir pendaftaran bisa Anda dapatkan dari sini: www.mofa.go.kr/english/visa/images/res/visakorean.pdf
  3. Surat keterangan gaji
    Ada yang agak memberatkan untuk gaji. Di Kuwait minimal gaji adalah sekitar 24 juta rupiah (600 Dinar Kuwait) perbulan untuk lolos persyaratan mendapatkan Visa. Atau punya tabungan sekitar 150 juta rupiah (5000 Dinar Kuwait).
  4. Laporan rekening Bank 3 bulan terakhir
  5. Surat nikah bagi yang sudah menikah dan berniat mengajak keluarga
  6. Tiket pesawat bolak-balik
  7. Pesanan hotel

Setelah mendapatkan visa

Jika persyaratan di atas sudah terpenuhi, maka seminggu kemudian Anda seharusnya sudah punya Visa Korea tertempel di paspor Anda. Berbekal pengalaman saya, mohon cek apakah data sudah benar seperti Nama, Jenis Kelamin, dan nomor paspor. Karena pengalaman kemarin saya sempat bolak-balik ke kedutaan dikarenakan mereka salah menulis jenis kelamin Istri saya.

Tiket pesawat ke Korea

Saya naik Air Asia dan kebetulan dapat yang agak mahal. Tiket berdua bersama istri menghabiskan uang sekitar 11 juta rupiah.

Air Asia akan transit di terminal pas-pasan di Kuala Lumpur. Maksud saya terminal pas-pasan ini karena kita naik pesawat murah, berarti tempat berhentinya juga versi murah.

Bisa saya simpulkan, terminal pas-pasan ini adalah terminal terburuk yang pernah saya datangi. Koneksi internet dibatasi hanya sampai 3 jam, dan kecepatannya jauh lebih lambat dari Internet di Indonesia. Toiletnya bau pesing, dan yang lebih parah lagi, terminal ini juga hanya punya pas-pasan AC. Gerah dimana-mana.

Selanjutnya: Dari Incheon ke Myeong-dong

One thought on “Pengalaman jalan-jalan ke Korea bagian 1”

Comments are closed.