January 24th, 2005

Hobi menonton acara sepakbola? kalau saya, iya. Tapi, hanya pertandingan tertentu saja yang saya tonton.
Untuk Liga Inggris, saya hanya menyaksikan Chelsea bermain. Di Italia, hanya AC Milan-lah yang saya tonton.
Fanatik? tidak terlalu, hanya berfikir, kalau tim-tim tersebut-lah yang saya dukung untuk terus juara dan juara.
Malam tadi, AC Milan kembali takluk ditangan Livorno, walaupun sudah bermain habis-habisan dibabak pertama dan kedua.

Suka juga mendengarkan para pengamat sepakbola berujar? saya termasuk iya. Dan memperhatikan bagaimana
mereka berbicara tentang pendapat-pendapatnya yang berat sebelah. Sebut saja Rayana Djakasuria yang saat RCTI masih
memegang kendali terhadap tayangan liga Italia saat itu, menjadi pengajar di lembaga pendidikan di Italia. Nama
yang satu ini pasti tak akan asing untuk masyarakan Indonesia yang sering menyaksikan liga Italia. Satu lagi, Ronny
Patinasarani, mantan pemain nasional ini juga sering menghiasi layar kaca saat Liga Italia berlangsung.

Satu hal yang saya cermati, Bung Rayana (begitu ia disebut), sangat-sangat jelas membela Juventus, dan sangat
tidak menyukai langkah AC Milan, walaupun saat itu AC Milan menang. Ada saja alasan yang ia kemukakan saat AC Milan
meraih kemenangan, terlebih lagi, kalau AC Milan hanya mendulang hasil seri ataupun kalah.

Lain lagi dengan Bung Ronny, yang juga berat sebelah terhadap AC Milan. Sepertinya, Bung Ronny ini termasuk Milanisti,
terbukti dari komentar-komentarnya yang lebih meninggikan AC Milan pada setiap kesempatan. Bagaimana dengan yang lain?
belum, saya belum terlalu mengamatinya. Hanya dua orang inilah yang sering muncul dilayar kaca.

Mungkin akan seru jadinya, ketika AC Milan melawan Juventus, dan kedua pengamat sepakbola ini diajak untuk beradu
komentar. Sayangnya, mereka berdua sudah terikat kontrak oleh masing-masing stasiun televisi. Entah, mungkin saja hal ini
bisa terwujud. :D

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



9 Responses

  1. egghead says:

    cuma nonton pada pertandingan final some-cup. dg catatan gak ada film bagus di tipi, gak terlalu malem dan udah baca ramalam mbah david.

  2. arjuna says:

    kalo bungkus nasi? eh bung kusnaeni?

  3. Priyadi says:

    uh oh, sebagai pendukung Juventus dari dulu, gua bisa bilang Rayana itu bukan pendukung Juventus, tapi pendukung Inter Milan :)

  4. Syahrani says:

    Kalo saya lawannya mas Pri. Saya pendukunh AC Milan dan MU.. Dan tentunya untuk lokal, Persebaya Surabaya :D

  5. Priyadi says:

    hohoho, gua suka AC milan juga, tapi anti MU & Real Madrid :) Buat dalam negeri Persib atuh.

  6. didats says:

    om pri, bung rayana itu bukannya Juventus? tapi yg jelas sih, dia bete banget ama AC Milan…

  7. Imponk says:

    aku suka sepak bola pas tamara geraldine mbacain kuis doang :D itu pas liga apa ya?

  8. yudi says:

    kefanatikan tiap orang dipengaruhi oleh pengalaman, latar belakang, dan tentu emosi. Contohnya saya sendiri: Saya sebenarnya adalah Romanisti, tetapi karena saya kuliah di Siena, maka ketika AS Roma berhadapan dengan AC Siena, saya mendukung Siena habis2an. Sayang, tifosi Siena yang datang ke Olimpico cuma sedikit…

  9. chris says:

    kl gw pasti milanisti 4ever duonk!
    anti Inter & Juve!!!
    kl Indo, pasti Persib euy, 1000% anti Persija & The Jack-nya!!!!
    Gw benci bngt ma Juve coz slalu dibela ma orang yg berbaju hitam-hitam/hijau kl di Italia yaitu WASIT