blog
Perjalanan menuju kota Malang
May 8th, 2006
“Tin… tin…” terdengar suara klakson mobil di depan kamar kostku. Saat itu aku sedang asyik menonton DVD. Kutengok keluar, minibus berwarna biru bercampur merah menunggu. Seketika itu juga aku langsung merapihkan dan mematikan komputer. Tidak lupa menaruhnya lagi ke dalam tas.
Minibus itu mempunyai 12 tempat duduk termasuk supir. Tapi sore itu hanya berisi 5 orang saja. Seorang ibu dengan anak laki-lakinya yang baru berumur 2 tahunan, dan seorang ibu muda. Mereka bertiga berada di depan barisan kursiku. Minibus itu terdiri dari 4 baris dengan 8 pintu. Tiap baris berisi 3 buah kursi empuk.
Sekitar pukul 7 malam dari Bali aku berangkat menuju kota Malang melalui jasa travel. Mereka mematok harga sebesar 160 ribu rupiah untuk sekali perjalanan. Harga tersebut sudah termasuk antar jemput, makanan kotak, dan makan di sebuah restoran di daerah Negara.
Untuk mencapai pulau Jawa melalui jalan darat, harus melalui pelabuhan Gilimanuk. Ya, pulau Jawa dan pulau Bali terpisah beberapa kilometer, dan harus ditempuh lewat jalur laut selama sekitar 20 menit untuk sampai di pelabuhan Ketapang. Dari Denpasar menuju pelabuhan Gilimanuk memakan waktu sekitar 2,5 jam. Dan dari pelabuhan Ketapang menuju Malang memakan waktu sekitar 4 - 5 jam.

Mengunjungi kota Malang, adalah pengalaman pertamaku. Juga pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Jawa Timur. Kira-kira sekitar pukul 6 pagi waktu setempat aku sampai di Jl. Aries Munandar. Isdah, langsung menemuiku di jalan itu yang kebetulan berdekatan dengan lokasi rumahnya. Aku langsung menuju rumahnya, dan tak lama kemudian, Vnuz datang. Hahaha… mereka mentertawakan logat jawaku yang aneh. Bahasa jawa yang dicampur dengan bahasa Jakarta, dan diucapkan kadang dengan logat Jakarta dan Bali. Nah, jangan dibayangkan bagaimana bahasa Jawaku. Hihihi…
Yah, tulisan selanjutnya akan aku ceritakan tentang bagaimana menariknya kota Malang. Sekarang lagi nunggu di jemput untuk pulang lagi ke Bali.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















Hmm.. orang jakarta, kerja di bali tapi ini kali pertama ngjinjak bumi jawa timur?
Bagaimana mungkin? Jakarta-JawaBarat-JawaTengah-JawaTimur-laut-Bali.
kok bisa sampe bali tapi nggak lewat jawa timur ya? Atau Jangan2 kamu muter dulu lewat Jakarta-Sumatra-Srilanka-Madagascar-Afrika-AmerikaSlatan-Pasifik/Papua-Irian-Timor-Lombok-Bali. …. (berpikir sejenak) ….
Oooo… Kamu terbang yah?