February 8th, 2005
Ada banyak alasan untuk meminjam, begitupun sebaliknya, ada banyak alasan untuk meminjamkan. Dalam definisi saya, pinjam berarti mengabulkan permintaan seseorang dan dalam jangka waktu yang disepakati, permintaan tersebut akan dikembalikan.
Apa alasan seseorang meminjam? satu yang pasti, ia tidak punya, dan kebetulan, temannya, atau kerabatnya memiliki barang yang ia perlukan. Lalu, apa alasan seseorang meminjamkan barang miliknya? untuk seorang rentenir, jelas, dia ingin mengambil keuntungan dari pinjaman itu. Tapi orang seperti saya? hanya ingin orang lain merasakan apa yang saya punya, juga tentunya tidak terlepas dari kepercayaan saya terhadap orang itu. Lalu, jika kepercayaan itu diingkari? satu yang pasti, proses peminjaman selanjutnya akan terasa alot, bahkan, bisa jadi, tak ada lagi proses peminjaman.
Ah, temanku, kenapa kau melakukan ini, kepercayaan itu sulit didapatkan, tapi sangat mudah dihilangkan, bahkan dalam beberapa detik saja. Dua hari kedepan hari libur, selamat berlibur temanku, selamat menikmati pinjamanmu…. :(
6 Responses
wakkss… mang minjem apa mas :s.. susah emang klo dah ilang kepercayaan :p
eh eh … minjem dunks ..
ada cerita. si nasrudin hoja didatangi orang yang mau pinjam keledai. nasrudin bilang: “saya ndak punya keledai”. lalu ada suara keledai dari belakang rumah nasrudin, dan yang mau pinjam bilang,”lha itu, ternyata ada keledai”. nasrudin bilang,”sampeyan itu malah lebih percaya sama keledai daripada sama manusia. bagaimana mungkin saya akan meminjamkan pada orang seperti sampeyan?” hehe
banyak org yg meminjam, tapi berlaku seolah2 itu barang milik pribadi shg karena udah keenakan jd milik pribadi lupa deh klo itu punya org
dalam hal mengembalikan pinjaman dan membayar utang, saya termasuk orang supersabar.
hari gini geto loh dats. barang pinjeman di aku punya sendiri. hehehe