blog, kuwait
Pohon Kurma
July 21st, 2007
Daripada tak ada lagi bahan cerita, lebih baik aku membuat sebuah projek. Projek ini berlangsung selama 30 hari. Selama 30 hari mulai dari hari ini, aku akan menuliskan cerita bergambar tentang Kuwait. Jadi akan ada 30 tulisan nantinya yang akan ditulis SETIAP HARI. Semoga aku berhasil menyelesaikan projek ini.
Hari pertama: Pohon Kurma
Pohon Kurma yang dalam bahasa Arab dibaca Nahlah (نخلة). Kurma yang belum mateng dibaca Balah(بلة). Kurma 68% mateng dibaca Ruthab (رطب), dan Kurma yang sudah mateng dibaca Tamr(تمر).
Seperti banyak orang Indonesia tahu, Kurma berasal dari negara padang pasir. Ia hanya berbuah ketika musim panas. Begitu juga di Kuwait. Musim panas sedang hebat-hebatnya, maka di sepanjang jalan, pohon kurma yang aku lihat pasti berbuah.
Tapi sebagian besarnya, buah kurma itu sudah dibungkus. Alasannya, sudah ada orang yang “tek-in” pohon kurma tersebut. Walaupun berada di pinggir jalan. Alasan lain, buah kurma mudah sekali jatuh, jadi jika tidak dibungkus, buahnya yang gagal akan jatuh dan mengotori lahan sekitar.
Harga kurma relatif. Tergantung dari jenis kurma yang dibeli. Untuk kurma yang tergolong biasa-biasa saja, perkilo mungkin bisa sekitar 2 - 3 KD (Rp. 60 ribu - Rp. 90 ribu). Untuk yang lumayan bagus bisa mencapai 5 KD (Rp. 150 ribu). Harga-harga tersebut memang relatif mahal jika di jual di Indonesia. Tapi harga itu sudah termasuk murah untuk orang-orang yang tinggal di Kuwait.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















beneran looo..mo posting tiap ari..wadoww rajinn amat :D owiyah entar awal bulan depan situ kan dah berkurang kegiatannya karena si eee..*tuttt..sensor..