blog
Polisi itu lagi
October 19th, 2005
Aku berhenti tepat dibelakang garis lampu lalu lintas. Saat itu sudah malam. Aku masih saja teringat kejadian lucu kala itu. Aku tahu, tempat ini adalah sarangnya pak polisi mendapatkan rejeki. Banyak yang tidak mengetahui tentang aturan kalau pengendara motor harus mengambil jalur kiri. Sudah banyak korban yang berjatuhan disini.
Kulihat disebelah kananku sebuah motor dengan pengendara berjaket hitam, warnanya sama dengan jaket yang kupakai. Kulihat sepatunya, sepertinya ia seorang wanita. Dan sepertinya ia juga baru di jalan ini. Karena ia salah mengambil jalur. Biasanya ada polisi yang berjaga-jaga di jalan ini, tapi kali ini tidak ada.
Aku tengok pos polisi di seberang. Oh, ada polisi bersiap-siap menyambut rejeki ternyata. Sedari tadi polisi itu memperhatikan pengendara wanita itu. “Mbak, siap-siap aja ya…” aku hanya bisa bergumam. Mau memberitahukannya adalah percuma, toh sudah ada polisi yang bersiap-siap di depan sana.
Akhirnya, lampu hijau menyala.
Semua pengendara memulai lagi perjalanan. Tidak terkecuali wanita itu. Dan benar saja! polisi di seberang itu mengikuti.
Tapi keanehan terjadi.
Aku disuruh polisi itu untuk menepikan motorku, tepat sebelum Ratu Plasa. Aku bingung. Sepertinya aku tak melakukan pelanggaran sama sekali. Ia membuka helm, aku pun begitu.
“Loh, ini kan polisi yang kemarin itu?” gumamku dalam hati.
“Duh, anak muda ini lagi!” begitu mungkin pikirnya, ia seperti tersentak kaget.
“Loh, kok saya pak? itu tadi yang salah ada di depan” protesku.
“Oh.. gak papa kok. Saya cuma mau kasih tau kamu. Tadi saya pikir itu kamu” begitu katanya, lunak.
“Warna jaketnya sama” tambahnya, makin melunak.
“Iya pak, ada didepan sana yang tadi salah jalan” jawabku sambil menunjuk ke arah depan.
“Iya maaf, saya tadi pikir itu kamu” Jawabnya.
“Hati hati di jalan ya mas” tambahnya lagi.
“Terima kasih pak!” kataku.
Kulihat raut kecewanya, karena rejekinya hilang dua kali gara-gara aku. Hehehehe… salah sendiri!
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















Hihihi…
Polisi homok!