August 14th, 2007

Wajah stasiun bus yang punya citra buruk di sebagian pikiranku kini musnah. Sudah tak ada lagi rasa was-was akan barang-barang yang dibawa. Preman, pencopet, pengamen paksa, dan lain lain sama sekali tidak ada di Kuwait. Dulu yang namanya pergi ke stasiun bus, aku harus berpakaian serba asal-asalan. Kalaupun terpaksa harus, maka aku menghindari tempat-tempat sepi.
Di Kuwait, wajah stasiun bus adalah stasiun bus yang sangat aku idam-idamkan. Sambil menunggu bis datang, kita bisa dudul di bangku-bangku yang disediakan. Jika haus, ada mesin minuman yang cukup kita masukkan uang logam 100 fils yang setara dengan 3000 rupiah dan ukuran uang logamnya sebesar uang 500 rupiah (Gila ya, uang 3000 rupiah itu berupa 3 lembar uang kertas 1000-an. Lah, di Kuwait uang 3000 rupiah hanya sebuah logam sebesar uang 500 rupiah logam). Jika memang tidak haus, kita bisa sambil mengeluarkan hape dengan bebasnya tanpa ada orang yang diam-diam mengincar.
Stasiun bus juga sangat bersih. Jauh dari kesan kotor. Bis-bis yang ada juga bis-bis dengan kualitas bagus dan layak beroperasi. Semua tampak teratur. Maklum, bis di Kuwait tidak mengenal sistem setoran. Jadi tak ada lagi bis ugal-ugalan mencari penumpang, atau ngetem di suatu tempat menunggu penumpang. Penumpanglah yang menunggu bis. Bukan Bis yang menunggu penumpang.
Itulah salah satu alasan kenapa aku masih saja senang naik bis. Semua bis di Kuwait pasti ber-AC. Dan yang paling penting adalah nyaman dan aman!
Lain kali aku akan cerita tentang bis-bis di Kuwait. Dan semoga bisa diaplikasikan oleh gubernur kita yang baruw.
Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:
1. Hari pertama: Pohon Kurma
2. Hari kedua: The dangerous streets are in Kuwait
3. Hari ketiga: Makan siang roti shalaweet
4. Hari keempat: Pasar Mubarokiyah, Blok M versi Kuwait
5. Hari kelima: Mesin penghasil pulsa telepon
6. Hari keenam: Beli parfum merek terkenal
7. Hari ketujuh: Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara
8. Hari kedelapan: Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih
9. Hari kesembilan: Makan siang hari ini: Kebab dan Khobus
10. Hari kesepuluh: Tinggal bareng demi kata hemat
11. Hari kesebelas: Jam kerja yang aneh
12. Hari keduabelas: Kirim uang ke Indonesia
13. Hari ketigabelas: Liberation Tower tertinggi di Kuwait
14. Hari keempatbelas: Krisis energi di Kuwait
15. Hari kelimabelas: Tukang Sampah
25 Responses
ya ampyunnnn ……!!!!
gw pertamaaaa….!!!
ngimpi gag seh…??!!!
*sambil jedot2in om didats ke tembok*:))
*calangak celinguk*
lHooo nyang laen mana neh..???!!!.
anjrooot gw kegetapan… gpp lhahhh…..
gak ada preman yah..???asiiikkk
kapan indo bisa punya terminal bus gitu ya??
eh, masuk 5 besar ya??
Jadi pengen piknik ke stasiun Kuwait ^o^
Eh, stasiun bus? Terminal dong!
bagus ya ada facade-nya.
emang mantap kayaknya disana bung didats…..kapan ya indonesia punya stasiun yang bersih dan modern dan juga bis yang aman dan nyaman.
tapi bus nya porter tetap aja memprihatinkan..eh ini ngomongin stasiunnya yah..
bus2 di pemberhentian deket t4 gawe aku masih suka tubrukan tuh..kalo belok ma rem agak2 mendadak..tapi tetap mah..jaohh kalo di bandingin di tempat asli kita. ada yg mo ngajak ngamen di bus..mo ikutan gakk…:D
hooo
sisi lainnya gak ada?
stasiun bus kuwait anderkafer misalnya
#1 jrit! *menghindar*
#6 halah. stasiun itu kan dari inggeris. bus station. :D
#9 bus porter itu apaan mba?
#10 sisi lain? ya gag ada apa-apa.
wah kapan indo punya stasiun yang bersih rapi dan yang terpenting aman
bus-nya on time-kah…?
#12 someday, someday… hihihi
*gag tau kapan*
#13 bus-nya bukan tipe-tipe yang jam sekian ada. sama seperti di indonesia. lewat lewat gitu aja. gag pake jam.
ya Allah, indahnya… hahaha.. jadi pengen kesana..
Eh, btw nih, itu daftar post di bawahnya masih Hari ke-… bukannya harusnya Post ke-… ya? hehe. salaam.
#15 hidup di kuwait kan terasa lama… jadinya masih pake hari..
hihihi… *ngeles*
koq kya mirip terminal cirebon ya? *ngaco mode on*
lho sistem setoran kan cuma ada di Indonesia, wong isinya kartel :D
Bagus banget yap..?
wekz… di sini boro2 bisa ngeluarin hp sebebasnya. yg duduk adem ayem aja bisa kecolongan jg! :( Hikz… kapan yah jkt bisa seaman itu?
Kapan ya bisa nyampe sana….
# I hope
# I pray
# au ah gelap…
Bro. Ntar kalo udah musim dingin anterin kita-kita naek bus yak? Bosen naek taksi mulu :D
Thanks sudah sharing ttg Kuwait. Terminal Bisnya keren dan rapi. Berbeda dengan di Qatar yang masih openspace (nggak ada atap). Bayangin aja, panas2 gini terminal dan halte busnya nggak ada atap.
kapan yah transportasi kita bisa maju drastis?
Boss, asyik tu tulisan2nya.. aq sekarng dikuwait n lagi cari temen2 dari indonesia