July 27th, 2004

Dari pagi, saya lebih banyak melihat dan membaca blog
berbentuk puisi. Antara sengaja dan tidak, saya menemukan
puisi berikut yang sangat memukul hati saya. hiks…
dan ga mau terulang lagi.

hari ini, kamis 1 mei 2003

duduk diam merenung, bingung dan tak tau apapun.
semua harapan keseriusan tlah hilang
hanya dalam sekelebat mata memandang.

seharusnya, cinta sepenuhnya bisa terjadi
karna tlah lama bersemi
walau sempat terjadi suatu ketakutan

lari dan berpaling saat mata terdiam
diam saat mata memandang
pengkhianatan terus terjadi saat terdiam

terjadi begitu saja, hilang dalam kata kata
hanya berbekas di segumpal hati
rintihan dan teriakan terdengar kencang sekali

janji, walau hanya sebuah rangkaian kata kata
bermakna lebih dari emas permata
semua dikhianati
semua dilanggar
semua, semua, semua
kepercayaan yang ada kini
patut diragukan keberadaannya

sampai detik ini,
masih diam terpaku
tak percaya yang tlah dialami
tak percaya yang tlah didengar

pukul 12.11 Siang
saat sebagian tubuh meronta ronta
untuk diisi segumpal makanan
dan saat hati meronta ronta
setelah dikhianati

Related posts:

No related posts.



Kategori:blog



19 Responses

  1. ciChie says:

    tau gak kapan puisi tercipta? Saat ada rasa dihati dan ada kertas dan pena tuk ungkap…apa yang ditulis adalah apa yang dirasa saat itu..kalo bisa -kalo bisa lho ini…-simpen semua puisi yang lw buat atau baca…trus pas ada waktu coba diliat lagi…pasti lw sadar bahwa hidup itu indah dengan segala macam ragamnya..karena hidup adalah apa yang kita cipta untuk diri sendiri..well,gimana? :)

  2. surya says:

    Fairly Good
    terlalu jujur untuk seseorang ang di khianati

  3. Yuka says:

    puisi itu adalah pangeran pagi
    ^^
    Hueheuheuhue

  4. resty says:

    puisi…
    suatu kata imajinasi yang tiba-tiba timbul dalam benak kita dan membuat hati bergerak untuk segera merangkaikan urain, bait, kata, kalimat.puisi ini sangat menyentuh perasaan dan kalbu.u r the best

  5. jessy says:

    keren abis puisinya
    tapi kurang banyak & kurang panjang

  6. DISKY says:

    Jika ini cerita sebuah fakta aku juga mengalaminya 6 minggu yang lalu.Belajar iklas dia bukan yang terbaek buat kita.jangan pernah merencanakan tapi berusaha,kegagalan akan rencana pasti menyiksa

  7. yana says:

    puisinya bagus sekali. aku salut banget. aku udah ngalamin kayak gitu.

  8. awan says:

    itU taNdaY diE harus introspeksi diri. jangan dulu menyalahin orang, siapa tahu diE dikhianatin cZ G bS ngasih yG terbaik.sO, ditinggalin DEcH !!!! Orang laEn juga REALISTIS KalEEEEEEEE……..

  9. ayu says:

    puisi
    merupakan ungkapan dari hati yang tulus sebagai perwakilan ksedihan/kebahagiaan yang sedang kita rasakan…
    hayati kata demi kata dari puisi tersebut dan tuangkan pada perasaamu maka tak terasa air mata kan membasahi pipimu…

  10. ayu says:

    puisi…
    merupakan ungkapan dari hati yang tulus sebagai perwakilan ksedihan/kebahagiaan yang sedang kita rasakan…
    hayati kata demi kata dari puisi tersebut dan tuangkan pada perasaamu maka tak terasa air mata kan membasahi pipimu…

  11. ayu says:

    puisi…
    merupakan ungkapan dari hati yang tulus sebagai perwakilan ksedihan/kebahagiaan yang sedang kita rasakan…
    hayati kata demi kata dari puisi tersebut dan tuangkan pada perasaamu maka tak terasa air mata kan membasahi pipimu…

  12. adisty says:

    duh, puisi nya sedih banget…..
    hiks… aku terharu… cos pernah ngrasa hal kaya gitu….

  13. jerry says:

    kesuksesan datang bukan secara kebetulan,kesuksesan datang hanya bisa ditempuh…..kesuksesan hilang bukan karena kebetulan…sebab hidup bukan karena kebetulan….kesuksesan datang dan pergi tergantung kerja keras anda…..kesuksesan bukan datang hari esok atau lusa,kesuksesan itu datang disetiap waktu,sebab itu persiaplkanlah dirimu unrtuk menerimanya….by togar simanjuntak.

  14. jerry says:

    erererere

  15. jerry says:

    erererere

  16. SELVI says:

    DUH PUISInya dalem bgt mau donk d buati

  17. SELVI says:

    puisinya DALEM bgt mau donk DI BUATI

  18. herman says:

    malam bung didats. aku punya puisi nih. aku sendiri buat puisi ini karena perasaan cintaku yang belum bisa pada saat itu berani untuk diungkapkan. berikut ini puisiku:

    Buat yang di utara Purwokerto

    Sumampir…
    ini kali kau membuat langit berawan lagi
    pelangi yang bertandang di pucuk slamet
    juga pada wewangian khas di sepanjang Sokaraja
    aku akan datang, Sumampir…
    tapi tidak untuk hari ini.

    Sumam[ir…
    jika benar patung di depan Margono itu bertanya
    arahakn matanya ke arah utara
    jika nanti di pertemuan
    beri sedikit keberanian
    aku yang datang
    hanya satu di titik tujuan

    Sumampir…..
    sedikit terang adalah kalimat yang kutunggu
    tapi jika mendung bahkan gelap menutupi
    aku takkan datang!

    Sumampir…..
    hujan di pagi ini adalah kesungguhan hati
    dan membasuh pada yang terpendam.

    ****
    hermanto
    tangerang, 05 febeuari 2005

    makasih sebelumnya . salam

  19. wisnu says:

    salam kenal…pertama ini saya berkunjung ke situs anda dan sangat berkenan sekali….saya tunggu kunjungan baliknya..Thank’s