blog
Rubbish
July 26th, 2005
Padanan katanya hampir mirip dengan garbage, waste, trash dan junk. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, bisa berarti sampah. Arti lebih dalam lagi, tak berguna.
Apa maksud saya menulis seperti ini? ya, beginilah seorang blogger yang secara periodik menampilkan tulisan-tulisan yang bisa dibaca banyak orang. Ada sedikit orang yang bilang bagus, banyak orang yang bilang biasa saja, dan satu orang yang bilang rubbish. Sisanya, entah berkomentar apa.
Saya sama sekali tidak terganggu dengan sebutan rubbish tersebut, karena saya betul-betul tak perduli dengan komentar orang lain tentang tulisan-tulisan saya disini. Ini tempatku, blog-ku. I don’t care about my popularity, no cuido sobre mi renombre. :D
Blog ini saya gunakan untuk belajar mengungkapkan emosi, pikiran, dan pendapat lewat tulisan. Walaupun ada unsur promosi didalamnya, tapi sangat sedikit sekali. Promosi disini tujuannya adalah bisnis. Tapi, itu sangat sedikit sekali. Saya menganggapnya hanya sebuah bonus. ;)
Menulis menjadi kegiatan saya sejak kecil. Kalau tidak salah sejak bangku SD kita sudah dibiasakan untuk menulis lewat mengarang pada pelajaran Bahasa Indonesia. Itulah awal saya menulis. Masalah kualitas menulis, jangan ditanya, tak ada yang istimewa.
Mengarang indah diteruskan di bangku SMP. Walaupun tak sesering di bangku SD. Tapi sejak saat itu saya coba menulis diari yang tak rutin diisi. Hanya pada saat-saat tertentu saja. Puncaknya, ketika menulis sebuah surat untuk seorang perempuan. Hihihi… sejak dicampakkan saat itu, keinginan menulis menjadi biasa-biasa saja.
Diteruskan saat kuliah. Ada banyak hal yang membuat saya mau menulis saat itu, salah satunya adalah menumpahkan kekesalan dan kesedihan. Lumayan banyak yang bisa saya tulis, karena saat itu saya lebih banyak mengalami perasaan itu.
Pada Juni 2004, saya memulai untuk menulis di blog. Walaupun untuk bulan pertama tak banyak yang bisa saya tulis, tapi karena domain dan hosting ini sifatnya tidak gratis, akhirnya sayang juga kalau tak selalu dirawat.
Dan sampai saat ini, saya masih saja berfikir, semua tulisan yang ada disini rubbish. Jadi sepertinya tak layak dikomentari. Tapi seiring waktu, saya pun masih belajar dengan blogger lain tentang bagaimana menulis dan bagaimana mengungkapkan perasaan lewat tulisan.
Terima kasih kepada seseorang yang mengomentari tulisan-tulisan yang saya buat adalah rubbish. Kadang seorang manusia seperti saya harus dicambuk terlebih dahulu untuk menjadi lebih baik.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















dooo…. segitunya… :P