February 13th, 2007

Tentunya kita-kita pernah sesekali atau bahkan sering membicarakan seseorang dibelakang. Satu-satunya alasan yang membuat orang berbicara di belakang orang tersebut adalah masalah bahasa. Semakin banyak orang yang mengerti bahasa yang kita gunakan, maka semakin berhati-hatilah kita berbicara.
Lain di Indonesia, lain lagi di Kuwait. Dimana hanya bahasa Arab dan bahasa Inggris yang cukup dimengerti di mana saja. Sedangkan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling sangat jarang dimengerti kecuali oleh orang-orang Indonesia saja. Inilah yang sangat menyenangkan ketika berkumpul dengan sesama orang Indonesia.
Suatu ketika wanita arab lewat. Cantik, berhidung mancung, beralis tebal, dengan dandanan cukup, dan tidak lupa pakaian yang tertutup tapi mengimajinasikan.
“Aiiih… si madu’…!” sahut seorang temanku.
“Jrit! cantik banget!” yang lain menimpali.
“Punya istri kaya gitu, bakalan gag gw ijinin keluar rumah!” yang lainnya lagi ikut nimbrung.
Juga pada suatu saat lain.
Ketika aku mengajak seseorang untuk makan malam di sebuah restoran Thailand. Setelah memesan apa yang kami inginkan, dimulailah pembicaraan-pembicaraan bebas. Dimana ketika di Indonesia untuk berbicara hal-hal yang sangat pribadi mungkin terlebih dahulu melihat suasana. Jika tidak memungkinkan, maka tidak jarang ditunda terlebih dahulu.
“Kamu cantik malam ini!”
59 Responses
1. Cuman km yang ngomongin org di belakang, itu bukan kebiasaan banyak org.
2. Pantesan km ga laku dats, sapa mau punya suami sipir penjara ky km,istri kok di kerangken!!!!hehehe
3. Ndas Keleng ci dat!!!hahaha
juang be susukne!!!
#51 loh, komang kok di sini?
hus… hus… sana sana…
hihihi…. :P
happy valentine, yeee… hehehe :P
“Kamu cantik malam ini!”==>njriit..romantis!..si “kamu” kenal dimana om?
silahkan buka web yang ada di field web, thx
cowok bangeeetttt….
Sudah..pakai bahasa kalbu saja mas :D
he he.. didat bisa aja
lho? emangnya didats udah ga sama golda lagi?