<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: TKW di negeri Arab, gaya baru perdagangan manusia</title>
	<atom:link href="http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/</link>
	<description>Web Application Developer and Designer</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 00:34:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: komenkan</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-27321</link>
		<dc:creator>komenkan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 18:35:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-27321</guid>
		<description>DH
Salam kenal. BAru lihat blog ini. mungkin telat ya kasih comment
Saran sy (CMIIW), Lebih objektiflah dlm membuat opini. Apakah krn anda baru mendengar dari (satu maybe?) nara sumber anda langsung sinis memandang TKI or (businessnya...?) Sudahkan anda melihat realita yg ada di daerah2 yg ikut maju karena warganya bekerja sbg tki. Coba lihat juga berapa devisa dan pajak yg masuk ke pemerintah. Kita semua secara gak langsung pun menikmati hal ini. SAtu hal lagi.. (bahan renungan) apa yg sdh kita perbuat bagi sebagian saudara2 kita yg mungkin cuma lulus SD dan sulit cari penghasilan.. Kerja di indonesia masih sulit boss.. mereka kan mungkin belum bisa &quot;gampang cari uang lewat blog&quot; seperti mas didats ini. Well lebih baik kita sama2 kritis pada kebijakan pemerintah agar lebih perhatian pada nasib warga negaranya yg adu nasib di negara orang, realitanya pemerintah kan masih malu malu kucing dg kenyataan ini. Lihat lah philipina dan india yg support dg warga nya yg ingin bekerja ke LN. Standar gaji dan keamananan mereka pun lebih jadi lebih tinggi. Ini tujuan yg harus sama2 kita perjuangkan. Mungkin lebih baik juga lewat blog ini ada perimbangan berita. Sehingga pemerintah punya kesadaran yg lebih dlm memperjuangkan warga negaranya yg ingin bekerja di dalam maupun di luar negeri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>DH<br />
Salam kenal. BAru lihat blog ini. mungkin telat ya kasih comment<br />
Saran sy (CMIIW), Lebih objektiflah dlm membuat opini. Apakah krn anda baru mendengar dari (satu maybe?) nara sumber anda langsung sinis memandang TKI or (businessnya&#8230;?) Sudahkan anda melihat realita yg ada di daerah2 yg ikut maju karena warganya bekerja sbg tki. Coba lihat juga berapa devisa dan pajak yg masuk ke pemerintah. Kita semua secara gak langsung pun menikmati hal ini. SAtu hal lagi.. (bahan renungan) apa yg sdh kita perbuat bagi sebagian saudara2 kita yg mungkin cuma lulus SD dan sulit cari penghasilan.. Kerja di indonesia masih sulit boss.. mereka kan mungkin belum bisa &#8220;gampang cari uang lewat blog&#8221; seperti mas didats ini. Well lebih baik kita sama2 kritis pada kebijakan pemerintah agar lebih perhatian pada nasib warga negaranya yg adu nasib di negara orang, realitanya pemerintah kan masih malu malu kucing dg kenyataan ini. Lihat lah philipina dan india yg support dg warga nya yg ingin bekerja ke LN. Standar gaji dan keamananan mereka pun lebih jadi lebih tinggi. Ini tujuan yg harus sama2 kita perjuangkan. Mungkin lebih baik juga lewat blog ini ada perimbangan berita. Sehingga pemerintah punya kesadaran yg lebih dlm memperjuangkan warga negaranya yg ingin bekerja di dalam maupun di luar negeri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sponsor</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-26728</link>
		<dc:creator>sponsor</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 07:32:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-26728</guid>
		<description>gimana cara &quot;memerangi&quot; perdagangan manusia ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana cara &#8220;memerangi&#8221; perdagangan manusia ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indri</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-26634</link>
		<dc:creator>indri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 06:59:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-26634</guid>
		<description>kasian amat yach...
ternyata bukan brg aja yg di perdagangkan... tapi manusia juga,,,
tapi..
ini pastinya dampak dari pemerintah kita juga yg kurang memperhatikan kehidupan rakyatnya, setahu aq sech,,, pemerintah kita egoisnya guuuuedee bngt... mereka cuma mentingin perutnya aza... dn selalu menutup mata ttg nasib para TKI TKW juga rakyat kecil...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kasian amat yach&#8230;<br />
ternyata bukan brg aja yg di perdagangkan&#8230; tapi manusia juga,,,<br />
tapi..<br />
ini pastinya dampak dari pemerintah kita juga yg kurang memperhatikan kehidupan rakyatnya, setahu aq sech,,, pemerintah kita egoisnya guuuuedee bngt&#8230; mereka cuma mentingin perutnya aza&#8230; dn selalu menutup mata ttg nasib para TKI TKW juga rakyat kecil&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: oji</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-26252</link>
		<dc:creator>oji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 17:25:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-26252</guid>
		<description>proses perekrutan kurang lebih memang seperti itu mas didat, tapi apa yang anda utarakan diatas sepertinya ada salahnya menurut saya ( bahkan banyak yang salah ! ) 
untuk didaerah UAE, Kuwait dan sebagainya selain arab saudi, prosesnya memang melalui pengiriman biodata terlebih dahulu, majikan datang ke agency dan meilih calon TKW yang  kira2 cocok untuk menjadi pembantu rumah tangga mereka, harga TKW non ( non = TKW yang belum berpengalaman ) memang lebih murah dibandingkan TKW EX ( Ex = TKW yang sudah pernah berangkat bekerja ke luar negeri )  untuk negara timur tengah selain arab saudi hal ini dikarenakan calon TKW tersebut belum menguasai bahasa arab atau skil2 yang lain. 
setelah majikan setuju dengan calon TKW yang tersedia melalui biodata, maka agency menghubungi DInas Tenaga Kerja Negara tersebut untuk memberikan visa kerja kepada TKW yang dipilih tadi. setelah itu baru visa dikirmkan beserta PK ( Perjanjian Kerja antara majikan dan TKW ) ke Indonesia. setelah visa datang, visa dan TKW didaftarkan di Disnaker memlalui asosiai SYAMINDO untuk negara tujuan timur tengah selain arab saudi, lalu PPTKIS selaku pihak yang bertanggung jawab atas TKI membayar fiskal kepada negara untuk setiap TKI setelah itu barulah TKI tersebut bisa diberangkatkan ke negara tujuan. 
TKI memang bagaikan sebuah produk, dan kebayankan produk ada garansinya, garansi TKI inilah yang anda sebut 6 bulan bekerja diatas, setau saya garansi tersebut adalah dibawah 3 bulan,. bukan 6 bulan seperti yang anda tulis. dan PPTKIS di INdonesia memang harus mengganti TKI lain apabila TKI yang dikirim menolak kerja dalam masa waktu dibawah 3 bulan jadi klo sudah 3 bulan keatas garansi TKW itu hangus. pengurusan garansi TKI juga sangatlah rumit, majikan harus pergi dahulu ke agency setelah itu agency mengurus lagi ke Dinas tenaga kerja negara tersebut untuk mendapatkan surat penolakan kerja, membeli tiket untuk TKW dan sebagainya. hal ini sesuai dengan Perjanjian Kerja yang dibuat dan ditanda tangai oleh KBRI. 
klo anda bilang bahwa bahwa TKW di negeri arab adalah gaya baru perdagangan manusia maka akan saya jawab &quot;IA&quot; karena memang TKW/TKI adalah sebuah produk. produk bergaransi yang sangat menguntungkan pemerintah. 
Anda betul, jika ditanya dimana peran pemerintah ? maka jawabannya pasti TIDAK ADA, pemerintah INDONESIA itu mau enaknya aja, habis manis sepah dibuang, perlindungan terhadap TKI di luar negeri sangat minim bahkan cenderung tidak ada sama sekali, karena pemerintah Indonesia disana &quot;TUNDUK DAN PATUH TERHADAP PEMERINTAH NEGARA TUJUAN&quot; kenapa ? ( bukan mau menuduh ) KARENA SAYA RASA SESUAI DENGAN KEBUDAYAAN INDONESIA YANG MUDA DISUAP, AKHIRNYA DENGAN UANG PELICIN MAJIKAN-MAJIKAN YANG MENGANIAYA TKI BISA DENGAN MUDAH MELOLOSKAN DIRI DARI JERATAN HUKUM. 
Saya rasa Anda pernah mendengar BNP2TKI, ( Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ) Inilah Badan yang sampai sekarang dapat membangun gedung tinggi hanya dengan waktu yang singkat, tetapi tidak sesuai dengan namanya yang MELINDUNGI TENAGA KERJA INDONESIA di luar negeri, anda tahu dari mana mereka dapat membangun gedung BNP2TKI, jawabannya dari keringat-keringat TKI Indoensia yang berjuang demi sesuap nasi demi anak dan keluarganya di rumah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>proses perekrutan kurang lebih memang seperti itu mas didat, tapi apa yang anda utarakan diatas sepertinya ada salahnya menurut saya ( bahkan banyak yang salah ! )<br />
untuk didaerah UAE, Kuwait dan sebagainya selain arab saudi, prosesnya memang melalui pengiriman biodata terlebih dahulu, majikan datang ke agency dan meilih calon TKW yang  kira2 cocok untuk menjadi pembantu rumah tangga mereka, harga TKW non ( non = TKW yang belum berpengalaman ) memang lebih murah dibandingkan TKW EX ( Ex = TKW yang sudah pernah berangkat bekerja ke luar negeri )  untuk negara timur tengah selain arab saudi hal ini dikarenakan calon TKW tersebut belum menguasai bahasa arab atau skil2 yang lain.<br />
setelah majikan setuju dengan calon TKW yang tersedia melalui biodata, maka agency menghubungi DInas Tenaga Kerja Negara tersebut untuk memberikan visa kerja kepada TKW yang dipilih tadi. setelah itu baru visa dikirmkan beserta PK ( Perjanjian Kerja antara majikan dan TKW ) ke Indonesia. setelah visa datang, visa dan TKW didaftarkan di Disnaker memlalui asosiai SYAMINDO untuk negara tujuan timur tengah selain arab saudi, lalu PPTKIS selaku pihak yang bertanggung jawab atas TKI membayar fiskal kepada negara untuk setiap TKI setelah itu barulah TKI tersebut bisa diberangkatkan ke negara tujuan.<br />
TKI memang bagaikan sebuah produk, dan kebayankan produk ada garansinya, garansi TKI inilah yang anda sebut 6 bulan bekerja diatas, setau saya garansi tersebut adalah dibawah 3 bulan,. bukan 6 bulan seperti yang anda tulis. dan PPTKIS di INdonesia memang harus mengganti TKI lain apabila TKI yang dikirim menolak kerja dalam masa waktu dibawah 3 bulan jadi klo sudah 3 bulan keatas garansi TKW itu hangus. pengurusan garansi TKI juga sangatlah rumit, majikan harus pergi dahulu ke agency setelah itu agency mengurus lagi ke Dinas tenaga kerja negara tersebut untuk mendapatkan surat penolakan kerja, membeli tiket untuk TKW dan sebagainya. hal ini sesuai dengan Perjanjian Kerja yang dibuat dan ditanda tangai oleh KBRI.<br />
klo anda bilang bahwa bahwa TKW di negeri arab adalah gaya baru perdagangan manusia maka akan saya jawab &#8220;IA&#8221; karena memang TKW/TKI adalah sebuah produk. produk bergaransi yang sangat menguntungkan pemerintah.<br />
Anda betul, jika ditanya dimana peran pemerintah ? maka jawabannya pasti TIDAK ADA, pemerintah INDONESIA itu mau enaknya aja, habis manis sepah dibuang, perlindungan terhadap TKI di luar negeri sangat minim bahkan cenderung tidak ada sama sekali, karena pemerintah Indonesia disana &#8220;TUNDUK DAN PATUH TERHADAP PEMERINTAH NEGARA TUJUAN&#8221; kenapa ? ( bukan mau menuduh ) KARENA SAYA RASA SESUAI DENGAN KEBUDAYAAN INDONESIA YANG MUDA DISUAP, AKHIRNYA DENGAN UANG PELICIN MAJIKAN-MAJIKAN YANG MENGANIAYA TKI BISA DENGAN MUDAH MELOLOSKAN DIRI DARI JERATAN HUKUM.<br />
Saya rasa Anda pernah mendengar BNP2TKI, ( Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ) Inilah Badan yang sampai sekarang dapat membangun gedung tinggi hanya dengan waktu yang singkat, tetapi tidak sesuai dengan namanya yang MELINDUNGI TENAGA KERJA INDONESIA di luar negeri, anda tahu dari mana mereka dapat membangun gedung BNP2TKI, jawabannya dari keringat-keringat TKI Indoensia yang berjuang demi sesuap nasi demi anak dan keluarganya di rumah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azis arifin</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25778</link>
		<dc:creator>azis arifin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 09:47:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25778</guid>
		<description>apa yang dikatakan semua betul dan ada pula salahnya, karena tidak semua orang yang di negara Timur Tengah itu seperti yang kita anggap dalam artikel ini. karena banyak juga yang berhasil setelah pulang dari negeri perantauan, walaupun ada juga yang sesuai seperti yang dibicarakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa yang dikatakan semua betul dan ada pula salahnya, karena tidak semua orang yang di negara Timur Tengah itu seperti yang kita anggap dalam artikel ini. karena banyak juga yang berhasil setelah pulang dari negeri perantauan, walaupun ada juga yang sesuai seperti yang dibicarakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kaboe</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25277</link>
		<dc:creator>kaboe</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 04:25:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25277</guid>
		<description>haiii temen-temen aqu senang dgn perlawanan penindas penjualan manusia apalagi tentang pelanggaran Ham - karena di negara kita ini sudah terjangkit penyakit cari makan di negara orang .. haha setelah itu kita dimakan orang luar sedihnya indonesia qu  </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>haiii temen-temen aqu senang dgn perlawanan penindas penjualan manusia apalagi tentang pelanggaran Ham &#8211; karena di negara kita ini sudah terjangkit penyakit cari makan di negara orang .. haha setelah itu kita dimakan orang luar sedihnya indonesia qu  </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dini</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25190</link>
		<dc:creator>dini</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 23:34:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25190</guid>
		<description>sya tidak setuju dengan adanya perdagangan manusia apapun alasannya. tp tolong kita obyektif sedikit krn tidak semua TKW yang diberangkatkan untuk diperdagangkan banyak dari mereka yang berangkat 100 % murni untuk bekerja. sekali waktu coba dtg ke daerah, banyak dari mereka yang berhasil bekerja disana dan hasilnya untuk pebaikan rumah atau membeli sawah, bahkan menyekolahkan anak mereka sampai universitas. Mereka lebih mulia daripada pejabat ataupun mentri2 yang ada diIndonesia yang makan keringat orang lain. So be Positif Thinking Guys OK...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sya tidak setuju dengan adanya perdagangan manusia apapun alasannya. tp tolong kita obyektif sedikit krn tidak semua TKW yang diberangkatkan untuk diperdagangkan banyak dari mereka yang berangkat 100 % murni untuk bekerja. sekali waktu coba dtg ke daerah, banyak dari mereka yang berhasil bekerja disana dan hasilnya untuk pebaikan rumah atau membeli sawah, bahkan menyekolahkan anak mereka sampai universitas. Mereka lebih mulia daripada pejabat ataupun mentri2 yang ada diIndonesia yang makan keringat orang lain. So be Positif Thinking Guys OK&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AdityaWirawan</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25140</link>
		<dc:creator>AdityaWirawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 05:02:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25140</guid>
		<description>Susah emang kalo perekonomian dinegara kita terpuruk, jadinya ya begitu. Kita rela jauh-jauh mencari makan, yang dimana harga diri kita belum tentu terjaga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Susah emang kalo perekonomian dinegara kita terpuruk, jadinya ya begitu. Kita rela jauh-jauh mencari makan, yang dimana harga diri kita belum tentu terjaga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andi bagus</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25133</link>
		<dc:creator>andi bagus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 17:54:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25133</guid>
		<description>miris banget baca tulisan mas didats..TKW spt barang aja, padahal kan sama sama manusia..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>miris banget baca tulisan mas didats..TKW spt barang aja, padahal kan sama sama manusia..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://didats.net/page/tkw-di-negeri-arab-gaya-baru-perdagangan-manusia/comment-page-1/#comment-25131</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 01:52:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://didats.net/?p=423#comment-25131</guid>
		<description>Iya gimana lagi emang negara kita begini mungkin peminpinya kurang memperhatikan kesejateraan warganya, coba saja expat di indo hidupnya enak kerjaan gampang, gaji gede. just opini lho. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya gimana lagi emang negara kita begini mungkin peminpinya kurang memperhatikan kesejateraan warganya, coba saja expat di indo hidupnya enak kerjaan gampang, gaji gede. just opini lho. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

