July 9th, 2006
Setelah membahas masalah desain, kini kita berlanjut ke kode-kode aneh kepunyaan WordPress. Sebenarnya untuk membuat template WordPress tidak diperlukan pengetahuan PHP tingkat lanjut. Yang terpenting adalah pengetahuan HTMl dan CSS saja.
Langkah pertama
Kita tidak akan membuat template dari awal. Kita akan coba merubah file yang ada saja. Karena akan lebih sulit menerangkan setiap bagian, lagipula butuh waktu yang cukup panjang. Aku berasumsi PHP dan MySQL sudah terpasang dan bisa diaktifkan, juga instalasi wordpress sudah selesai. Bagi yang belum tahu bagian ini silahkan install terlebih dahulu.
Copy-paste direktori default
Direktori default adalah kepunyaan Kubrick, terlihat standar memang, tapi paling tidak aku bisa memberikan sesuatu yang standar terlebih dahulu, baru kemudian dikembangkan masing-masing. Mungkin keterangan di pada gambar bisa membantu. Setelah selesai proses copy-paste, ganti nama direktori hasil copy-paste menjadi pertamax.
Hapus isi file style.css
File style.css adalah file CSS yang merupakan jantung setiap template. Karena semua informasi yang berkaitan dengan template ditampung di sini. Setelah menghapus semua isi file (ingat, yang dihapus isi file, bukan file-nya), maka tulis kode di bawah ini di bagian paling atas file style.css
/*
Theme Name: Pertamax
Theme URI: http://url-anda.com/
Description: My first wordpress template
Version: 1.0
Author: Didats Triadi (Isi dengan nama anda)
Author URI: http://url-anda.com/
*/
Hapus isi direktori images
Kita tidak lagi memerlukan file-file gambar yang ada di direktori tersebut, untuk itu kita harus menghapusnya terlebih dahulu, agar terlihat lebih bersih. :)
Buka file header.php
Untuk membuka file header.php, akan lebih baik membukanya dengan editor khusus PHP seperti Dreamweaver, PHPEdit, Notepad++ atau program editor lain kesukaan anda. Jangan menyiksa diri dengan Notepad, Wordpad, atau Microsoft word. Ingat, anda mengedit skrip, bukan mau mengetik. :D
Kita mulai dengan bagian header
Setelah file header.php terbuka, hapus bagian yang tidak perlu mulai
dari <style type=”text/css” media=”screen”> sampai penutupnya,
</style>.
Tambahkan kode berikut ini untuk mengoptimalkan search engine. Kode di bawah ini bermaksud menyuruh Google untuk mengindex semua konten yang ada di blog dan berkunjung kembali tiap 2 hari sekali. Pada 3 baris pertama menjelaskan tentang isi blog kita. Perlu diingat, kode di bawah ini ditambahkan diantara tag header.
<meta name="author" content="Didats Triadi" />
<meta name="description" content="Deskripsinya diisi terserah
deh. " />
<meta name="keyword" content="Jangan, lupakan, untuk, mengisi,
keyword" />
<meta name="robots" content="index,follow" />
<meta name="googlebot" content="index,follow" />
<meta name="revisit-after" content="2 days" />
<meta name="expires" content="never" />
Lalu kita berpindah ke bagian setelah tag body. Seperti yang sudah kita bahas kemarin, struktur div yang akan kita pakai adalah seperti di bawah ini. Jika masih bingung, lebih baik baca lagi bagian kedua.
<div id="wrap_header">
<div id="header">
</div>
</div>
<div id="wrap_menu">
<div id="menu">
</div>
</div>
Template Tags
Setelah struktur selesai, kini kita lanjut ke bagian tag-tag khusus WordPress. Semua daftar tag bisa dilihat di situs resmi. Sayangnya, kita harus online dengan internet untuk melihatnya. Aku sudah mengambil semua daftar tag, dan bisa dilihat secara offline. Sayang, ukurannya sampai dengan 40 MB, jadi agak susah di share disini. Untuk mengambilnya sendiri, bisa menggunakan HTTrack.
Dan inilah kode HTML yang sudah ditambahkan tag WordPress, tentunya masih dalam lingkungan header saja.
<div id="wrap_header">
<div id="header">
<h1 id="title"><a href="<?php echo get_settings('home');
?>/"><?php bloginfo('name'); ?></a></h1>
<h2 id="description"><?php bloginfo('description'); ?></h2>
</div>
</div>
<div id="wrap_menu">
<div id="menu">
<ul>
<li <?php
if (((is_home()) &&
!(is_paged())) or
(is_archive()) or
(is_single()) or
(is_paged()) or
(is_search()))
{ echo "class="active""; }
?> >
<a href="<?php echo get_settings('home'); ?>" ><?php
_e('Home'); ?></a></li>
<?php wp_list_pages('sort_column=menu_order&depth=1&title_li='); ?>
</ul>
</div>
</div>
Keterangan:
Header
<h1 id="title"><a href="<?php echo get_settings('home');
?>/"><?php bloginfo('name'); ?></a></h1>
Penggunaan h1 untuk header sangat dianjurkan, karena setiap search engine
menganggap penting penggunaan header tag dari h1 sampai dengan h7. Ini juga termasuk
dalam optimisasi search engine. Tag yang digunakan adalah get_setting
dan bloginfo bisa dilihat keterangannya di situs resminya.
Menu
<li <?php
if (((is_home()) &&
!(is_paged())) or
(is_archive()) or
(is_single()) or
(is_paged()) or
(is_search()))
{ echo "class="active""; }
?> >
<a href="<?php echo get_settings('home'); ?>" ><?php
_e('Home'); ?></a></li>
<?php wp_list_pages('sort_column=menu_order&depth=1&title_li='); ?>
Kode di atas bermaksud untuk memberikan menu Home dan atribut class active. Keterangan
tag silahkan dilihat di situs
resmi. Tidak memungkinkan untuk menjelaskan di sini semuanya.
Sampai disini dulu tutorial ini. Untuk selengkapnya, silahkan lihat file lengkapnya.
Hidup Itali! Aku memang sudah tahu Itali akan juara tahun ini! :D
37 Responses
pertamaxxx………
nerima jadinya ajalah..
Berarti tutorial template WPnya dah selesai donk?
Akhirnyaaa.. :D
#2 beloom… ini baru bagian header… masih banyak…. :D
duh, komenku disini udah 2… :))
#4 sebenernya ini sih akan dibahas nanti, tapi ya sudahlah, tak kasih tau.
kasih ini mas:
h1,h2,h3,h4,h5,h6,h7 {
margin:0px;
padding:0px;
}
nilai margin si h tag antara ie dan firefox beda memang. mungkin itu penyebabnya….
silahken dicoba.
ok… thanks a lot…
btw, emailku yang di comment sebelumnya tolong dieditin donk… td lupa ngasih @yahoo.com setelah ID, so gravatarnya gak muncul :P
dats, mo tanya nih…
dibagian ini aku sering dapet masalah pada saat nampilin teks blogname (H1) dan description-nya (H2)… begitu di preview di browser IE dan FF pasti posisinya jadi berantakan di salah satu browser (kadang bagus di IE tp berantakan di FF, vice versa)…
ini contoh code-nya:
/* Header Area */
#header {
height:230px;
background:transparent url(“images/banner.png”) no-repeat top left;
position:relative;
top:0;
left:0;
}
#header h1 {
font:bold 26px ‘Lucida Sans’,Verdana,Arial,Sans-serif;
letter-spacing:-2px;
position:relative;
top:-40px;
left:150px;
z-index:2;
}
#header h2 {
font:bold 26px ‘Lucida Sans’,Verdana,Arial,Sans-serif;
letter-spacing:-2px;
position:relative;
top:13px;
left:25px;
z-index:2;
}
Hidup ZIZOU….. :D
pusiiiing….. :P
Setuju dengan ini. aku gag ngerti PHP babar blas soale.
#7.. gw dukung,, hidup zizou juga! hehehe
aaaahhhm jesel itali menang, padahal gw ngefans perancis…hehe
btw,, tutorialnya bagus..nanti kalo ada waktu pengen cobaa ahh..
wah, cara yang mantap nih. merayakan kemenangan itali dengan tutorial theme wordpress.
saya bisanya joget doang, dats… :P
selebret de deiii… ole, ole, ole…
hemmm catetttttt di printttt. bacccaaa dan pahami selain itu di praktekkkan ihihihi coba ahhh
Wah..
*terpesona*
selamat itali menang
dan selamat jg tutor sampe 3
selalu saya tunggu
komen dl ajah…
masih bingung tp coba dulu azah
=))
bwahahaha… *ngakak*
bahasanya keberatan…
ya wis, istirahat aja dulu bikin tutorial ini. :D
yang penting itali menang! :D
uhuy..nice blog pak!!bermanfaat banget!!tapi saya mah teuteup pusing juga kalo ngomongin yang kaya beginian hehe…btw salam kenal ya..hiks..saya pengenya perancis yang menang.. :(
Ini baru template ‘super cool’. Dicari-cari di situs ini, ternyata belum di share yah? Siapin buat next competition? Save the best for last …. :))
Selamat juga buat kunjungan unik diatas 1000. Bener-bener wajar kok.
bli didats, bisa ga sih ngelist page biar ga pake ul?
aku maunya naro link2 pagenya sebaris gitu de
#19 loh, tau juga ya kalo unik visitor udah lebih dari 1000? :P
#20 hahaha… alergi pake ul yak? sebenernya dari ul itu bisa juga dibikin sebaris kok. maenan di css aja.
tapi kalo maksa, bisa liat page ini:
http://codex.wordpress.org/Template_Tags/wp_list_pages
:: bengong ::
njrit,
mbok kodingnya di indentasi gitu kek, kalo perlu ada efek sitak hailait, biyar enak diliyat
pusing tauk baca koding rata kiri gitu
* mencak² terus kabur *
mas paydjo, harusnya berterima kasih, bukan misuh2 (red. marah2)
kekekeke….
itu masukan buwat mas didats…
maklum…paydjo orang desa…
:p
ditunggu tutorial selanjutnya ya…
wah nih diditat keknya pernah lita deh ,,btw sering maen dimana?
allna klo nga salah pernah liat diwarnet hehehe…
ditunggu lanjutannya.. lagi… masih bingung sih
mas lanjutannya mana nih, masa sampe di header doank hehe ayo donk bikin lanjutannya pls !!
gimana sich kok punya gue ngg’ nyambung di homepage….
aq…bingungggggg
puyeng (sedihnya jadi org udix)
waamas didats dari kuwait masih pake bhs indo. (lagi frustated gara2 pake bhs.Inggris) oh ya mas maw tanya di blog saya http://road-entrepreneur.com bagian paling bawah atao footer maw saya kasih tempat buat sponsor menurutnya gmn ?…
pening pening
web nice, bos bisa minta tolong aku buatkan header untuk webku ini.wordpres itu sulit dan menjenuhkan terlalu bertele-tele.trim
request mas, kalo sudah komplit tutorialnya, di bundel pdf ya. saya benar-benar newbee mau buat template sendiri untuk situs wordpress saya, Thanks sebelumnya.
iya mas kalo bisa versi .pdf nya ya
iya mas kalo bisa versi .pdf nya ya
ke TKP dulu ah …!
Mas Didats ditunggu banget kelanjutan tutorial “membuat template wordpress” secepatnya abisss penasaran banget nih. Kalo boleh tau tutorial ini dibukukan atau ada ebook nya gak? Olga pengen banget mempelajarinya. Thx YA
Tutorialnya mantab..!