Sepeda

Polygon Gili Velo, beberapa pertanyaan dan jawabannya

Untuk menjawab rasa penasaran soal sepeda Polygon Gili Velo, saya akan coba menjawab beberapa pertanyaan yang sering diajukan kepada saya selama menggunakan sepeda ini.

Beli dimana dan berapa harganya

Sejauh yang saya tahu, tidak ada toko resmi Polygon yang punya stok Gili Velo. Jadi untuk membeli sepeda ini, Anda harus melakukan pre-order di tautan berikut: https://account.polygonbikes.com/pre-orders, membayarnya, dan setelah pembayaran berhasil Anda akan diberitahu kapan sepeda mulai dikirim dari pabriknya di Sidoarjo, Jawa Timur.

Harga resmi sepeda Polygon Gili Velo adalah 14,5 juta.

Berapa lama waktu pre-ordernya?

Untuk saat ini saya tidak tahu, tapi waktu saya yang beli, totalnya adalah 28 hari. Mulai pre-order di tanggal 27 Oktober 2020, dan menerimanya saat 25 November 2020.

Sepeda apakah Gili Velo ini?

Polygon Gili Velo adalah sepeda pedal elektrik minivelo. Minivelo adalah jenis sepeda kecil tapi tidak bisa dilipat. Sedangkan fungsi pedal elektrik di sepeda ini adalah bantuan dorongan dari motor yang berada di roda belakang dan penggeraknya adalah rotasi saat melakukan pedaling.

Jadi kalau di sepeda motor Anda melakukan gas saat tangan melakukan gerakan memutar di pegangannya, maka sepeda pedal elektrik ini saat Anda melakukan gowes.

Apa kerasa olahraganya?

Saat menggunakan sepeda ini Anda punya 2 pilihan. Mau santai atau mau olahraga? Jika Anda ingin santai, maka lakukan pedaling dengan santai, dan sepeda akan tetap berjalan dengan kecepatan yang cukup cepat.

Jika mau olahraga, maka Anda harus melakukan pedaling yang bisa memacu kecepatan melebihi kecepatan maksimum yang didukung motornya. Sepeda ini punya kecepatan maksimum 25km/jam, jadi jika Anda ingin berolahraga, pacu sepeda Anda lebih dari 25km/jam. Karena bantuan motor akan otomatis berhenti saat Anda melebihi batas maksimum.

Jadi, dibawa santai bisa, dan dibawa olahraga juga bisa.

Bagaimana di tanjakan?

Gili Velo tidak mengenal tanjakan. Semua diterabas. Kecepatan saat naik tanjakan bisa tetap 25km/jam asalkan Anda tidak santai menggowes. Tapi kalau santaipun, tanjakan tidak terlalu terasa. Anda masih bisa dapat sekitar 15-20km/jam.

Jika orang-orang dengan sepedanya ngos-ngosan saat di tanjakan, saya malah tertawa-tawa. Kurang ajar memang. Tidak jarang banyak yang bingung dan heran. Tidak sedikit juga yang tersinggung dan berusaha membalap saya, tapi apa daya, dengkulnya masih kalah dibanding motornya gili velo.

Berapa jarak yang bisa ditempuh?

Jika Anda menggunakan kecepatan nomor 1, Polygon mengklaim bisa menempuh jarak sampai 80km/jam. Saya belum mengetes ini, karena di dunia nyata, saya biasa menggunakan mulai dari nomor 2 sampai nomor 5. Tergantung mood.

Istri saya mengetes dengan elevasi di strava sampai dengan 500m, menanjak dari kota Malang menuju kota Batu, dengan campuran nomor 3 sampai 5, hanya bisa menempuh jarah 47km/jam. Dia bilang saat nanjak lebih banyak menggunakan nomor 5 karena dia sadar masih pemula. Itu adalah pengalaman pertamanya mengunjungi Batu menggunakan sepeda.

Apa kekurangan Gili Velo?

Setelah lebih dari 300km, ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperbaiki untuk versi selanjutnya.

  • Kecepatan 25km/jam terasa kurang. Akan lebih menarik kalau bisa sampai 30km/jam 🤭
  • Kadang saat di nomor 4 atau 5, putaran sepeda berbunyi agak kencang. Lalu bunyi berhenti tanpa sebab. Ini masih jadi misteri yang saya gak tau kenapa bisa bunyi, dan kenapa bisa berhenti berbunyi
  • Baterai terasa kurang 😁.

Apa kelebihan Gili Velo?

Yang menjadi faktor utama kelebihan Gili Velo menurut saya bukan di motor listriknya, tapi desainnya yang unik dan keren. Ini sepeda sudah banyak yang melirik. Kalau ada versi murahnya tanpa listrik, saya yakin banyak yang akan beli. Sayapun mau beli lagi yang versi non-listrik kalau ada. 😅

Fungsi apa yang bisa dipenuhi oleh Gili Velo?

Jika Anda pengguna sepeda balap seperti saya, Gili Velo bisa jadi alternatif supaya tidak bosan dan bisa jadi recovery-mode. Senangnya dapat, capeknya dapat, cepatnya juga dapat. Lengkap.

Segini dulu, jika ada pertanyaan lain, dipersilahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.