Gak penting, Sepeda

Agar olahraga sepeda bisa mengurangi berat badan

Ada banyak sebab kenapa kita masih belum bisa berkurang berat badannya walaupun sudah rutin bersepeda. Sayapun seperti itu. Saya tau masalahnya apa, tapi gak terlalu mikir gimana mengubahnya. Tapi agak berubah pikiran gara-gara rumus sederhana ini.

berat_badan = kalori_yang_masuk – kalori_yang_keluar

Dengan rumus sederhana di atas, artinya kalau mau berat badan berkurang, maka perbanyak kalori yang keluar, dan kurangi kalori yang masuk. Sederhana sekali bukan?

Tapi ternyata, implementasinya tidak semudah kata-kata. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan sampai kita benar-benar terbiasa dan dengan sukarela melakukannya.

Tahap pertama, kurangi asupan gula

Ini agak sulit, tapi kadar kesulitannya cukup rendah dibanding yang lain. Cukup dengan tidak minum yang pakai gula. Tidak perlu tergoda dengan teh botol, atau minuman lain yang ada di kulkasnya Indomaret. Jika minum kopi, usahakan tanpa gula. Minum teh, tanpa gula. Apapun itu, tanpa gula. Dan banyak minum air putih.

Dan usahakan asupan manis hanya dari buah-buahan saja.

Tahap kedua, stop makan malam

Jangan lagi makan setelah maghrib. Jika agak lapar, minum air putih saja. Jika tergoda, tidur saja atau cari kesibukan lain. Biasanya perut akan membiasakan diri setelah 3-5 hari. Setelah itu, tidak makan malam adalah hal biasa.

Tahap terakhir, ganti nasi dan kurangi porsi makan

Kurangi porsi makan Anda. Usahakan makan untuk bertahan hidup, bukan hidup untuk makan. Artinya, makan seperlunya saja dan hanya ketika sudah lapar dan tidak perlu kalap. Jika bisa, ganti nasi dengan karbohidrat lain seperti jagung, kentang, atau yang lain.

Sudah 3 hal itu saja selama sebulan. Jewer kuping saya kalau Anda tetap tidak berkurang berat badannya. 😁