Review Produk

Review brand lokal: Kahf

Setelah menggunakan beberapa produk Kahf, maka saya memberanikan diri untuk menulis review. Karena semua produknya saya beli sendiri, tanpa ada bayaran, maka tulisan ini adalah murni pendapat saya. Mungkin dari yang membaca tidak setuju beberapa poin yang saya tulis, itu adalah biasa.

Kata Kahf secara harfiah diambil dari bahasa Arab yang artinya Goa. Setelah mencari tahu produk ini, ternyata ini versi cowok dari merek Wardah yang iklannya sudah sering muncul di televisi dan dibuat oleh induk perusahaan yang sama.

Produk Kahf ada 5 macam, yaitu pencuci wajah, sabun dan shampo (jadi satu produk), parfum, roll-on ketiak, dan serum penumbuh bulu di wajah. Dari kelima produk ini, hanya 1 yang tidak saya gunakan, yaitu serum penumbuh bulu wajah. Karena gak perlu lagi. Sudah lebat 😂.

Dan berikut ini review jujur saya untuk setiap produknya.

Pencuci Wajah

Sebelum menggunakan Kahf, saya adalah pengguna merek Vaseline dan Biore. Di beberapa bulan terakhir saya tidak lagi menggunakan Biore karena tidak cocok lagi. Muka yang sudah kusam dari lahir, malah bercorak jerawat. Padahal sudah tua 😅.

Setelah menggunakan Vaseline, sepertinya gak ada lagi masalah. Gak ada perubahan sih, entah karena memang gak bisa diubah lagi pabrikan mukanya, atau saya gak nyadar kalau berubah.

Lalu setelah 2 bulan menggunakan Kahf, rasanya hampir sama dengan Vaseline. Gak berjerawat, dan gak terlihat adanya perubahan 😁. Buat saya kalau gak ada efek apapun, berarti cocok. Dari segi harga, merek Kahf lebih murah sedikit dibanding Vaseline, kelebihan Kahf adalah merek lokal.

Maka dari itu, mulai saat ini saya pilih pakai Kahf saja. Toh lebih murah dan merek lokal. Wajah ya memang begini dari lahir, pakai apapun tetap sama 😁.

Sabun dan Shampo

Sebelum menggunakan merek Kahf, saya adalah pengguna Shampo kepunyaan istri. Apapun yang tersedia, ya saya pakai. Untuk sabun, saya pakai Dettol. Karena terbukti mengurangi bau badan.

Ide Kahf menggabungkan Shampo dan sabun ini menarik. Karena lebih efisien buat cowok seperti saya. Dan pastinya jadi lebih murah, karena sebelumnya butuh 2 produk, sekarang cuma 1 saja. Lagipula, jatah saya membelikan shampo korea (yang entah mereknya apa, dan mahal) untuk istri jadi gak perlu terlalu sering beli.

Sampai saat ini, gak ada protes dari istri soal bau badan, sehingga saya tafsirkan Kahf juga ampuh mengurangi bau badan. Karena saya sangat aktif, setiap hari di pagi hari antara lari dan sepedaan.

Roll-on Ketiak

Sebelum menggunakan produk Kahf, saya adalah pengguna merek Rexona. Dan sering dapat protes karena bekasnya buat baju kering dan putih di bagian ketiak.

Sejak pakai merek Kahf, gak ada lagi protes. Entah memang gak ada bekasnya lagi, atau istri saya sudah bosan kasih tau. Yang jelas, efeknya sama saja dengan merek lain. Spesialnya hanya di merek lokal saja.

Jadi kalau efeknya sama, dan ada pesaingnya merek lokal, saya akan pilih merek lokal.

Parfum

Sebelum pakai Kahf, saya adalah pemakai Davidoff Cool Water. Dulu ketika tinggal di luar Indonesia, beli merek-merek terkenal seperti Davidoff dijamin keasliannya. Jadi saya ga perlu khawatir sama sekali. Untuk ukuran 125ml, saya beli dikisaran harga 500-600 ribuan (setelah diubah ke kurs rupiah).

Sejak tinggal di Indonesia, mencari merek yang sama butuh ketelitian. Yang mungkin pasti asli ada dikisaran harga 800-900 ribu, di bawah itu patut dicurigai. Jadi, karena saya sering menggunakan parfum setelah mandi, mengeluarkan uang 800 ribu untuk parfum yang habis kurang lebih dalam sebulan, mungkin gak terlalu layak.

Masalahnya lagi, parfum Kahf ini juga gak layak. Baunya biasa saja, dan setelah pakai 2 model (Humbling Forest dan Invigorating Waterfall), gak ada yang spesial. Jadi dari rentetan produk Kahf, hanya parfum yang tidak saya rekomendasikan.

Dan akhirnya saya pindah merek, yang nanti akan saya bahas di tulisan lain.

Kesimpulan

Dari semua produk Kahf, yang akan saya tetap gunakan adalah Shampo dan sabun cairnya, pencuci wajah, dan roll-on ketiak. Sisanya akan saya tinggalkan.

Produk ini gak terlalu spesial, tapi juga gak mengecewakan. Masih ditaraf biasa-biasa saja, gak ada yang spesial. Kelebihan Kahf adalah dari segi harga dan merek lokal saja. Sampai saat ini, saya masih bisa pindah ke merek lokal lain.