Olahraga lari, Tips

Review cedera lari, iliotibial band syndrome (ITBS)

Walaupun bukan atlet, tapi cedera tetap saja ada. Dulu, saya berpikir yang bisa cedera hanya selevel atlet saja, tapi anggapan itu salah besar.

Jadi, ketika otot-otot kaki Anda digunakan untuk lari, berat badan Anda akan ditopang olah satu kaki secara bergantian. Dan jika otot kaki belum siap menerimanya, maka siap-siap saja cedera. Tulisan ini adalah pengalaman saya dengan cedera ITBS yang sering saya alami.

Lokasi cedera ITB

Cedera ITB bisa teridentifikasi jika saat lari, lutut bagian luar Anda terasa nyeri, dan gak nyaman untuk melanjutkan lari. Jika sudah begini, berhentilah lari, dan sembuhkan cederanya secara sempurna.

Cedera ini agak unik, karena yang sakit adalah bagian luar lutut, tapi penyebabnya kebanyakan dibagian pinggang luar, atau paha bagian dalam Anda kurang seimbang.

Apa yang perlu disiapkan

Saya pikir, semua pelari seharusnya punya alat-alat berikut ini:

  1. Bola tenis. 1 atau 2 saja cukup
  2. Rubber band. 1 cukup
  3. Alat kompres. Minimal 2
  4. Roller. Tidak wajib, tapi sebaiknya punya

Ada banyak tutorial di Youtube, Anda bisa mencari dengan kata kunci iliotibial band.

Fisioterapi

Setelah melihat youtube dan melakukan hal-hal di atas, jangan lupa juga peran fisioterapi. Mereka punya ilmu untuk melihat bagaimana seharusnya Anda melatih otot-otot Anda saat cedera. Juga biasanya, mereka juga tau, apa yang salah dari postur Anda dan bagaimana memperbaikinya, atau paling tidak meminimalkan resiko cedera kambuhan.

Harga sekali datang Fisioterapi di Malang, rata-rata 150 ribu rupiah. Di Jakarta, tempat yang cukup terkenal, 400 ribu 😂.

Fokus memperbaiki postur dan latihan kekuatan dibanding lari

Berhenti dulu lari. Fokus saat ini adalah mengatasi cedera. Lebih baik berhenti sebentar, lalu mulai lari dengan enak, daripada lari sedikit-sedikit dan berhenti di kilometer rendah.

Carilah latihan kekuatan terutama di bagian lutut, dan paha bagian dalam. Ada banyak, cukup fokus di beberapa latihan saja, sambil terus melakukan latihan yang diberikan dari fisioterapi.

Mulai lari sedikit-sedikit

Jika dulu sebelum cedera, lari 10km enteng, maka jangan heran jika lari Anda seperti dulu saat awal-awal. Saat ini Anda hanya perlu memulai dengan kilometer rendah, dan naikkan sedikit demi sedikit. Dalam 1-2 minggu, Anda akan kembali ke situasi sebelum cedera.

Gambar diambil dari https://unsplash.com/photos/XiZ7pRvCzro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.