blog, kuwait
The dangerous streets are in Kuwait
July 22nd, 2007

Hari kedua: Jalanan yang paling berbahaya di dunia ada di Kuwait
Hati-hati jikalau mau menyeberang jalan. Walaupun jalanan cukup besar, tapi mobil-mobil yang melintas hampir tidak mau memikirkan pengendara lain. Apalagi cuma pejalan kaki. Apalagi orang Asia. Kita harus benar-benar yakin kalau jalanan sudah aman dengan melihat kiri dan kanan sebelum menyeberang.
Tingginya kecelakaan di Kuwait bukan karena lalu lintas yang padat dan rambu-rambu lalu lintas yang kurang memadai. Tapi menurutku, karena rendahnya faktor kemanusiaan. Rasa kemanusiaan seakan-akan luntur ketika setir mobil ada ditangan mereka. Tak heran jika kecelakaan yang terjadi bisa mengakibatkan parahnya kondisi mobil.
Setelah kecelakaan terjadi, biasanya mobil ditaruh begitu saja di pinggir jalan. Dan secara otomatis mobil-mobil tersebut menjadi milik pemerintah. Beberapa minggu setelah terjadi kecelakaan, barulah mobil yang rusak tersebut diangkut entah kemana. Jangan punya pikiran untuk mempreteli, bisa jadi anda akan ditangkap polisi!
Secara orang Kuwait semua serba gratis, mereka tak akan mempersoalkan mobil-mobil mereka yang tergeletak di pinggir jalan. Jika pengendaranya lecet atau luka parah sekalipun, mereka bisa bernafas lega karena rumah sakit pasti akan memberikan perawatan nomor satu. Mobil yang rusak, bisa mereka beli lagi. Tak ada waktu bagi mereka untuk memperbaiki mobil. Kalau masih bisa beli yang baru kenapa tidak?
Dan setelah melakukan berbagai penelitian (hayah) dengan bertanya dengan beberapa teman, ternyata yang paling banyak mengalami kecelakaan dan paling ’semena-mena’ ketika menyetir adalah wanita.
Tanya kenapa?
Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:
1. Hari pertama: Pohon Kurma
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















pada punya SIM gak sih Kuwaiti itu?