blog
Busway, kebanggan kota Jakarta
May 16th, 2006
Ditulis setelah perjalanan ke Jakarta, tapi lupa untuk di posting. :D
Sebelum busway muncul, apa yang menarik dari kota Jakarta? hampir tak ada. Gedung-gedung bertingkat, tingkat polusi yang tinggi, panas, sumpek, tingkat kriminalitas yang tinggi, dan hal lainnya. Busway kini bisa jadi kebanggaan masyarakat Jakarta. Apalagi, setelah koridor 2 dan koridor 3 diaktifkan.
Kebetulan, koridor 2 busway melewati area Cempaka Putih, yang juga area rumah orang tuaku di Jakarta. Itulah kali pertama aku mencoba rute tersebut. Menyenangkan. Dengan hanya 3500 rupiah aku bisa pergi mengitari kota Jakarta.
Walaupun di beberapa tempat koridor 2 belumlah 100 persen siap melayani. Tapi justru kenekatan itu bernilai baik. Aku cukup senang bisa menikmati busway dari dekat rumah.
Kenapa busway menjadi pilihan?
Salah satu faktor terbesar yang bisa aku tebak dari pertanyaan di atas adalah KEAMANAN dan KENYAMANAN. Jakarta, adalah kota yang rawan. Kita harus selalu waspada terhadap setiap orang. Banyak orang merelakan 1000 rupiah lebih mahal untuk naik busway, daripada harus naik bus kota.
Keuntungan pemda DKI
Cukup kaget ketika masuk halte dan memperhatikan tiap halte sudah terpampang iklan besar sebuah operator CDMA. Begitu juga layar TV. Ternyata busway juga menjadi lahan bisnis yang cukup subur. Sudah bisa ditebak, berapa lama biaya pembangunan busway bisa kembali.
Apa salahnya?
Ada hal menarik. Seakan-akan pemda DKI ingin bersaing dengan bus kota. Terlihat dari salah satu iklan yang terpampang di layar TV tiap halte. Ini dia. Aku pikir, pemda DKI juga sudah tau bagaimana rawannya kota Jakarta. Pengamen yang terkesan memaksa, pencopet, penjambret dan kriminalitas lain banyak terjadi di bus kota. Ini bukan basa-basi, tapi aku pernah mengalami hal ini.
Yang jadi masalah adalah, Pemda DKI sepertinya menutup mata. Malah memberikan alternatif baru. Oke lah, alternatif busway memang jadi lebih efisien. Tapi sepertinya Pemda DKI juga harus memperhatikan angkutan-angkutan kota, mengurangi tingkat kriminalitas, dan lagi, masalah polusi. Dengan begitu, Jakarta bisa menjadi kebanggan siapa saja.
Terlalu banyak faktor yang menyebabkan keamanan di bus kota sangat rendah. Lapangan pekerjaan, faktor ekonomi, dan faktor-faktor lain. Banyak pendatang yang mengadu nasib di Jakarta. Padahal, tanpa keahlian yang memadai, bersaing di Jakarta jelas lebih sulit.
Selamat bekerja Pemda DKI. Walaupun aku sudah jauh dari Jakarta, tapi aku masih bangga pernah tinggal di Jakarta, yang banyak menyimpan kenangan manis untukku… Ehm.
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















Pertamax dulu ah..comment belakangan :p