June 12th, 2007

Tinggal di negara orang memang banyak menghasilkan cerita-cerita. Entah itu garing, lucu, menyebalkan, dan jenis cerita lain. Nah kali ini ada beberapa cerita yang mungkin tidak lucu jika di baca, tapi ketika mengalaminya merupakan sebuah hiburan tersendiri.

Cerita garing 1.

Pada malam hari, seorang anak muda yang menurut hematku berasal dari philipina naik bis. Saking capeknya bekerja, setelah menerima tiket ketika membayar bis, ia menggumpal-gumpalkan tiket dengan tangannya dan kemudian ia buang.

Tanpa disangka, seorang petugas inspeksi naik dan memeriksa tiket dari seluruh penumpang. Si Philipino yang ketiduran akhirnya terbangun ketika di colek oleh petugas tersebut. Tentu saja ia kaget. Dengan sangat menyesal, akhirnya ia berusaha mencari-cari tiket yang ia buang tadi. Sampai ke kolong-kolong meja. Hahaha… Kasihan sih, tapi cara dia cari-cari tiket itu bikin aku senyum-senyum menahan ketawa.

Dengan seenaknya dia meminggirkan kaki-kaki orang lain yang menghalangi pandangannya. Tidak jarang ada yang memakinya. Walaupun ada juga yang membantunya. Dengan leganya, akhirnya dia menemukan tiket yang sudah tergumpal tadi. Dengan cepat ia merapikan kertas yang sudah banyak keriputnya itu, dan memberikannya kepada petugas.

Dan berikut percakapan (perkiraan) yang aku ingat.
“Sunnu hadza (Apaan nih?)” kata petugas.
“This is my ticket” kata si philipino sambil masih mengantuk.
“La. lish hadza (Nggak ah. Kenapa begini?)” kata petugas.
….. (dan percakapan pun berlanjut).

Lucunya, si petugas kurang bisa bahasa inggris, dan si philipino gag bisa bahasa arab. Jadinya agag-agag ga nyambung…. :))

Cerita garing 2.

Anda akan jarang menemukan seorang Kuwaiti naik bis. Kecuali anak-anak kecil. Nah, sebuah kebetulan. Entah karena mobilnya di bengkel atau karena hal lain, ada seorang Kuwaiti naik bis saat itu. Tau Kuwaiti dari mana? bahasa dan disdasha (pakaian khas Kuwaiti).

Ia masuk bis. Kemudian terjadi tanya jawab dengan supir.
“Cam? (berapa?)” kata si Kuwaiti.
“Miya khomsin (150 fils)” jawab si supir.
Dengan bangganya, si Kuwaiti ngasih 250 fils dan tidak mau menerima kembalian.
“Halli-halli (biarin aja, buat elu)” katanya ketika disodori kembalian.

Dan ia duduk di bangku paling depan, yang memang HANYA dikhususkan untuk wanita. Mungkin karena ia baru pertama kali naik bis, jadinya ia tidak tahu tentang peraturan yang tidak tertulis ini. Seperti aku dulu yang sempat diusir seorang wanita gara-gara duduk di depan.

Kemudian datang seorang wanita. Karena tidak ada lagi tempat duduk yang tersisa, dan ia juga TIDAK BERANI menyuruh Kuwaiti itu pindah, akhirnya beberapa penumpang laki-laki menyuruh si Kuwaiti untuk memberikan tempat duduknya ke wanita tersebut. Dan terjadilah percakapan seperti ini (kira-kira).

“Maaf pak, tolong kasih tempat duduk ini ke wanita itu” tanya seorang laki-laki sambil agak takut.
“Loh, gw bayar kok! Ngapain gw ngasih. Kalo gw kasih, gw diri dong.” kata si Kuwaiti.
“Iya, tahu. Semua juga bayar di sini. Tapi tempat duduk ini khusus wanita” jawab yg lain.
“Wah, ya ngga bisa. Elu bayar 150, gw bayar 250. Tanya tuh supir” kata si Kuwaiti itu.
“Tapi ini khusus wanita. Semua penumpang tahu kok” kata yang lain.
“Ana Kuwaiti” kata si Kuwaiti.

Dan percakapan terhenti dengan kalimat sakti tersebut.

Related posts:

  1. 5 pertanyaan menyebalkan dari supir taksi di Kuwait Mencegat taksi di jalan adalah sebuah judi besar di Kuwait....
  2. Kabar dari Kuwait Hehehe… Mungkin saya terlalu excited kemarin dengan gejala-gejala awal istri...
  3. Kuwait, dan serba-serbinya “Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” Peribahasa di atas...
  4. Kisah perjalanan lengkap TKW dari Indonesia sampai di negara Arab Peringatan: Tulisan ini panjang. Tapi layak dibaca… :P Aku tak...
  5. Naik bus di Kuwait Setelah cerita tentang bagaimana keadaan terminal bus yang bersih, aman,...



Kategori:blog, kuwait, personal



42 Responses

  1. azfaaziz says:

    hahaha…
    garing… emang kepanasan kali yah… :

  2. kus says:

    ana Endonesy …

    bak buk bak buk bak buk, nih gw bayar 350 fils ……

    ps: gak pernah naik bis? Ndeso!

  3. Luthfi says:

    bs arabnya laen yach ..
    sunnu hadza — biasanya aku pake ma hadza
    lish hadza — limadza?

    doh, kayaknya mending ke yordan aja, yg bs arabnya masih kyk di pesantren2 di indonesa

  4. Luthfi says:

    coba utk kejadian yg kedua, elu manggil FPI, pasti beres Dats

    *ngabur dr FPI*

  5. agam says:

    Kuwaiti itu apa sih? di Indonesia sebenarnya kan juga diajarkan supaya memberi tempat duduk pada wanita, atau orang tua.Tapi prakteknya gak jalan sama sekali…

  6. rd Limosin says:

    Lucu mas, gak garing kok.

  7. raida says:

    Hahaha… Kasihan sih >== kasian kok ketawa sehhh hahahha..jgn2 orang indo tu datss..

  8. edwin says:

    huahahaha…lucu kok beneran, nggak garing…tambah lg dong cerita-nya…

  9. anima says:

    hahah, pamungkas dia tuh :)

  10. mBu says:

    Yaya.. Kalimat “Ana Kuwaiti” memang pernah dibahas di sini. Memang sebegitu “powerful”-nya ya? Ckckck.. [-(

  11. Yang semua penumpang ga’ tau adalah si-”Ana Kuwaiti” aslinya perempuan;)) (comment garing 1)

  12. awan says:

    lucu kok. puwass
    *ketik triadi*

  13. Hedi says:

    Pesan moral: hati-hati buat orang Kuwait, segala tindak tanduk anda bisa dijadikan bahan posting Didats :P

  14. didats says:

    #3 hehehe… memang beda banget. kalo soal bahasa arab, gw gag gitu ngerti.

    #5 aturan tidak tertulis di dalam bis, cewek duduk di depan, dan cowok yg duduk di depan harus ngalah.

    dan itu berjalan. hebat ya?

    #9 loh, kalo udah lama di kuwait, pasti bisa bedain mana pilipino mana indunisi.

    #13 SANGAT POWERFULL. untuk kegiatan apa saja.

    #14 *jatoh dari kursi*

    #15 dan dengan bahasa yg mereka gag ngerti. Hihihi… :P

  15. Jack Book says:

    #5 aturan tidak tertulis di dalam bis, cewek duduk di depan, dan cowok yg duduk di depan harus ngalah.

    dan itu berjalan. hebat ya? kecuali untuk ‘ana kuwaiti’ :D

    hello Didat,
    i love the #2 story. you tranlated it very good ;)

    and btw, (looking at the footer) i just knew that this is not wordpress. wow… you’re using your own handcode? you’re awesome. nice template also.

    but seems, you have about 11 validation errors there (check the valid xhtml link, the valid css link doesn’t work), but i believe it’s not a big deal.

    congratulation. you are just getting clever and clever :)
    ps: where is your rss feed? i want to subscribe but i can’t ?

    once again, congratulation. i love reading your blog. i wish i could subscribe to your feed.

    thanks

  16. didats says:

    #18 thanks for take attention for the validation. since this page (the interior page) contains comments from the other users, i can’t make it 100% validated.

    for example, your blockqute was wrong. :D

    but i’ll try to do my best.

    the validation work on the home page and the other page (on the main menu).

    if you are using firefox, you’ll see the rss icon on the address bar. you can use that.

    i know, i have to put the url. it’s a simple way, but i’m too lazy to edit this template again. give me a week.. :P i have another project come by.

    thank you very much for dropping by. :D

  17. lantip says:

    jawab dong dats: saya orang indonesia om, salam kenal. butuh css?

  18. agung says:

    hii lucu juga cerita garingnya, apa disana panas banegt jadi garing gitu ceritanya hiiii

  19. andriansah says:

    :)

    seru juga cerita disana

  20. vnz says:

    Makin sebal aja sama orang sono.. :(

  21. Qky says:

    hehehe… nggak jawab, aja, Dats.. Ana Bulak Sumur, Coy!!! hehehe

  22. dodi says:

    parah juga ya pria Kuwaiti! laporin ke polsek setempat dong Dats!

  23. aribowo says:

    trus gimana ceritanya si philipino, dia di usir gak dari kereta?

  24. amen says:

    dats kapan kawin
    *perasaan ada yg salah deh*

  25. fahdi says:

    ana min bandung,

    keyf hal?

  26. raida says:

    kalo gak liat civil id nya bisa bedain gak mana kuwaiti, masry, lebanon, palestine..hayoww..bisa gakk..bisa aja kan orang ngaku2..biar pada takott..lagian jg napa kudu takott kalo gak salah :(

  27. IndraC says:

    *senyam senyum bacanya*

  28. nulis abg says:

    h1 …

    sy mAS1H 4b6h

    54Lm k3n4l Y !!!

    pl5 tln6 y4

    J4riN b6Mn4 cr bkn Bl6 ?

    nNt1 5y KSh b0n5 ML DH

    !

  29. thuns says:

    waaah… pinter bahasa arab toh!
    gw cuman bisa:
    man ismuka?
    sama: anna ukhibu hu :))

  30. windede says:

    kaif halak?

    kalo di metromini ngomong “ana indonisi…” bakal laku ga ya :p

  31. weleh kok ada cerita seperti itu

  32. ShOFa says:

    heuheu yg pertama haruzna bawa kamus bahasa arab ya :p
    yg kedua, duhh egois juga ya tu org,,

  33. puty says:

    beuh… di indonesia lebih ‘batu’ lagi orang2nya… nenek2 gendong cucu aja blom tentu ada yang mo ngalah… :P

  34. Imponk says:

    Ana Indonesiy :p

  35. geblek says:

    mana scrinsotny dats
    ah basbang

  36. irwansyah says:

    Kalau dia bilang.. ana Iraqi, Mungkin orang didalam bis tadi bukan saja diam malah lari keluar…

  37. Maulana says:

    Ha ha lucu juga, emang Arab dah…, sori dpt link dari Priyadi Net. Salam dari Dubai.

  38. KaiToU says:

    Wah, om…
    coba om didats yg bilang kek gtu (“Ana Kuwaiti”)
    pernah ga?
    hehe…

    BTW, Kai bis dari fajran.web.id, mo nanya, pke position relative itu gmn trikna?

    tenQ, bls ke e-mail jg gpp, om.. :P

  39. Mas…Orang arab punya slogan ala kaifi (terserah aku), dan klo ada apa-apa aku khan punya WASTHA (Kolusi nepotisme) tapi bukan wastapel lho…
    Regards from MAngaf