in blog

Miopi dan kacamata minus

Setiap manusia dibekali dengan 5 indera sejak lahir. Walaupun beberapa hanya diberi kurang dari 5, dan konon ada juga yang mempunyai indera keenam. Setiap indera, mempunyai sel-sel reseptor khusus yang mengenali perubahan lingkungan luar. Tapi sekarang, kita hanya akan membahas Indera penglihatan saja, yaitu mata.

Mata mempunya 3 lapisan dinding, yaitu sklera, koroid dan retina. Sklera mempunyai fungsi melindungi bola mata dari gangguan. Koroid berwarna coklat kehitaman yang berisi banyak pembuluh darah sebagai nutrisi dan oksigen untuk retina. Sedangkan retina sangat peka terhadap sinar, dan mempunyai sel-sel saraf yang berhubungan langsung dengan otak.

Miopi

Miopi biasanya terjadi pada anak-anak remaja usia 8 sampai 14 tahun, faktor yang menyebabkannya adalah keturunan, membaca sambil tiduran, menonton tv dari jarak dekat, dan tentu saja, berada di depan komputer terus-menerus.

Dari gambar di bawah ini, dapat dijelaskan pada pandangan normal, fokus berada tepat di retina. Penderita miopi mengalami fokus di depan retina yang mengakibatkan pandangan jauh menjadi buram (kabur). Dan gambar terakhir, dengan bantuan lensa cekung (kacamata) fokus kembali tepat di retina mata.

Cara menanggulangi hal ini bisa ditempuh dengan 3 cara. Memakai kacamata, lensa kontak, dan LASIK.

Kacamata

Menggunakan kacamata adalah solusi termurah. Jika pemilihan bingkai cocok dengan bentuk muka, maka bukan tidak mungkin penderita miopi bisa terlihat semakin ganteng dan berpendidikan. Ehm! Dengan biaya kurang dari 350 ribu, semua bisa ditanggung beres. Seperti yang aku lakukan tadi malam di sebuah optik.

Lensa kontak

Mungkin banyak wanita yang lebih memilih menggunakan lensa kontak. Walaupun agak repot mengurusnya, tapi ada hal penting yang menjadi alasan untuk beralih ke lensa kontak. Salah satunya adalah warna mata. Warna-warna pelangi seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu bisa mewarnai mata. Bahkan mungkin kita bisa mengambil contoh heksa desimal dari kode warna yang diinginkan. *halah, jadi ngomongin css*

LASIK

Cara baru ini termasuk mahal. Untuk 2 buah mata, kita membutuhkan biaya yang cukup besar, sampai dengan 15 juta rupiah. Jadi, yang ini sekip aja.

Bukan sekali atau dua kali aku memeriksakan mataku ke dokter mata. Tapi karena tidak ada biaya, akhirnya niat memakai kacamata jadi tertunda. Baru kali ini aku bisa membeli kacamata, itupun karena dipaksa. Yo wes, aku memang harusnya pakai kacamata.

*Gambar pertama di ambil dari sini, tanpa izin
*Gambar kedua di ambil dari sini, juga tanpa izin

59 Comments

  1. bergantung sm yg namax glasess emang menyebalkan.NO DAY WITHOUT GLASESS……!!!!!!mO GMNA LG,NTAR KLO G DIPAKE ga bisa liat.huuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!

  2. penyakit itu datangnya dari Allah. walaupun punya mata minus, bersyukur aja soalnya pasti Allah punya jalan yang terbaik dibalik semua cobaan kita. usaha dan do’a, insyaAllah akan menyembuhkan miopi tsb.

  3. kacamata,, dulu aku pengen. sekarang ga lagi….kaya orang masuk toples boz…(atau mungkin ikan dalam akuarium)^_^

    di gombang pake air sirih aja… cz dulu mata aku minus, truz tiap 2 hari sekali di gombang (apa ya bhs Indonesianya???) pake air sirih, abis itu periksa lagi katanya normal….patut disyukuri….

  4. seruuu….
    tapi lebih seru lagi kalo tau ngrawat mata spy minus nya ga bertambah…bahkan sembuh tanpa kacamata…
    ada yang tau???
    kasi tau donk…

  5. Bagi yang mengalami mata minus, plus atau silinder bisa dicoba dengan menggunakan “Pinhole Glasses Eyewear Teraphy”, yaitu kacamata vison tanpa lensa (hanya lubang-lubang kecil). Fungsinya untuk melatih mata agar dapat melihat / membaca dengan normal kembali tanpa alat bantu lensa (kacamata atau lensa kontak).

    Infonya dapat dilihat di:
    ===> http://kacamataplus.site88.net

    Moga bermanfaat bro!

Comments are closed.