blog, kuwait
Naik bus di Kuwait
September 19th, 2007
Setelah cerita tentang bagaimana keadaan terminal bus yang bersih, aman, dan nyaman, maka waktunya bercerita bagaimana rasanya naek bus di Kuwait.

Terdapat hanya 3 perusahaan bus di Kuwait. KPTC (Kuwait Public Transport Company), City Bus, dan terakhir KGL (Kuwait and Gulf Link Transport Company) yang merupakan pemain baru di Kuwait sejak beberapa bulan ini.

Bus di Kuwait tidak mengenal sistem setoran. Juga tidak ada kondektur. Si sopir bus selain bertugas mengemudi, juga bertanggung jawab penuh atas uang yang ia tarik dari para penumpang. Setiap penumpang yang naik, akan diberikan selembar karcis yang terdapat sebuah nomor di kertasnya. Nomor-nomor karcis ini berguna untuk pemeriksaan di tengah jalan oleh petugas pemeriksa karcis.
Cara penerapan tarifnya berdasarkan jarak. Bukan jarak jauh dan dekat. Tapi jarak antar daerah. Misalnya, dari daerah A ke B ditentukan 100 fils. Dari daerah A atau B ke daerah C ditentukan 150 fils. Jadi, walaupun kita naik dari perbatasan daerah B ke daerah C, tetap saja dihitung 150 fils. Dan penerapan tarif ini sudah baku. Dan sangat ditaati oleh semua supir bus. Ada beberapa penumpang yang marah-marah karena ini, tapi tetap saja tak ada kompensasi. Kadang si penumpang disuruh jalan terlebih dahulu untuk mendapatkan karcis yang lebih murah. Konsekuensinya, ketinggalan bus.. hehhe… :D

Harga termurah naik bus adalah 100 fils (3000an), harga termahal untuk naek bus adalah 250 fils (7500an) dan harga umum adalah 150 fils (4500an).
Peraturan tidak tertulis di bus adalah, wanita dilarang berdiri. Dan wanita berada di bagian depan bus. Jadi, jika anda duduk di bagian depan bus, kemudian seorang wanita naik bus tersebut, anda diharuskan memberikan kursi kepadanya, dan anda minggir. Jika tak ada kursi lain, maka anda harus berdiri. Maka dari itu, aku lebih memilih tempat duduk di belakang…. :D
Sistem Karcis
Sistem karcis yang sudah terkomputerisasi hanya kepunyaan City Bus. Si supir tinggal menekan tombol, dan karcis keluar. Semua hitungan akan masuk ke komputer. Yang lain menggunakan sistem manual. Yaitu merobek karcis dari kumpulannya.
Di tengah jalan, ada petugas karcis yang naik. Mereka biasanya memeriksa karcis berdasarkan nomor. Jika anda kehilangan karcis, maka anda harus membeli karcis lagi. Setelah di cek, karcis akan dirobek.
Selain itu, ada juga yang disebut Bus Pass. Dimana kita membayar di terminal untuk bus tujuan tertentu dalam rentang waktu yang ditentukan. Dan selama rentang waktu tersebut, kita dibebaskan dari biaya tiketnya setiap naik bus. Hanya tinggal menunjukkan bukti kepada supir. Rentang waktunya 1 bulan dan 3 bulan. Untuk 1 bulan kita cukup membayar sekitar 10 KD (300 ribuan) dan untuk 3 bulan sekitar 27 KD (800 ribuan).
Bentuk Bus
Bus yang paling bagus menurutku kepunyaan KGL. Berwarna orange, kursinya empuk, dan sebagian besar masih baru. Yang kedua kepunyaan City Bus. Dan yang paling jelek kepunyaan KPTC. Dan sayangnya, bis langgananku adalah KPTC. Karena memang cuma ia satu-satunya yang melintasi daerah rumahku.
Dari semua pengalamanku, ada yang membuatku takjub dan malu. Semua orang tahu kewajibannya masing-masing. Yaitu membayar. Saat bus penuh, sangat dimungkinkan terjadi orang yang baru naik tidak membayar ongkos. Tapi rata-rata dari mereka selalu membayar. Dari yang aku perhatikan, 99,99% membayar ongkos walaupun keadaan mereka sangat menguntungkan untuk tidak membayar.
Dan dari 99,99% itu, ada 0.1% yang membayar ongkos bus. Tidak pernah aku melihat mereka membayar. Dan, siapa lagi kalau bukan Kuwaiti…. :D
Daftar Projek30 sebelum tulisan ini dipublish:
1. Hari pertama: Pohon Kurma
2. Hari kedua: The dangerous streets are in Kuwait
3. Hari ketiga: Makan siang roti shalaweet
4. Hari keempat: Pasar Mubarokiyah, Blok M versi Kuwait
5. Hari kelima: Mesin penghasil pulsa telepon
6. Hari keenam: Beli parfum merek terkenal
7. Hari ketujuh: Maliya, Kuwait City yang sangat Asia tenggara
8. Hari kedelapan: Dishdasha, baju arab yang punya nilai lebih
9. Hari kesembilan: Makan siang hari ini: Kebab dan Khobus
10. Hari kesepuluh: Tinggal bareng demi kata hemat
11. Hari kesebelas: Jam kerja yang aneh
12. Hari keduabelas: Kirim uang ke Indonesia
13. Hari ketigabelas: Liberation Tower tertinggi di Kuwait
14. Hari keempatbelas: Krisis energi di Kuwait
15. Hari kelimabelas: Tukang Sampah
16. Hari keenambelas: Potret Stasiun Bus di Kuwait
17. Hari ketujuhbelas: Suasana Eropa di Kuwait
18. Hari kedelapanbelas: Bayar parkir lewat mesin pintar
19. Hari kesembilanbelas: Hawally dalam video
20. Hari keduapuluh: Di Kuwait, 17 Agustus itu Hari Anak Nasional
21. Hari keduapuluh satu: Selamat tinggal hari kamis
22. Hari keduapuluhdua: Denda 50 dinar bagi yang tidak menghormati orang puasa
Daftar sekarang juga untuk cara gampang dapat uang lewat blog
















bagusan mana sama busway?