Salah Sendiri Menilangku!

Aku teringat kejadian lucu tentang tilang-menilang dengan polisi setelah di akhir pertemuan dengan seseorang dalam rangka buka puasa bersama tadi sore berkata “Kamu gak ada 2 helm, hari gini polisi lagi kejar setoran”.

Malam itu, sepulang dari daerah kemang aku mengambil jalan yang salah. Maklum, sudah malam, aku jadi terlupa untuk mengambil jalur motor di sebelah kiri. Di bundaran Ratu Plasa ternyata ada seorang polisi dengan motor gagahnya mencegatku, dan menyuruhku menepi tepat di depan halte.

“Kamu tau apa kesalahan kamu?” tanyanya, memulai pembicaraan.
“Tau pak, maaf… saya kelewatan, lupa ngambil jalur motor” jawabku memelas.
“Ya, tapi kamu tetap saya tilang! Mana surat-suratnya?” Pintanya tegas.
“Ini pak” kataku sambil menyerahkan SIM dan STNK kepadanya. Saat itu kebetulan aku sudah punya SIM, jadi tak terlalu khawatir dan panas dingin jika bertemu polisi.
“Gimana, kamu mau sidang disini apa nggak? murah kok! cuma 40 ribu saja!” begitu katanya, sambil mengeluarkan surat tilang.
“Duh! Maaf pak, bukan saya gak mau, tapi malam ini saya benar-benar gak ada duit” Kataku, sambil memperlihatkan dompet yang memang tak ada selembar duit pun didalamnya.
“Oke kalau begitu, sidang aja ya…” Katanya.
“Iya pak, habis mau gimana lagi…” Kataku, sedikit memelas sambil mengiba kepadanya.
“Sidangnya jauh loh, dan besok pagi. Kamu ada waktu?” begitu katanya sambil sedikit menyindir.
“Iya pak, saya tahu… habis mau gimana lagi pak, saya gak punya duit” jawabku memelas dan pasrah.

Aku hanya bisa melihatnya mencatat namaku dan alamat rumahku di surat tilang itu. Pikiranku macam-macam saat itu, dari mulai aku harus mengambil cuti untuk mengurus surat tilang itu, sampai penyesalan karena lupa mengambil uang di ATM sewaktu di perjalanan tadi.

“Kamu beneran mau sidang nih?” tiba-tiba ia memecahkan pikiranku, sambil mencoba mempengaruhiku.
“Habis mau gimana lagi pak, saya gak punya duit” jawabku dengan tetap memasang muka melas.
“Kamu dari mana tadi? dan pulang ke mana?” tanya polisi itu.
“Dari rumah temen pak, habis belajar buat ujian besok. Sekarang mau pulang ke kost-an di Sumur Batu” jawabku, mencoba berbohong demi kebaikan.
“Mana coba lihat dompetmu, bener gak punya duit sama sekali?” tanyanya, penasaran.

Aku memperlihatkan semua sudut dompetku. Layaknya dipalak oleh preman kampung yang mencoba melihat semua isi dompet. Dan, memang tak ada duit sama sekali waktu itu. Untung saja ia tidak memintaku untuk mengambil uang di ATM. Karena jarak dari TKP ke ATM cukup dekat.

“Ya sudah, kamu pulang aja” Katanya sambil menyerahkan kembali SIM dan STNK.
“Beneran pak?” tanyaku seolah tak percaya.
“Iya, sana gih pulang. Jangan diulang lagi ya…” Jawabnya dengan memelas.

Aku kegirangan! Setelah menaiki motor, aku hanya bisa tertawa dan tersenym penuh arti. Sukur! salah sendiri menilang pegawai dengan tampang mahasiswa! Hihihihi….

Moral of the story:

  1. Pasang tampang memelas di depan polisi.
  2. Kalau tampang cukup meyakinkan sebagai mahasiswa, mengakulah sebagai mahasiswa yang tinggal sendiri dengan bantuan orang tua yang ada di kampung.
  3. Kalau tampang tidak meyakinkan sebagai mahasiswa, cukup mengaku pegawai rendahan bertugas sebagai kurir atau office boy.
  4. Amankan kartu ATM dan uang pecahan 50 ribu sampai 100 ribu. Cukup tampilkan uang ribuan lecek.
  5. Bermanis-manislah di depan polisi.

No related posts.

Kategori: blog

 

67

Komentar

Gravatar
 

fahmi @12.10.2005

pernah njajal kabur nggak mas? ngetes setelan mesin gitu lah… lumayan seru lho! (sampek rumah gemeterannya bisa sampek besok pagi hihihi)

 
 
Gravatar
 

adi wahyu @12.10.2005

Kejadiannya persis kayak gue di Bunderan HI. Tapi gue make mobil. Yg penting minta maaf sama Polisi dan jangan ngeyel.

 
 
Gravatar
 

hericz @12.10.2005

hehe..polisinya lagi butuh duit tuh, gak butuh ngasih tilang

 
 
Gravatar
 

dental @13.10.2005

hhuehueh.. lucu.. lucu.. :D

 
 
Gravatar
 

e-1 @13.10.2005

Polis dalam bahasa Malaysia atau Polisi dalam bahasa Indonesia mempunyai ciri-ciri yang sama iaitu suka mencari duit secara haram (rasuah). Salah menggunakan kuasa untuk mencari wang saku tambahan. Walaupun ditugaskan untuk menjaga ketenteraman umum namun masih mahu memeras orang ramai. Jika anda ditahan di tengah jalan.. sama ada di Malaysia sendiri pun… anda harus mengaku dan memberitahu yang anda adalah pelajar Universiti atau pelajar sekolah.. tunjukkan muka yang anda orang susah.. bersopan dengan mereka dan lebih bagus lagi jangan menunggu polis untuk meminta licence (SIM). Terus beri tanpa diminta. Mereka ini (Polis) akan mencari kesalahan anda semaksimal mungkin dan sudah tentu mereka akan jumpa kesalahan anda.

 
 
Gravatar
 

jesie @13.10.2005

Hahahaha..Didats lu beraninya Bo’ong pas udah buka puasa…:-) coba kalo masih siang,..weih…

Btw,..semaksimal apapun lu berlagak manis, cuma Golda ama Polisi HOMOK aja yng mau (ketipuw)…huehehehehe

 
 
Gravatar
 

Katrin @13.10.2005

Akan gw ingat dat saran lo..sial waktu itu gw pas nebeng mobil temen gw (BMW lagi) makin ga percaya lah dia bahwa kita itu mahasiswa yang ga punya duit. Untung cuma 20rb (fyi kalau di Jakarta Selatan tarifnya bisa sampe 50rb loh).

 
 
Gravatar
 

komandan @13.10.2005

yang lebih SUX itu
pulisi bogor ….. POLISI BOGOR SUX!!!!
*masa bawa tiger tapi ga punya 50k? ini yang bawa supra aja punya 50K*
njritttttt…….

 
 
Gravatar
 

doeljoni @13.10.2005

pak polisinya baca blog ini gak yah ?
:D
jangan2 ntar didats di cariin ..

mo nagih kekurangannya kemaren
hahahaha…

 
 
Gravatar
 

Ben @13.10.2005

SKRINSUT PLIS!

 
 
Gravatar
 

Syahrani @13.10.2005

loooh.. ga bilang terima kasih ke pakpol? :|

 
 
Gravatar
 

Jauhari @13.10.2005

BATAL PUASANYA, walaupun udah buka.

Kalau saya paling gitu juga *glodax (mungkin)

…………………….

 
 
Gravatar
 

indri @13.10.2005

pesona wajah memelasmu emang tak tertandingi….hehe…he

 
 
Gravatar
 

andriansah @13.10.2005

#13
iya wajah memelas, dompet kosong, tapi atm bisa buat makan2 warga sekampung gajah … :)

 
 
Gravatar
 

Alle @13.10.2005

hahaha … emang tampang aslinya si mas didats udah memelas .. apalagi di tambah memelas .. kayak apaan yaaak … *kabur* …

 
 
Gravatar
 

awan @13.10.2005

hoi trik no. 3 itu senjata rahasia saya

 
 
Gravatar
 

Junkerz side A @13.10.2005

TIDAK ADA BOHONG UNTUK KEBAIKAN. BOHONG YA TETEP BOHONG…!!! *salah kok cari2 pembenaran…#

 
 
Gravatar
 

lita @13.10.2005

lucu juga. aku blm pernah ditilang soale ndak bisa mengendarai motor hehehe…
tapi… moral of the story-nya kok…
*bo’ongnya banyak amat!*

 
 
Gravatar
 

basibanget @13.10.2005

oo detissoleim

 
 
Gravatar
 

viga @13.10.2005

BBM naek + Mo lebarann… saat2 rawan tilang ui !!

 
 
Gravatar
 

surur @13.10.2005

Bwahahahhaa..kosak juga :D
#8 Komandan itu kejadian di bogor nya daerah mana?

 
 
Gravatar
 

achmadi @14.10.2005

wah, emang tampang lo bener2 memelas dats… :p

kupluknya itu yang bikin polisinya gak kuattttt

 
 
Gravatar
 

endhoot @14.10.2005

*ngakak dulu*
loh kok ketularan si caca?

 
 
Gravatar
 

Dian Ina @14.10.2005

bagus! yang penting bisa kabur dari polisi dan gak ditilang

 
 
Gravatar
 

Ozzie @14.10.2005

Huahahaha, kreatip! Kalo saya kena tilang polisi, biasanya langsung keluar kartu nama sakti :D

 
 
Gravatar
 

dudi @15.10.2005

ada kemungkinan itu surat tilangnya bukan dari kantornya tapi dia nyetak sendiri, kalo sampe sidang kan ketauan kalo kertas tilangnya palsu. BTW, bbrp polisi di malang banyak yang nyetak surat tilang palsu gitu dat. Gw juga baru ribut sama polisi bbrp hari yang lalu.

AH POLISI SUCK!

 
 
Gravatar
 

rendy @15.10.2005

harusnya kamu bilang, nanti bapak saya kasi account gmail dan ikutan milis gajah…

 
 
Gravatar
 

frozi @15.10.2005

wajah memelas? skrinsutnya mana?

 
 
Gravatar
 

ShOFa @15.10.2005

huahahaha…
dasarrrrr… :P

 
 
Gravatar
 

geblek @15.10.2005

hayah kok jd ingat dulu jg mo di tilang gak jadi

 
 
Gravatar
 

ciChie @16.10.2005

semoga gak kena tilang lagi..tetap semangat ya dats!

 
 
Gravatar
 

azil @18.10.2005

polisi h**o ketemu h**o, pas deh…

*kabouuur*

 
 
Gravatar
 

'ka @19.10.2005

masih aja sampe sekarang…. screw up!

 
 
Gravatar
 

WAYAN ROY @24.07.2006

Mas Triadi didenpasar tinggal didaerah Mana? barangkali aja Saya bisa bantu jika Mas Triadi ketangkep Polisi.
Hi.. Hi…
Polisi kok dilawan?

 
 
Gravatar
 
 
 
Gravatar
 

synthroid @11.11.2006

http://www.snipit.info?u=ff038 synthroid: synthroid, synthroid. http://www.snipit.info?u=ff038 synthroid.

 
 
Gravatar
 

valtrex @11.11.2006

http://www.snipit.info?u=8845f valtrex: valtrex, valtrex. http://www.snipit.info?u=8845f valtrex.

 
 
Gravatar
 

zyban @12.11.2006

http://www.snipit.info?u=febba zyban: zyban, zyban. http://www.snipit.info?u=febba zyban.

 
 
Gravatar
 

rambo 2 - la vendetta @10.12.2006

http://sacyromi.donemajor.org/rambo-/ rambo 2 – la vendetta http://sacyromi.donemajor.org/rambo-/ rambo 2 – la vendetta

 
 
Gravatar
 

testeras @31.12.2006

People who know Bob Miller here?
need icq nubmer of bob miller

 
 
Gravatar
 

@23.02.2007

 
 
Gravatar
 

yusnar @17.04.2008

pak po, he.he… ciaan de loo.

 
 

Maaf, form komentar saya tutup. Jika ada pertanyaan atau pendapat, langsung saja ke halaman kontak.