in blog

Tahun baru 2008 dan kehidupan setelah menikah

Menikah
Alhamdulillah semua lancar. Pernikahanku yang tanggal 16 Desember itu akhirnya terlaksana. Terima kasih buat semua teman-teman yang sudah mendoakan.

Sebelum menikah

Sebelum menikah, pasti banyak bayangan-bayangan yang ada di kepala. Bagaimana nanti bertanggung jawab, hidup berdua, dilayani istri, dan pastinya bayangan mbikin anak. Hehe…

Kebetulan keputusan menikah di bulan Desember 2007 direncanakan baru sejak Oktober 2007. Itu berarti ada sekitar tenggat waktu 2 bulan untuk mempersiapkan segalanya. Dan aku kembali ke Indonesia pada tanggal 29 November 2007. Akhirnya, beberapa hal yang bisa di “remote” akhirnya dilakukan secara “remote”. Salah satunya pertemuan antara 2 keluarga. Keluargaku, dan keluarga Yosie.

Ketika sampai di Indonesia, aku sudah disodorkan berbagai macam tagihan. Beruntung semua berjalan lancar, dan uang persiapan menikah sudah siap.

Dasar orang Indonesia, yang dikarenakan aku adalah anak pertama, dan begitu juga istriku, maka rasanya kurang afdol kalau tidak ada semacam selametan. Dan akhirnya, biaya menikah jauh meleset dari yang aku kira sebelumnya.

Sebagai sebuah pelajaran buat yang mau menikah, sediakan biaya “tidak terduga” sebesar 25% dari total biaya pernikahan. Karena nantinya akan ada hal-hal kecil tapi terlalu banyak yang lolos dari rencana awal.

Totalnya, sebagai gambaran, biaya menikah itu terbagi atas:

1. Biaya penyerahan ke keluarga perempuan. Biasanya, biaya ini akan digunakan untuk pesta resepsi dan lain-lain.

2. Biaya seserahan. Seserahan ini berupa alat-alat rumah tangga seperti kosmetik, kain, pakaian dalam, alat-alat mandi, dan lainnya. Sertakan juga uang 500 ribu rupiah untuk biaya penghulu.

3. Biaya mahar (mas kawin). Mas kawin bisa berupa apa saja. Tapi biasanya berupa perhiasan emas.

4. Biaya Plus-plus. Dari sekian banyak biaya di atas, biaya plus-plus inilah yang mungkin paling tidak terduga. Diantaranya adalah cincin kawin, acara selametan, dan bulan madu.

Ketika menikah

Ketika hari-h, ternyata aku sakit. Memang tidak terlalu parah sampai tidak bisa berdiri, karena sakitnya cuma batuk. Dan batuk itu sudah dari seminggu sebelumnya. Obat apapun tidak mempan. Segala macam obat sudah aku coba, tapi tetap saja tidak mempan.

Satu-satunya yang aku khawatirkan adalah ketika nanti berijab qobul. Tapi Alhamdulillah, ketika acara Ijab Qobul, semua berjalan lancar.

Dan ternyata, batuk itu hilang sendiri ketika kami selesai berbulan madu. Obatnya? tebak sendiri deh. :D

Setelah menikah

Kehidupan setelah menikah sungguh menakjubkan. Rasanya seperti pacaran, tapi sudah halal mau ngapain aja. Hehe… Sudah ga ada lagi kata-kata “jangan kesitu” atau “eh, ada orang”. Huahaha… :P

*plak….!*

Yah intinya, bayangan-bayangan kita yang sebelum menikah itu cuma seujung kuku. Kehidupan setelah menikah itu melebihi bayangan-bayangan ketika sebelum menikah.

Kembali ke Kuwait dan Tahun baru 2008

Dan sekarang, aku sudah kembali ke Kuwait. Kembali bekerja untuk setahun ke depan. Tahun lalu, target untuk menikah dan punya macbook sudah terpenuhi. Sekarang tinggal target tahun ke depan. Beberapa diantaranya yang bisa dishare di sini adalah:

1. Beli Rumah
Kini beli rumah adalah prioritas utamaku. Di mana saja aku tidak peduli. Yang penting layak dan suasana mendukung. Yang pasti masih di Indonesia.

2. Lebih bisa komitmen dengan waktu
Sebelum memulai untuk melepas semua pekerjaanku di Kuwait, aku harus berusaha untuk komitmen dengan waktuku sendiri. Mungkin sekarang akan jadi lebih mudah, karena istri akan selalu mendukung dan menemaniku. Hanya dia yang jadi semangatku sekarang.

3. Umroh bareng istri
Mumpung masih di Kuwait, pengen banget rasanya umroh bareng istri. Biaya umroh dari Kuwait masih tergolong murah.

Untuk sementara target tak usah muluk-muluk, cukup 3 hal saja, dan semoga semua bisa terlaksana. Karena cuma Allah yang menentukan, aku dan istri sebagai manusia biasa cuma bisa berusaha dan berdoa.

Foto-foto pernikahan sementara bisa dilihat di Flickr. Tidak semua memang, karena aku milih-milih yang cakep2 aja. Diantara baju-baju yang aku pakai saat itu sebagian besar kekecilan, apalagi blangkonnya.

Jadi, siapa menyusul…?

NB. Oh iya, blog ini bukan di hack, tapi itu cuma iseng aja.. huehehe… :P

56 Comments

  1. lama ga ngunjungi blog ini, eh skali ngunjungi dapat berita bagus.. barakallahu laka wabaraka ‘alayka ……
    eh selisih satu hari sama pernikahanku (15 Desember thn yg sama) …;)

  2. Selamat juragan…
    Semoga jadi keluarga yg sakinah awet dunia akhirat dan moga2 dapet istri baru lagi.

Comments are closed.